it’s about all word’s

Berinvestasi dengan dana sisa

Posted by: algooth putranto on: June 23, 2009

Judul: Kiat Investasi Valas, emas dan Saham
Panduan Praktis Membiakkan Uang lewat valas, Emas dan Saham yang Penuh Gejolak
Penulis: Istijanto Oei
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, April 2009
Tebal: 179 Halaman

Menanamkan dana dan berharap uang yang ditanamkan berbuah lebat dan cepat adalah impian setiap orang. Namun tidak boleh dilupakan adalah esensi berinvestasi, yaitu menginginkan jaminan keamanan serta keuntungan yang diperoleh setelah menyimpan sejumlah dana sekian lama dalam ragam instrumen investasi yang dipilihnya.

Penanaman dana tentu tidak terbatas pada pilihan deposito yang tergolong low risk, low gain. Berbagai alternatif investasi yang high risk, high gain tersedia luas, seperti valas, emas, dan saham. Tentu saja masing-masing dengan imbal hasil dan risiko yang berbeda.

Mau pilih yang mana tergantung dari masing-masing individu investor. Ada sebagian besar investor yang lebih mengedepankan jaminan keamanan dengan memilih instrumen investasi lebih aman dan pasti memberikan imbal hasil meski nilainya kecil.

Tidak sedikit pula mereka yang memilih instrumen investasi yang memberi keuntungan besar dalam waktu cepat sekaligus berharap investasinya akan tetap aman.

Dalam filsafat perang Zen disebutkan bahwa mengenal musuh dengan jelas adalah merupakan sebuah kemenangan awal. Ini berarti pihak yang tidak mengenal musuhnya adalah pihak yang lemah dan cenderung kalah.

Strategi investasi diperlukan dan terus disempurnakan menjadi yang paling jitu agar dana yang sudah diinvestasikan terus berkembang dan sedikit mengandung risiko.

“Berinvestasi itu seperti pohon, bukan sebuah spekulasi dan tidak bisa dinikmati dalam waktu singkat karena tujuannya adalah membuat kondisi keuangan surplus dan mencari cara supaya bisa surplus,” ujar Istijanto Oei, staf pengajar dan konsultan bisnis keuangan Prasetya Mulya Business School.

Lewat buku ini, Istijanto mengajak Anda menjadi jenderal bagi pertempuran di palagan investasi yang kerap memberi kejutan.

Sejak awal, penulis yang sekaligus praktisi investasi, mengajak Anda menyadari bahwa prinsip berinvestasi agar menguntungkan mutlak terkait dengan upaya meminimalisasikan risiko investasi supaya dana yang sudah dialokasi jauh dari bahaya kerugian. Tentu saja dengan banyaknya ragam instrumen investasi yang masing-masing memiliki risiko, butuh strategi paling jitu.

Dengan bahasa yang mudah dimengerti, buku ini menunjukkan cara berinvestasi valas secara praktis dan riil di Tanah Air. Dengan membaca buku ini diharapkan Anda akan mengerti bagaimana berbagi prinsip dan taktik berinvestasi, cara memperoleh informasi investasi valas, emas, saham, dan cara membeli emas saham dan valas.

Bukan hanya itu, buku ini juga dilengkapi contoh-contoh investasi nyata, baik berupa pengalaman untung maupun rugi agar pembaca memperoleh pemahaman yang lebih lengkap mengenai seluk beluk berinvestasi.

Banyak tempat

Istijanto memberi masukan cara paling tepat berinvestasi supaya dapat memperoleh keuntungan besar tetapi dapat meminimalisasikan risiko melalui diversifikasi investasi valas, saham, dan emas (valasa) sekaligus.

Tujuannya adalah untuk meminimalisasikan risiko. Diversifikasi berinvestasi di tiga instrumen ini memungkinkan investor akan mampu mengakali beberapa faktor risiko kerugian yang mungkin akan melanda salah satu instrumen investasi.

Krisis keuangan global yang berulang melanda iklim investasi di dunia dan Indonesia menyebabkan harga saham turun naik dengan drastis, sementara di sisi lain harga komoditas justru naik seperti minyak bumi dan emas. Lewat paparan dan data yang menarik, penulis mengajak Anda melihat apresiasi nilai mata uang asing.

Salah satu contohnya adalah kurs dolar yang pada Juni 2008 mencapai Rp9.200 per, sementara indeks harga saham mencapai posisi tinggi di 2.700. Harga emas saat itu di spot lokal berada di kisaran Rp280.000 per ounce.

Namun mendadak situasi berubah pada Oktober 2008 saat dolar menguat menjadi Rp13.000 per US$, sedangkan indeks harga saham melorot menjadi 1.200. Harga saham emiten juga turut anjolk, saat BUMI jadi Rp900 dan ANTM tinggal Rp1.100.

Saat harga saham melorot, harga emas justru melonjak hingga Rp320.000 dari posisi sebelumnya Rp280.000 dan para spekulan mata uang menikmati hasil saat harga dolar melonjak tajam.

“Jangan letakkan semua telur Anda dalam satu keranjang. Letakkan telur dalam beberapa keranjang. Ini akan meminimalisasi. Jika satu keranjang jatuh, masih ada cadangan telur lain,” ujar Istijanto berulang kali dalam buku ini.

Meski demikian bukan berarti cara ini paling tepat di antara pola investasi lainnya, karena bagaimanapun seorang investor harus tetap mengamati fluktuasi perkembangan iklim investasi.

Kapan saatnya beli atau jual, perlu diimbangi dengan pengetahuan dasar cara berinvestasi. Misalnya, membeli saat harganya berada di titik terendah, dan jual saat harganya diasumsikan mencapai posisi tertinggi. Tips untuk beli valas atau emas adalah saat harga saham berada di posisi tertinggi.

Keutungan investasi pada emas karena sebagai logam mulia, nilai emas tidak akan pernah mati, mengingat emas dalam bentuk perhiasan masih dicari dan diburu orang. Artinya, komoditas yang satu ini tidak akan pernah lekang termakan zaman dengan kecenderungan harga emas naik terus.

Namun, kembali kepada prinsip profil calon investor yang paling cocok, sejak bab awal penulis meminta Anda untuk berinvestasi dengan dana sisa, bukan mengorbankan kualitas hidup, apalagi berutang. Syarat ini menjadikan mereka yang berinvestasi relatif tenang dan tidak mudah panik saat terjadi depresiasi harga portofolio investasi mereka.

Nah, sudah siap berinvestasi?

Leave a Reply


  • Insider Stories: Sekali2 dong Goth...ulas soal GIGI atau The Bakries??? hehehehehe
  • deriz: Kita tunggu warna baru RHCP minus Frusciante. Tapi gw gak setuju kalau Navaro dinilai gak masuk dengan RHCP, justru hasilnyas dahsyat kok.
  • yuli: saya tertarik dengan buku ini, kira-kira buku ni ada di jual dimana ya? Trus covernya seperti apa? harganya biasanya berapa?

Categories

Archives

Tags

Pages

 

June 2009
M T W T F S S
« May   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930