it’s about all word’s

Managing human capital in Indonesia

Posted by: algooth putranto on: June 24, 2009

Judul: Managing human capital in Indonesia
Best Practices in Aligning People With Strategic Goals
Penulis: Naresh Makhijani, Krisnan Rahendran dan James Creelman
Penerbit: Azkia Publisher, Mei 2009
Tebal: 192 halaman

Ekonomi abad ke-21, yang ditandai dengan globalisasi ekonomi, merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, di mana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial Negara.

Realitas globalisasi yang demikian membawa sejumlah implikasi bagi pengembangan SDM di Indonesia. Salah satu tuntutan globalisasi adalah daya saing ekonomi. Daya saing ekonomi akan terwujud bila didukung oleh SDM yang handal.

Hanya saja globalisasi yang menisbikan jarak dan waktu ini membawa membawa sejumlah implikasi bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.
Problem utama dalam pengembangan SDM Indonesia adalah terjadinya ketidaksesuaian SDM (missalocation of human resources).

Pada kondisi globalisasi yang bercirikan konglomerasi, banyak lulusan terbaik pendidikan masuk ke sektor-sektor ekonomi yang justru bukan memecahkan masalah ekonomi, tetapi malah memperkuat proses konsentrasi ekonomi dan konglomerasi, yang mempertajam kesenjangan ekonomi.

Hal ini terjadi karena visi SDM terbatas pada struktur pasar yang sudah ada dan belum sanggup menciptakan pasar sendiri, karena kondisi makro ekonomi yang memang belum kondusif untuk itu.

Sampai saat ini Indonesia kekurangan berbagai keahlian untuk mengisi berbagai tuntutan globalisasi akibatnya alokasi SDM belum mampu mengoreksi kecenderungan terciptanya konsentrasi ekonomi.

Padahal jumlah lulusan sarjana Indonesia termasuk tinggi. Pada 2000 Dikti mencatat ada sekitar 2,3 juta angkatan kerja lulusan perguruan tinggi. Sayangnya dari jumlah yang besar itu, sosok yang bisa memenuhi standar kualitas tersebut masih kurang. Alhasil

Buku Managing Human Capital in Indonesia yang ditulis ketiga ahli SDM di Asia ini melihat perusahaan-perusahaan di Indonesia kini dituntut untuk meningkatkan kompetensi mereka jika tidak ingin tergilas globalisasi.

Globalisasi tidak saja dilakukan dari luar namun dilakukan pula oleh perusahaan-perusahaan di dalam negeri bervisi internasional. Hal ini membuat tarikan ekonomi sedemikian kuat bagi SDM.

Kondisi ini menuntut kecepatan dan ketepatn bereaksi mempertahankan peluang pasar lokal dan membuka pasar atau peluang baru di wilayah Asia. Artinya untuk memenuhi tuntutan ini, perusahaan membutuhkan SDM yang sangat berkualitas.

Berkualitas tidak sekadar dari indeks kumulatifnya namun dituntut memiliki kompetensi, memiliki etos kerja yang tinggi, dan keluasan cakrawala berpikir.

Dari susunan dan cara penulisannya, disusun dimaksudkan bukan sebagai semacam pegangan (text book) mengelola SDM tetapi meningkatkan fungsi SDM sebagai sebuah taktik korporasi.

Agar misi ini berhasil langkah pertama yang harus berubah adalah sektor pengelolaan SDM di perusahaan. Buku ini menjelaskan langkah demi langkah perubahan apa yang harus dilakukan.

Visi buku ini jelas membentuk perusahaan-perusahaan di Indonesia semakin efektif, produktif dan bernilai tambah karena memiliki SDM yang sangat berkualitas dan dihargai oleh perusahaannnya.

Karena dalam kondisi globalisasi yang bercirikan konglomerasi, bajak membajak SDM berkualitas dalam pergerakan tenaga kerja (human movement) umum terjadi. Keluarnya SDM berkualitas berarti sebuah kehilangan investasi yang tidak murah.

Leave a Reply


  • Insider Stories: Sekali2 dong Goth...ulas soal GIGI atau The Bakries??? hehehehehe
  • deriz: Kita tunggu warna baru RHCP minus Frusciante. Tapi gw gak setuju kalau Navaro dinilai gak masuk dengan RHCP, justru hasilnyas dahsyat kok.
  • yuli: saya tertarik dengan buku ini, kira-kira buku ni ada di jual dimana ya? Trus covernya seperti apa? harganya biasanya berapa?

Categories

Archives

Tags

Pages

 

June 2009
M T W T F S S
« May   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930