it’s about all word’s

Still NOFX

Posted on: May 3, 2007

NOFX ke Jakarta-Bali

Blantika industri musik dunia sedang dijubeli kembalinya band-band rock veteran ke atas panggung pertunjukkan dunia.

Dari tengah-tengah tren ini, musik punk khususnya scene California justru yang paling menampakkan agresivitasnya. Dari tempat itu dipastikan muncul tiga band yang meluncurkan album terbaru mereka a.l Offspring, Rancid dan NOFX (baca: No eFeX).

Namun nama NOFX-lah yang saat ini paling dibicarakan oleh kalangan pencinta musik punk di Indonesia. Pasalnya sejak awal Maret, situs resmi mereka telah memajang nama Jakarta dan Bali menjadi salah satu tempat persinggahan terakhir mereka dalam tur album terbaru mereka ke Asia.
Situs http://www.nofxofficialwebsite.com menyebutkan dedengkot musik punk ini akan tampil di Pekan Raya Jakarta pada 21 April untuk kemudian dua hari berselang menggebrak Garuda Wisnu Kencana, Ungasan-Bali.
Sayang sampai saat ini saya belum berhasil mengendus promotor mana yang akan membawa band yang dibentuk 24 tahun silam di Bay Area, California itu. Toh meski demikian bisa dipastikan konser NOFX akan dibanjiri penggemarnya.

NOFX didirikan oleh penyanyi sekaligus penyanyi bas Michael Burkett alias Fat Mike, pemain drum Erik ‘Smely’ Sandin, dan pemain gitar Eric Melvin. Formasi berubah di tahun 1991 dengan masuknya Aaron Abeyta atau El Hefe pemain gitar dan terompet.
Band ini mengusung musik skate punk, hardcore punk, ska, dan aliran musik lain. Seperti umumnya band punk lain, lirik satir NOFX menyuarakan suara minoritas, anti rasisme, kejamnya industri musik major, hingga isu agama.
Untuk pertama kali merekam demo mereka di tahun 1983 ditangani produser pemain band Germs Don Bolles yang rupanya malah tidak mampu menjual satu pun kopi itu.
Akhirnya mereka merilis album mini yang mereka urus sendiri di Mystic Records setahun berikutnya-album ini dirilis ulang tahun 1992 dalam kompilasi album bertajuk Maximum RocknRoll.
Tahun ini Erik sempat keluar dari NOFX dan digantikan Scott Sellers lalu Scott Aldahl. Nama pemain drum Dave Allen sempat tercantum selama empat bulan hingga kecelakaan mobil menewaskannya.
Tahun1986, NOFX merilis album So What if We’re on Mystic!, Dave Casillas masuk sebagai pemain gitar kedua di tahun 1987 dan mengisi mini album kedua mereka The P.M.R.C. Can Suck on This! Yang dirilis untuk melawan lembaga sensor lirik album di AS ((Parents Music Resource Center, PMRC)
Dave masih sempat menyumbang raungan gitarnya di album Liberal Animation tahun 1988 sebelum keluar dan diganti Steve Kidwiller alias Steve the Caucasian. Album ini juga menandai kontrak mereka dengan Epitaph Records milik Brett Gurewitz dari band Bad Religion.
Album ini banyak bercerita tentang isu vegetarian dan hak-hak binatang. Fat Mike bahkan mengaku menjadi antidaging sejak merilis album yang kemudian dirilis tahun 1991 oleh perusahaan rekaman Epitaph Records yang dimiliki Gurewitz.
Selama era 1991, NOFX mengalami titik balik karena tiga pendiri band yang sempat pisah jalan akhirnya sepakat reuni kembali dengan tambahan El Hefe.
Dengan kekuatan ini, NOFX merilis album White Trash, Two Heebs and a Bean tahun 1992. Uniknya judul asli album ini sebetulnya White Trash, Two Kikes, and a Spic, harus diganti karena nenek Eric Melvin uring-uringan mendengar judul itu.
Berselang dua tahun, mereka merilis Punk in Drublic yang merupakan album sukses secara komersil karena menyodok ke urutan 12 jajaran lagu terbaik versi Billboard dan berhak atas status emas.
Bagi industri musik, tahun 1994 dikenal sebagai badai punk California karena selain NOFX ada tiga band pun yang meraih sukses besar lain a.l Offspring dengan Smash, Greenday dengan Dookie dan Rancid dengan Lets Go dan …And Out Come the World.
Album Heavy Petting Zoo (1996) dan So Long and Thanks for All the Shoes (1997) tak kalah suksesnya digilai penggemar musik punk di daratan AS.
Dua tahun kemudian mereka merilis tembang punk dengan durasi super panjang yaitu The Decline. Tembang dengan durasi 18 menit dan 23 detik yang membuat album Pump up the Valuum kembali mencuri perhatian.
Tahun 2003 dirilis album politik War on Errorism yang menentang kebijakan politik bodoh Presiden George W. Bush menginvasi Afganistan dan berlanjut ke Irak.
Selain menggerakkan aksi melawan golongan penyuka perang, Fat Mike mendirikan perusahaan rekamannya sendiri, Fat Wreck Chords, yang menangani album mini NOFX 7″ of the Month Club (2005) yang dirilis dalam 12 edisi.
Maret tahun lalu, NOFX merilis album mini Never Trust a Hippy sebagai pemanasan album Wolves in Wolves’ Clothing yang dirilis bersamaan dengan permainan EA Sports NHL07.
Hingga saat ini NOFX telah merilis 10 album, lebih dari 20 album mini (EP) dan tujuh single. Sedikitnya enam juta album berhasil mereka jual melalui sistem distrubusi independen, sebuah prestasi luar biasa untuk band indie.

*Versi lain dimuat Bisnis Indonesia edisi 24 Maret 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

May 2007
M T W T F S S
    Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
%d bloggers like this: