it’s about all word’s

Oasis: 7’th Gallagher album

Posted on: November 14, 2007

Dua windu Oasis

Diakui atau tidak, pentolan brit invasion 1990-an adalah Oasis yang dibentuk di Manchester, Inggris, 16 tahun silam oleh pemain gitar utama sekaligus penulis lirik Noel Gallagher dan adiknya Liam, penyanyi dan penulis.

Kini setelah tiga tahun tak terdengar, Liam melalui situs resmi Oasis dengan personil baru menyatakan tengah menyiapkan album ketujuh mereka yang diharapkan selesai pertengahan Desember.

Setelah diselingi libur Natal, Oasis yang kini diperkuat gitaris Gem Archer, pemain bas Andy Bell dan pemain drum Zak Starkey—putra dari pemain drum Ringo Starr–akan berangkat ke Los Angeles untuk melakukan proses mixing dan mempersiapkan peluncuran album yang dijadwalkan Agustus 2008.

Entah kebetulan kompak atau memang sial, Oasis kini tengah mengalami nasib serupa Radiohead yang kerepotan menyelesaikan album karena tiadanya major label yang menaungi produksi dan distribusi rekaman.

Namun jangan girang, berharap atau berspekulasi kalau Oasis akan mengikuti Radiohead yang menempuh langkah gila memersilahkan para penggemar mengunduh materi album terbaru secara murah meriah.

Selain itu meski kini Oasis tinggal ditopang Liam dan Noel, pada album terbaru yang belum diketahui judulnya itu akan meneruskan tradisi album 2005, ‘Don’t Believe the Truth’ yang melibatkan seluruh anggota band untuk menyumbangkan materi.

Selain itu Liam tanpa ragu memberikan sinyal materi album ketujuh Oasis akan sangat dipengaruhi album ‘Revolver’ Beatles dan ‘Beggars Banquet’ Rolling Stones.

“Akan banyak hal-hal unik dan asyik. Kami akan mengumpulkan hal tersebut ke dalam album dan akan terdengar asyik. Meski penggarapan album ini agak terhambat karena Noel yang berusaha menggarap semua materi dengan serius,” ujar Liam.

Liam sangat berharap album ketujuh Oasis tetap mampu mengikuti jejak album ‘Don’t Believe the Truth’ yang laku terjual hingga dua juta kopi di seluruh dunia. Meski menurut Nielsen SoundScan di AS hanya terjual 199.000 kopi.

Rekaman Oasis paling laku di AS adalah album kedua mereka, ‘(What’s the Story) Morning Glory?’ (1995) yang terjual hingga 3,9 juta kopi sementara di seluruh dunia laris sampai 19 juta kopi.

Untuk mengisi kekosongan menjelang peluncuran album ketujuh, Oasis meluncurkan dokumenter tur ‘Don’t Believe the Truth’ ke seluruh dunia selama 18 bulan dalam bentuk cakram padat DVD bertajuk ‘Lord Don’t Slow Me Down.’

Dokumenter berformat hitam-putih yang dirilis 29 Oktober itu digarap sutradara Baillie Walsh. Tak hanya aksi panggung, di dalamnya juga berisi kisah perjalanan bermusik Oasis diselingi komentar dari beberapa musisi dan aktor a.l. Tom Cruise, Charlotte Church dan Duran Duran.

Perang panjang

Seperti halnya band-band Inggris yang berhasil menguasai panggung hiburan dunia Oasis mengikuti jejak para senior mereka a.l. Beatles, Rolling Stones, Jimi Hendrix and the Experience, Black Sabbath untuk hijrah ke AS.

Meski beda jaman, Oasis tak kalah kontroversial. Noel dan Liam selalu bertengkar bahkan tak pernah ngobrol kecuali di studio dan panggung, Oasis juga pernah membuat publik terhenyak saat menyatakan diri mereka lebih besar dari Beatles.

Oleh media Inggris Oasis dijuluki ‘The Sex Beatles’ merujuk pada gaya menyanyi Liam yang dipengaruhi vokalis The Sex Pistols, Johnny Rotten sementara lirik dan gaya poni Gallagher bersaudara sangat Beatles.

Bahkan bisik-bisik para penggemar Oasis menyebut, perseteruan Noel-Liam terilhami hubungan antara John Lennon dan Paul McCartney. Entah benar atau tidak, berkat kedua Gallagher, Oasis menyeruak di era 1990-an yang dijubeli musik metal dan grunge.

Kunci sukses Oasis adalah Noel yang tegas dengan ramuan musik sederhana. Saran ini didukung gitaris Paul “Bonehead” Arthurs, pemain bas Paul “Guigsy” McGuigan dan pemain drum Tony McCarroll.

Berani tampil beda Oasis bisa langsung memikat pendengar Inggris kala merilis album pertama yang diproduksi dengan uang hasil tur kecil-kecil ke Glasgow, Skotlandia.

Dengan single ‘Supersonic’ yang dirilis April 1994, Oasis menyodok tangga album terlaris Inggris. single ‘Live Forever’ bahkan tembus ke urutan 10 besar. Akibatnya bisa ditebak, album pertama ‘Definitely Maybe’ menjadi album terlaris di Inggris saat itu.

Kaget dengan kesuksesan yang mendadak itu, Oasis sempat oleng gara-gara alkohol, narkoba dan seks. Akibatnya penampilan panggung mereka pun bermasalah. Noel bahkan sampai digampar penonton dengan tamborin.

Untung album kedua Oasis, ‘Talk Tonight’ mulus dikerjakan dan single ‘Some Might Say’menguasai tangga lagu terbaik 1995. Sukses? Pada sisi lain tidak, mendadak pemain drum mereka Tony mengundurkan diri dan digantikan Londoner Alan White.

Belum lagi pers Inggris yang gemar sensasi mengadu Oasis dengan Blur yang sudah lebih dahulu sukses. Noel terpancing, kepada The Observer dia mendoakan agar pentolan Blur, Damon Albarn dan Alex James mati karena AIDS.

Perseteruan memanas saat kedua band merilis single bersamaan, 14 Agustus 1995. Blur dengan single ‘Country House’ melibas ‘Roll with It’ milik Oasis. Blur meraup 274.000 kopi sementara Oasis hanya 216.000 kopi dalam sepekan.

Namun Oasis membalas cemoohan itu dengan single ‘(What’s the Story) Morning Glory?’ yang laku hingga 19 juta kopi di seluruh dunia. Tak hanya itu lagu macam Wonderwall, Don’t Look Back in Anger dan Champagne Supernova menjadi penguasa di seluruh dunia.

Setelah itu bisa dibilang panggung musik dunia menjadi milik Oasis hingga dua windu. Masalah Oasis hanya datang dari dalam karena perang terus menerus Noel dan Liam yang membuat personil lain gerah dan terpental.

1 Response to "Oasis: 7’th Gallagher album"

very interesting.
i’m adding in RSS Reader

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

November 2007
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
%d bloggers like this: