it’s about all word’s

Zinedine Yazid Zidane dan ambiguitas

Posted on: July 7, 2007

Sisi lain Zinadine Zidane

Tanggal 5-8, Zidane berkunjung ke Tanah Air. Sebagai penggemar Zidane saya berusaha memberikan fakta sisi lain Zidane yang dilupakan banyak orang.

Zinedine Yazid Zidane atau Zizou memang fenomenal, srudukannya ke dada pemain Italia Marco Materazzi di puncak Piala Dunia 2006 yang berakhir kekalahan tim Ayam Jantan tak menyurutkan namanya di Tanah Air. Semua hangat menyambutnya.

Sampai-sampai Istana Presiden, lambang kehormatan bangsa Indonesia pun rela diinjak tamu negara yang bersepatu olahraga dan bercelana jins.

Satu hal yang sulit dibayangkan di negara-negara Eropa termasuk di Tanah Air pemain keturunan Aljazair itu.

Bagi protokoler istana, sepatu olahraga dan jins adalah dua benda yang diharamkan jika dikenakan para wartawan dan rakyat Indonesia jika menyambangi Istana.

Coba ingat, grup band Ungu yang tak diijinkan masuk ke Istana Wapres untuk menerima penghargaan dari SBY karena nekad mengenakan jins!

Tak itu saja, demi Zidane para pejabat istana mengusung anak-anak dan famili mereka. Lagi-lagi hal yang tak umum dalam protokoler pengamanan Istana.

Jika ditengok soal prestasi lagi-lagi terasa aneh, pasalnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono justru tak pernah menerima juara dunia kelas bulu WBA Chris John, pun menyempatkan waktu menerima si plontos Zinadine Zidane.

Bagi juara dunia tinju kelas terbang mini IBF Muhammad Rahman ini sungguh ironis karena hanya berjarak hitungan hari menjelang adu jotos mempertahankan nama harum bangsa malah tak ditengok Presiden.

Dia pun bertarung dengan kondisi miskin usai dikibuli promotor Albert Reinhald Papilaya.

Entah ada hubungannya atau tidak, Rachman pun terjungkal dan Indonesia kehilangan sabuk juara dunia.

Keunikan lain Groupe Danone yang membawa Zidane pun membuat peraturan yang bikin gregetan karena mempersulit wartawan peliput.

Tak hanya mengharamkan sesi tanya jawab, pihak Danone bahkan melarang peliputan terhadap jamuan makan malam antara Wakil Presiden Jusuf Kalla

Alhasil media pun menulis berita berdasarkan kekaguman semata. Tak berimbang dan tak mengutak-atik masa lalu gelap Zidane di lapangan hijau yang digambarkan penyanyi rock kondang Prancis, Jean Louis Mura sebagai malaikat atau setan usai kasus tandukannya itu.

Jean dengan nama kocak sanggup menggambarkan perilaku ganda bintang pujaannya yang lahir dari keturunan imigran Aljazair dan dibesarkan di daerah kumuh di La Castellane, Marseille itu.

Paling Brutal

Dibanding sesama jenius lapangan tengah Perancis macam Michael Platini dan Eric ‘King’ Cantona-yang terkenal dengan tendangan kungfu-maka pemain kelahiran Marseille, 23 Juni 1972 itu terhitung paling ganas sejak memulai karirnya.

Menurut Jean Varraud, pelatih AS Cannes, klub profesional pertama Zizou, pernah menyatakan jika anak asuhnya itu sangat sensitif dan tak pernah bisa menahan diri untuk menghajar siapa pun yang menghina keluarganya. Yang miskin dan dari ras minoritas.

Di awal kariernya bungsu dari lima bersaudara tersebut lebih sering menjalani hukuman lantaran tak segan-segan menjotos penonton atau pemain lawan dan kawan yang mengejek asal-usulnya.

Namun, tak selalu kelakuan buruk itu diterapkan gara-gara hinaan pada keluarga atau rasnya. Zizou pun sering melakukan kekerasan fisik saat kesal.

Pada September 1993 diusir dari lapangan setelah baku pukul dengan bek Marcel Desailly, Zidane yang saat itu membela Bordeaux. Agustus 1995, dia menampar pemain Karlsruhe dan pemain tengah timnas Jerman Thorsten Fink.

Lalu pada Oktober 1995, gelandang serang ini sengaja menghajar kaki Frederic Mendy (Bastia) dari belakang. Catatan kartu merahnya bertambah di September 1996 setelah mengoleksi dua kartu kuning dalam laga Juventus versus Perugia. Hanya berselang tiga bulan dia menghajar striker Parma, Enrico Chiesa.

Pada Piala Dunia 1998, pemain dengan status Pemain Terbaik Dunia itu juga kedapatan sengaja menginjak kapten tim Arab Saudi, Faoud Amin di laga penyisihan grup dan terkena larangan tampil dua kali.

Oktober 1998, Zizou melancarkan tekel dua kaki pada Paolo Sousa (Internazionale Milan). Setahun kemudian dia dikartu merah karena diving saat melawan AS Roma, lalu pada September 2000 dihajarnya kaki gelandang Deportivo La Coruna, Emerson.

Tahun 2000 menjadi saksi kerasnya sundulan kepala Zizou, korban pertamanya adalah kepala pemain Hamburg Jochen Kientz pada partai Liga Champion tahun itu.

Uniknya aksi yang membuatnya dihukum lima pertandingan itu tak menghalangsi FIFA memberikan gelar pemain terbaik dunia tahun itu pada pemain tengah Juventus tersebut.
Cukup lama ringan tangan Zizou terpendam hingga dia dianugerahi Pemain Terbaik Dunia tahun 2003.

Namun kegarangannya meledak lagi. Kali ini klub Real Madrid, Spanyol menjadi saksi keganasan Zizou. Pada Februari 2004 dia menggampar muka Pablo Alfaro, bek Sevilla.

Kartu merah dan denda dari asosiasi sepak bola Spanyol dan klub Real Madrid tak membuatnya jera, pada bulan Mei, pemain yang dikontrak Real dengan kontrak termahal di dunia itu sengaja mengambil kaki Djalminha, gelandang Deportivo La Coruna.

Setahun kemudian diujung karirnya di Madrid, pada April 2005, Zizou dikartu merah karena mencoba memukul Quique Alvarez, bek Villarreal dalam partai keras yang menyingkirkan Madrid dari persaingan perebutan juara La Liga.

Prestasi Madrid memang gagal diangkat Zizou hingga peristiwa tandukan ke dada Materazzi. Satu episode di puncak karier Zidane, yakni final Piala Dunia.

Namun untuk aksi tak sportifnya itu, lagi-lagi ambigu terjadi. Ayah dari Enzo, Luca, Theo, Elyaz itu justru diganjar penghargaan Pemain Terbaik Piala Dunia 2006 atau Golden Ball Award.

Dan kini ambigu itu terulang di Tanah Air, usai juggling di depan SBY, Zizou malah pidato di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian.

Satu kehadiran yang tak jelas manfaat dan mudaratnya bagi sepak bola Indonesia yang bakal bertarung di Piala Asia.

1 Response to "Zinedine Yazid Zidane dan ambiguitas"

Ralat : Ungu gak bisa masuk karena pake jins itu bukan di istana Presiden, tapi di istana Wapres..;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

July 2007
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
%d bloggers like this: