it’s about all word’s

Carlos Slim Helu

Posted by: algooth putranto on: August 22, 2007

Paman Gober penggusur Bill Gates

Majalah Forbes bisa lagi-lagi bikin sensasi dengan menempatkan bos Telmex Meksiko, Carlos Slim Helu dipuncak tangga pengusaha terkaya sejagat yang selama ini dicengkram Bill Gates selama 13 tahun.

Munculnya nama Carlos cukup mengagetkan karena duda beranak tiga ini berasal dari jiran Amerika Serikat yang 56% penduduknya masih tergolong melarat.

Media terbitan Meksiko, Mexican Financial pekan lalu menyatakan kekayaan pribadi Carlos mencapai US$ 67,8 miliar itu lebih besar US$ 8,6 miliar dari pundi-pundi harta Gates yang ‘hanya’ US$ 59,2 miliar.

Menurut Forbes harta Carlos baru melejit sejak dua tahun terakhir. Pada 2005, kekayaannya baru mencapai US$ 23,8 miliar atau menempati urutan ke-4 orang terkaya sedunia.

Pada akhir 2006 harta Carlos bertambah sampai US$ 50 miliar sehingga naik ke posisi ke-3 di bawah Bill Gates dan Warren Buffett.

Semester pertama 2007, Carlos bertambah sekitar US$ 18 miliar yang artinya setiap bulannya gudang uang pria Meksiko ini bertambah rata-rata US$ 3 miliar, atau sekitar Rp 27 triliun.

Bahkan Forbes menilai hingga akhir tahun ini, ayah dari Carlos Slim Domit, Marco Antonio Slim Domit dan Patrick Slim Domit ini diperkirakan masih akan mampu menambah kekayaannya hingga sekitar US$ 19 miliar.

Hal unik lain karena asal usul Carlos. Ayahnya Youssef Salim Haddad pria asal desa Jezzine, Lebanon yang memeluk agama Kristen Maronit. Karena hidup susah Julian pindah ke Meksiko tahun 1902

Belakangan Youssef Salim ganti nama menjadi Julian Slim Haddad dan menikahi Helu, gadis setempat, pasangan itu dikaruniai enam anak dengan Carlos sebagai anak bungsu.

Diakui atau tidak Carlos dianugerahi campuran dua manusia berjiwa pedagang. Ayahnya adalah pendiri toko La Estrella del Oriente, sementara ibunya secara turun temurun berasal dari keluarga pedagang Meksiko.

Yang membuat Carlos jadi kaya raya karena jurus bisnisnya yang mirip tokoh rekaan Walt Disney, Paman Gober, paman yang dibenci tapi sekaligus disayangi Donal Bebek dan ketiga keponakannya karena jago membeli barang murah dan dijual mahal.

Carlos dikenal piawai membeli perusahaan dengan harga murah, kemudian dijualnya kembali ketika harganya tengah melambung tinggi. Gaya bisnisnya ini pun tak luput dari kritikan banyak kalangan. Pasalnya, dia kerap ketahuan melakukan cara-cara transaksi yang tidak etis.

Carlos beruntung diwarisi pasangan Julian dan helu bisnis properti kecil-kecilan, bisnis ini kemudian membiak karena resesi tahun 1980-an. Saat itu, Carlos memborong perusahaan yang dibanting murah.

Satu dekade kemudian, Carlos berhasil membeli Telmex dari Pemerintah Mexico. Sejak saat itulah bisnisnya makin berkibar dan menggurita.

Dengan bendera Telmex, Carlos mampu menguasai 99% jaringan telepon tetap. Sementara lewat Telcel dan America Movil, Carlos menguasai 80% jalur telepon seluler dan telekomunikasi tanpa kabel. Kini pengguna America Movil sudah lebih dari 100 juta orang.

Tak heran, bukan sekali saja Carlos dituding melakukan praktik monopoli bahkan beberapa tahun lalu, salah satu anak usaha konglomerasi Carlos, CompUSA pernah berurusan dengan lembaga antimonopoli AS karena dituduh terlalu besar memberikan diskon kepada lebih dari 200 item produk yang dijualnya.

CompUSA adalah perusahaan penjaja berbagai peralatan dan komponen komputer yang memiliki jaringan gerai terluas di Amerika dengan kantor pusat di Texas.

Belakangan tudingan itu buntu, bahkan Carlos sanggup menjadi pemilik sham perorangan MCI, yakni industri telekomunikasi asal AS yang menggurita di 65 negara dan memiliki saham di SBC Communications yang merupakan induk perusahaan raksasa AT&T.

Tak hanya berkibar di bisnis telekomunikasi, Carlos juga merambah di bidang keuangan, stasiun televisi, kesehatan, industri rokok, investasi di pasar modal, konstruksi dan infrastruktur, dan restoran yang tersebar dari daratan Amerika, Hong Kong, hingga Finlandia.

Dan jangan lupa, di Indonesia pun Carlos sempat bikin Meneg BUMN Tantri Abeng panas dingin saat akuisisi saham Semen Gresik lewat industri semen miliknya, Cemex empat tahun lalu dengan harga super miring.

Imperium bisnis Carlos dikendalikan lewat Grupo Carso. Namanya gabungan nama Carlos dan mendiang istrinya Soumaya Domit. Ketiga anak pasangan Carlos-Domit, ditambah seorang menantu laki-lakinya yang kini menjalankan korporasi raksasa tersebut.

Jika ditotal, perputaran dana Grupo Carso setiap tahunnya mencapai US$ 700 miliar atau menopang 7% kegiatan ekonomi negara berpenduduk lebih dari 100 juta orang itu.

Hebatnya, atau bisa jadi karena sudah mulai uzur kini Carlos jauh lebih dermawan dengan membagikan satu juta laptop murah ke sekolah anak-anak tak mampu di Meksiko.

Untuk proyek yang disebutnya edukasi digital ini dia merogoh dana mencapai US$300 juta. Selain itu di juga akan membantu jaringan nir-kabelnya. Belakangan ketahuan kalau duit itu akhirnya juga mengalir lewat perusahaan Carlos. Dasar Paman Gober!

Leave a Reply


  • Mo: aer got...!
  • ray: Hitoshi Tadano is a great show, where else can you see Maria as a cute sauna lady! http://japansugoi.com/wordpress/maria-ozawa-and-yuri-ebihara-appea
  • Arman: Yth. Sdr. Algooth, apakah bisa minta tlg informasi beasiswa/sponsor dr YKHD untuk mahasiswa sekolah theologi? Trimaksh sblmnya..

Categories

Archives

Tags

Pages

 

August 2007
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031