it’s about all word’s

Fantastic 4 another side

Posted by: algooth putranto on: June 6, 2007

Film porno, adalah sisi lain industri perfilman Hollywood!

Dunia ini memang bulat tapi tetap saja punya dua sisi. Sisi gelap dan sisi terang. Di antara kedua sisi itu terselip remang-remang.

Nah bagi industri film Hollywood yang melahirkan banyak film jenis nomal, maka film porno masuk ke sisi remang-remang. Tidak disukai tapi banyak juga yang mencari. Termasuk saya tentunya.

Meski berada pada sisi yang samar, industri film porno adalah dunia yang kadang memengaruhi satu dengan lainnya secara mengagumkan.

Saya sengaja membatasi pada dua film yaitu Deep Throat (1972) dan Pirates (2005) lalu dua bintang porno masing-masing dari dua gender normal yaitu John Curtis Estes dan Asia Carrera.

Deep Throat

Deep Throat sejatinya bukan film porno heteroseksual yang pertama sebelumnya telah beredar Mona (1970) dan School Girl (1971). Deep baru dirilis 5 Juni 1972 alias bertepatan dengan Hari Lingkungan Sedunia.

Seperti dikutip dari www.imdb.com dan wikipedia Deep disutradarai–merangkap editor–Gerard Damiano dengan produser Louis Peraino. Bintang-bintangnya a.l. Harry Reems, Linda Lovelace, Dolly Sharp, Carol Connors. Untuk urusan sinematografi muncul nama Harry Flecks.

Karena ceritanya tak jauh dari tancap menancap lubang dan bagaimana memperlakukan batang, film dengan durasi 61 menit ini hanya menghabiskan dana tak lebih dari US$22.000. Alias ngirit banget! Karena plotnya gitu deh!

Berkisah tentang Linda (Linda Lovelace) perempuan yang frustasi dengan kehidupan seksnya. Dia lalu curhat pada sohibnya Helen (Dolly Sharp) bagaimana caranya agar bisa orgasme.

Pesta seks lalu dijajal tapi hasilnya nihil. Akhirnya Helen menyuruh Linda menemui dokter (Harry Reems). Sang dokter menemukan clitoris Linda ternyata ada di tenggoroknya. Selanjutnya bisa ditebak bagaimana kelanjutannya kan?

Meski norak, Deep Throat dianggap sebagai peletak tonggak sejarah industri film porno karena banyak orang top yang nonton film ini a.l. penulis Truman Capote, bintang film Jack Nicholson dan Johnny Carson.

Bahkan koran sebesar The New York Times saat itu sampai memberikan lima halamannya untuk membahas film tersebut pada edisi akhir pekannya yang dipelototi berjuta pembacanya.

Puncaknya tentu saja saat managing editor Washington Post Howard Simons dalam kasus Watergate menjuluki narasumber anonimnya-belakangan diketahui W. Mark Felt, Wakil Direktur FBI (Biro Investigasi Federal AS) di masa kepemimpinan Nixon–sebagai Deep Throat.

Pirates

Pirates adalah film porno berlatar belakang para bajak laut abad 18 yang diproduksi Digital Playground. Sampai detik ini masih tercatat sebagai film porno termahal karena menyedot bujet senilai US$1 juta.

Tentu saja jangan dibandingkan dengan trilogi Pirates of the Caribbean produksi Disney dong. Tiga film laris itu menyedot dana US$140-US$200 juta. Yang jelas kedua film ini sama-sama menyajikan adegan ’saling sodok’, tentu saja dalam perspektif berbeda dong.

Seperti dikutip dari www.piratesxxx.com sutradara film berdurasi dua jam ini punya nama singkat Joone, sementara aktris-aktris laganya a.l. Jesse Jane, Carmen Luvana, Janine, Teagan Presley, Devon, Jenaveve Jolie dan Evan Stone.

Dirilis dalam bentuk cakram padat berformat DVD dan HD-DVD, film ini menyajikan setidaknya 300 spesial efek, tata suara berteknologi Dolby Digital 5,1 surround sound–dijamin erangannya stereo punya–musik latar, score dan setting di kapal kayu betulan.

Karena dikerjakan dengan serius, sejak dirilis film ini meraih berjubel-jubel penghargaan. Tentu saja dari ajang penghargaan film porno yang bagi pemain dan penggemarnya sama bergengsinya dengan Cannes dan Oscar.

Dari ajang AVN Awards 2005, Pirates menyabet 11 piala a.l. Best Video Feature Best DVD, Best Director-Video, Best Actress-Video, Best High-Definition Production, Best All-Girl Sex Scene-Video, Best Special Effects, Best Actor-Video Best Music, Best Supporting Actor-Video dan Best On-Line Marketing Campaign

Sementara dari ajang AdultDVDEmpire Awards 2005 didapat enam gelar a.l. Editor’s Choice, Best Overall DVD, Best DVD Menu Design, Best DVD Video Quality, Best DVD Audio Quality dan Viewer’s Choice

Selain penghargaan dari dua ajang bergengsi itu, Pirates masih meraih 14 penghargaan lain sepanjang tahun 2005 a.l. First Choice Nightmoves, Best Epic XRCO, Best Release XRCO, Best Director XRCO, Best Movie AFWG, Best Special Effects AFWG, Feature of the Year Rog Reviews, DVD of the Year CAVR, Best DVD Italy’s Ciarltano, Best Feature Orgazmik, 1 DVD- DVD Talk, Critics Choice Adult DVD Reviews, Adult Title of the Year VSDA, Best Overall Production – Adult VSDA

Yang hebat prestasi Pirates masih kencang hingga tahun 2006 karena berhasil menyabet empat penghargaan penting dari Video Temptation a.l Best Picture of the Year, Best High Definition, Best Director dan Best Supporting Actor.

Saat ini seiring meledaknya film Pirates of the Caribbean: At World’s End, juga tengah beredar teaser dari Pirates 2 dan bisa jadi jika sukses bakal beredar seri ke 3-nya.

John Curtis Estes

John lahir 8 Agustus 1944 di Ashville, Ohio. Bagi industri esek-esek, dia adalah legenda. Babe-babe kita mengenalnya dengan banyak nama a.l. Big John Holmes, John ‘Johnny Wadd’ Holmes, John C. Holmes, John Curtis Holmes, Johnny Holmes, Bigg John, Big John, John Rey, Johnny Wadd, Long John Wadd.

Nama asli John adalah Cody James Gardam dari pasangan Ricky dan Mary Gardam. Mary tiga kali kawin-cerai. Setelah dengan Ricky, Mary kemudian menikah lagi dengan Alex Stuart, cerai dan terakhir dengan Harold Bowman.

Kedua orang ini lah penghancur hidp John. Alex adalah alkoholik sementara Harold suka main gampar yang sempat membuat John kabur dari rumah.

John lantas bergabung dengan angkatan darat AS dan ditugaskan ke Jerman Barat di Korps Sinyal. Usai dikeluarkan dari AD, John pulang ke Los Angeles kerja serabutan. Mulai dari sales dari pintu ke pintu, pelayan kafe kopi sampai jadi pria panggilan untuk–hihihi–gay.

Toh hidup John sempat berubah saat dia jadi supir ambulans karena bersua seorang suster cantik bernama Sharon Gebenini pada December 1964. Mereka kemudian menikah pada awal tahun 1965.

Dua tahun John tobat, dia banting profesi sebagai supir forklift di gudang pengepakan daging. Tapi kerja di ruangan yang dingin membuat John penyakitan sampai dia hampir kehilangan separuh fungsi parunya.

Saat sakit, tak sengaja dia bertemu seorang fotografer kala tes urine. Sang tukang foto kaget luar biasa saat melihat perkakas John yang luar biasa. Sang juru foto itu menyarankan agar John jadi aktor bokep saja.

John lantas mengambil kamera film 8 mm nya lalu mulai merekam adegan hotnya bersama sang istri dengan diedarkannya secara diam-diam.

Bersamaan dengan itu AS tengah dilanda kontroversi legalitas film porno setelah meledaknya Deep Throat (1972), The Devil in Miss Jones (1972), dan Behind the Green Door (1973).

Tahun 1973 dicatat sebagai awal karir John sebagai bintang porno dengan nama Johnny Wadd. Dalam sehari dia bisa meraup U$3000 hanya dengan menyodokkan ‘pentungan’ luar biasanya itu.

Selama 35 tahun pengabdiannya, John membintangi 2.500 film, meniduri 20.000 perempuan dan beberapa pria–karena John juga berperan dalam beberapa film bertema homo.

Pria berambut kriwil dan–gemar tampil dengan kumis–ini punya tiga julukan jaminan mutu a.l. Big, Bigg dan Long karena diklaim dan diakui para aktris memiliki perkakas sepanjang 25-28 cm. Gile, tu titit apa pentungan satpam bro!

Tapi selama hidupnya hanya ada 4-5 perempuan yang jadi pendamping tetapnya a.l istri pertama Sharon, Julia St. Vincent, gadis 16 tahun Dawn Schiller, dan istri keduanya–bintang porno spesialis anal seks–Laurie Rose yang dinikahi tahun 1987.

Saat mengawini Laurie, sebetulnya karir dan nyawa John sudah di titik nadir. Tubuhnya makin lemah karena penggunaan obat-obatan, alkohol dan digerogoti sindrom AIDS.

Akhirnya, 13 Maret 1988 menjadi hari terakhir John bernapas meninggalkan dunia yang hiruk pikuk penuh desah dan peluh keringat itu.

Bagi yang ingin tahu perjalanan hidup John bisa nonton film Boogie Nights (1997) dan Wonderland (2003).

Boogie disutradarai Paul Thomas Anderson yang juga menulis naskah. Produsernya a.l. Paul Thomas Anderson, Lloyd Levin, John S. Lyons dan Joanne Sellar.

Sementara para pemerannya a.l Mark Wahlberg, Burt Reynolds, John C. Reilly, Julianne Moore dan Philip Seymour Hoffman.

Sedangkan Wonderland disutradarai James Cox. Penulis naskahnya a.l James Cox , Captain Mauzner, Todd Samovitz dan D. Loriston Scott dengan produser Michael Paseornek dan Holly Wiersma.

Sedang bintangnya a.l Val Kilmer, Kate Bosworth, Lisa Kudrow, Josh Lucas dan–hehehe– the blondie babe Paris Hilton.

Paris memerankan tokoh Barbie, salah satu aktris porno. Nah di tahun 2005, potongan adegan hot Val dan Paris beredar dilanjutkan film ho-oh nya dengan sang pacar, Rick Solomon.

Oh ya tahun lalu Paris juga kembali mempertontonkan kenakalannya bersama dua mantan kekasihnya, Nick Carter dari grup boy band, Back Street Boys dan peragawan Jason Shaw. Video ini hilang karena dicuri orang.

Asia Carrera

Entah kebetulan atau tidak, tanggal lahir perempuan kelahiran New York ini hanya terpaut dua hari sebelum John Curtis Estes. Asia Carrera lahir dengan nama Jessica Andrea Steinhauser tanggal 6 Augustus 1973.

Asia lahir dari hasil pergumulan pria Jepang dan perempuan Jerman. Dia besar di Little Silver, New Jersey. Saat masih imut dia sudah jago main piano klasik dan berhasil tampil dua kali di Carnegie Hall yang sangat prestisius saat usianya belum menapak 15.

Pada umur 17, Asia kabur dari rumah karena tak tahan dengan tekanan orang tuanya agar dia berprestasi di bidang akademik. Toh otak Asia memang encer, dia meraih beasiswa dari Rutgers University dan menjadi anggota Mensa.

Mensa adalah organisasi orang-orang ber-IQ tinggi alias jenius yang didirikan Roland Berrill dan Dr. Lancelot Ware, di Inggris tahun 1946.

Tekanan berlebih dari orang tualah yang membuat Asia bengal. Kiprah Asia dimulai awal 1990-an saat menjadi penari telanjang di New Jersey. Bodinya yang aduhai membuatnya lolos sesi pemotretan untuk majalah porno dan diminta beraksi untuk demo saling sodok untuk film porno tahun 1993.

Akhir tahun 1993, di pindah ke California untuk berkonsentrasi di bidang pornografi. Pada awal karirnya dia menggunakan nama Jessica Bennett. Tapi pada akhirnya dia lebih sering menggunakan nama Asia Carrera yang merupakan plesetan dari nama artis Tia Carrere.

Karena jenius Asia tak hanya bertugas digenjot, tapi juga merangkap penulis naskah, produser, sutradara, tata rias wajah hingga penata rambut untuk film-filmnya yang sebagian besar diproduksi di bawah studio Vivid.

Usai kontraknya dengan Vivid berakhir dia menindik bibir vagina bagian labia minora dengan ½ gram anting-anting hingga kini. Lalu membesarkan ukuran dadanya yang semula B menjadi C bahkan kini menjadi D.

Selama karirnya, Asia termasuk berani beradegan anal. Setidaknya 370 film sudah diperaninya. Coba hitung berapa pria yang sudah menyodoknya jika di tiap film ada setidaknya dua atau tiga kali adegan sodok dengan pria berbeda. BElum kalo temanya gang bang?

Tapi Asia tak berhenti sampai situ, dia juga menjadi aktris porno pertama yang merilis situs pribadinya secara swadaya sejak akhir tahun 1990. Semua dikerjakannya sendiri, mulai dari desain, isi situs sampai foto apa yang akan ditampilkan. Bagi saya, foto hot Asia adalah saat dia bugil sambil split kaki ke atas…kaya artis kungfu!

Dia pun memprakarsai permainan on-line Unreal Tournament dan mendesain tampilan game yang akan terlihat di setting Players dalam permainan saluran kabel G4 .

Asia dikenal dengan nama “Megabitchgoddess” sebagai pembawa acara Unreal Tournament. Asia juga mengisi suara beberapa film porno animasi Jepang seperti Inmu dan Shusaku.

Tahun 1995 dia menikah dengan sutradara film porno Bud Lee–dia juga sempat main film porno–namun bercerai tahun 2003. Dia lalu dekat dengan aktor film porno asal Inggris bernama Clarke, tapi pada 19 Desember 2003 dia justru menikah dengan ahli nutrisi dan pengarang Don Lemmon kemudian pindah ke St. George, Utah.

Di sana Asia melahirkan putri pertamanya Catalina pada 4 Maret 2005. Keduanya bahagia dengan perkawinan itu.

Sayang Don tewas dalam kecelakaan mobil di Las Vegas saat Asia mengandung anak keduanya.

Asia sempat mencari sumbangan bagi kedua anaknya itu lewat situs pribadinya. Tapi pada akhirnya pihak asuransi memberitahunya bahwa Don punya duit yang bisa dicairkan.

Pemberitahuan menggembirakan itu adalah kado bagi anak kedua Asia yang ternyata laki-laki. Lahir 31 Juli 2006 dengan nama Donald Edward Lemmon III dengan bantuan bidan. Bidan? Ya, karena Don dan Asia punya rencana untuk menangani sendiri proses kelahiran itu.

Tapi 13 Mei lalu, Asia lewat situsnya mengumumkan nama anaknya berganti menjadi Devin D’Artagnan Lemmon untuk menghormati Devin DeVasquez, seorang perempuan yang mempertemukannya dengan Don.

Sebelumnya, pada 18 Maret lewat blognya, Asia kepada para penggemarnya mengumumkan ingin mengubur dalam-dalam sejarah kelamnya. Agar anak-anaknya bisa berkembang tanpa harus tahu masa lalu ibunya yang di luar pakem.

Satu akhir yang luar biasa bijak untuk seorang aktris porno. Bisa jadi Asia Carrera terinspirasi langkah diva pop Madonna yang berusaha berubah demi masa depan anaknya.

Yah kalo di sinetron religius ada yang judulnya ‘Pintu Tobat’ rupanya pintu ini yang dipilih Nyonya Jessica Andrea Lemmon itu.

*Selamat menikmati film bokep, tapi ingat seperti kata Uncle Ben pada Peter Parker: “Kekuatan yang besar pasti dibarengi oleh tanggung jawab yang besar!” Kendalikan perkakas Anda! alias Jatit! Jaga titit!

4 Responses to "Fantastic 4 another side"

gw pikir Asia Carrera udah meninggal
btw punya DVD-nya nggak?
pinjem dong…
hehehe

keren ulasannya. sangat “mendalam”. btw, ini tulisan bener dimuat di bisnis indonesia ato cuma untuk arsip pribadi aja?

Digital Glamour Photography

hey great stuff

Hihihi, gara-gara baca ulasannya Algooth saya jadi tertarik untuk nonton film2 ini ;p

Leave a Reply


  • Mo: aer got...!
  • ray: Hitoshi Tadano is a great show, where else can you see Maria as a cute sauna lady! http://japansugoi.com/wordpress/maria-ozawa-and-yuri-ebihara-appea
  • Arman: Yth. Sdr. Algooth, apakah bisa minta tlg informasi beasiswa/sponsor dr YKHD untuk mahasiswa sekolah theologi? Trimaksh sblmnya..

Categories

Archives

Tags

Pages

 

June 2007
M T W T F S S
« May   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930