it’s about all word’s

Kredit mikro ala Premal Shah

Posted on: June 27, 2007

Kredit mikro para dermawan bingung
Tak salah jika menyebut Amerika Serikat adalah melting pot dunia, semua bangsa tercampur di tanah Indian yang kemudian memerdekakan diri dari kekuasaan Inggris itu. Banyak sintesis dan antitesis muncul dari tempat ini.

Dalam industri keuangan banyak dikenal institusi lintah darat kelas internasional yang muncul di Negeri berjuluk Paman Sam ini. Pada sisi lain, gerakan filantropi nan dermawan pun tumbuh subur.

Apalagi Nobel Perdamaian tahun 2006 pun diberikan pada Muhammad Yunus yang memulai gerakan kredit kecil bagi orang-orang yang terpinggirkan dari lirikan kucuran kredit perbankan.

Yunus memang sudah merintis gerakan Grameen di AS sejak 1985. Idenya yang nyleneh menarik minat Gubernur negara bagian Arkansas Bill Clinton dan istrinya Hillary Rodham.

Mereka membentuk proyek Good Faith Fund yang dipercayakan pada jebolan MIT dan bekerja di South Shore Bank Julia Vindasius. Berkat proyek ini Clinton meraih simpati pada pemilihan presiden AS.

Satu dekade berselang, kredit kecil di AS kembali di bawa Yunus lewat gerakan bernama RESULT dengan menggandeng filantropis asal Dakota Selatan Dave Ellis (pendiri yayasan Rapid City) dan direktur firma kehumasan Amherst & Reeves Jeff Swaim.

Ketiganya lantas mendirikan Grameen Foundation USA (GF-USA), sayang organisasi ini seret pertumbuhannya. Sampai 2004 mereka hanya bisa menggalang US$142.000 melalui People Fund.

Padahal GF-USA telah melebarkan sayap ke kantong-kantong warga miskin di jantung Amerika Serikat a.l. Tulsa (Oklahoma), Dallas (Texas), dan Harlem (NewYork)

Salah satu penghalangnya, sejak Kongres dikuasai kaum Republik Clinton tak menggunakan isu kredit kecil dalam agenda nasional. Kondisi ini makin menjadi-jadi saat George W Bush yang Republik tulen muncul jadi presiden.

Seperti kakek dan bapaknya. Bush yunior bukannya mengirimi kredit kecil ke negara-negara miskin agar mendapat simpati, dia justru mengirim mortir, mesiu dan peluru ke penjuru negara yang dianggapnya golongan iblis usai New York jadi korban aksi kamikaze para teroris.

Alhasil para filantropis AS pun jadi kesulitan. Bagaimana menyalurkan recehan dollar mereka bagi sosok yang ada di pojok dunia? Bagaimana menghubungkan mereka dengan orang yang akan mereka bantu dengan mudah? Bagaimana menyebarkan semangat American Dream yang dipatrikan para founding father mereka dalam lembar konstitusi?

Regulasi perbankan yang ruwet tentu bukan satu solusi bagi para dermawan tersebut. Kebingungan para calon pemodal kecil-kecilan ini sempat tak berujung dan tak terpecahkan.

Persoalan baru menemukan ujungnya sejak dua tahun lalu dengan kemunculan lembaga non profit bertajuk Kiva. Organisasi yang didirikan Premal Shah ini punya nama yang berarti ‘kesatuan’. Diambil dari bahasa Swahili. Bahasa tutur Presiden diktator Uganda Idi Amin.

Premal berdarah India. Dulu dia manajer senior PayPal dan pernah menjadi manajer strategi Mercer Management Consulting, dia kini menjabat Presiden KIVA. Dalam hal kredit mikro, jebolan Universitas Stanford ini pernah meneliti Self Employed Women’s Association yang merupakan institusi kredit mikro terbesar di India.

Terpukau dengan kajian skripsinya itu, Premal lantas absen sejenak dari PayPal lalu membaktikan dirinya di institusi itu dan terus kecanduan lalu membentuk Kiva.

Berbeda dengan cara Yunus yang kovensional dan gagap teknologi. Premal mendaya gunakan teknologi internet yang menjangkau sebagian besar warga AS. Semuanya tinggal klik, klik, klik! Untuk jadi dermawan semuanya tergantung ujung jari Anda.

Hasilnya sistem Kiva sungguh unik, untuk menjadi pemodal dermawan Anda cukup menyetor duit senilai US$25 atau senilai Rp227.500 yang penyalurannya pun terserah Anda. Anda bisa memilih siapa calon kreditor dana Anda karena profilnya sudah terpampang.

Jika Anda low profile bisa saja Anda menjadi pribadi anonim. Beberapa donatur lagi malah melengkapinya dengan memajang foto-foto lucu hewan kesayangan. Semuanya tinggal klik di situs kiva.org.

Satu alasan banyak dermawan yang anonim adalah untuk mengatasi kondisi negara-negara yang begitu anti pada AS salah satunya Afganistan. Sudah jadi rahasia umum, meski rezim Taliban runtuh tapi tak ada ampun bagi para penerima bantuan dari orang AS.

Singkat kata bak jamur di musim hujan, Kiva yang bekerjasama dengan 48 institusi kredit mikro di 33 negara langsung membiak luar biasa. Kini jaringan kerja Kiva sudah berjumlah 75.000 orang dan sudah menyalurkan dana senilai US$7,6 juta kepada 11.500 pengusaha kecil di 33 negara.

Di Indonesia, Kiva bekerja sama dengan “Mitra Bisnis Keluarga” (MBK) yang dikelola Ganesha Microfinance Foundation (GMF). GMF beroperasi sejak 2003, sampai akhir tahun lalu mereka telah menjangkau sedikitnya 30.000 di 15 cabang mereka yang berada di Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor.

Sudah empat bulan ini MBK menjadi mitra Kiva dan menyalurkan dana senilai US$11.500. Sampai hari ini rata-rata kreditor di pinggiran Jakarta itu menerima US$73,25 atau senilai kurang dari Rp700 ribu untuk jangka waktu setahun.

Persoalannya bagaimana dengan sistem pinjam meminjamnya? Pasalnya di beberapa negara termasuk di Indonesia belakangan ini muncul gerakan perbankan syariah yang anti dengan bunga alias riba. Ah, Kiva sejak awal sudah menetapkan bunga kredit mungil ini hanya 1% saja.

Pelaksanaannya? Itu diserahkan pada institusi kredit mikro partner mereka di negara-negara yang fanatik dengan perbankan syariah. Semuanya tinggal menyesuaikannya saja. Singkatnya selama sistem bisa diatasi dan dana bisa tersalurkan persoalan beres.

Semua memang dipermudah, tapi tetap saja ada sistem penyaring bagi para peminjam. Mereka tak bisa langsung main klik ke situs Kiva untuk mendaftar. Agar bisa tercantum sebagai calon peminjam. Mereka harus mendaftar pada institusi kredit mikro mitra Kiva.

Nah apa Anda berminat menjadi dermawan? Cukup dengan duit senilai Rp227.500 Anda sudah menjadi anggota para dermawan di tingkat internasional.

Premal Shah dengan kemajuan teknologi sudah memudahkan niat baik Anda yang kini bergantung pada jari telunjuk Anda. Klik klik dan klik.

1 Response to "Kredit mikro ala Premal Shah"

what can i do am just litle penny pocket??help me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

June 2007
M T W T F S S
« May   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
%d bloggers like this: