it’s about all word’s

KISS: No Frehley and Criss

Posted on: November 23, 2007

Tetap seram di usia senja

Band legendaris KISS segera kembali! Tahun depan kuartet pria-pria bertopeng: Gene Simmons (bas dan vokal), Paul Stanley ( ritem dan vokal), Ace Frehley (lead gitar dan vokal) dan Peter Criss (drum dan vokal) akan beraksi GP Australia, Maret 2008, di Albert Park.

Aksi KISS penting karena mempertaruhkan nama besar mereka dan menyelamatkan GP Australia yang digelar di Sirkuit Albert Park mulai 2010. Sudah jadi rahasia umum gelaran GP di tempat itu tak terlalu ramai.

Untuk itu panitia lokal mendatangkan band yang populer dengan hits “Rock and Roll All Nite” di era 70-an itu demi mendongkrak penjualan tiket dan menarik sponsor yang mulai berkurang dalam beberapa tahun terakhir di Albert Park.

Sebenarnya, pemerintah kota mengontrak panggung tersebut hingga 2010. Sayangnya, pengelola GP Australia selalu merugi sejak dipindahkan dari Adelaide pada 2006 dan tidak menyelenggarakan apa pun di panggung itu.

“Ayo lihat saya. Saya akan mencoba berteriak dengan kekuatan kuda di antara kecepatan dan suara. Kami akan membakar semua pembalap dan penonton,” kata Paul
Stanley, gitaris sekaligus vokalis Kiss, sebagaimana dilaporkan Eurosport.

Tentu jadi pertanyaan, kenapa panitia justru memanggungkan KISS yang asal New York itu. Kenapa bukan legenda rock lokal mereka AC/DC? Bisa jadi karena soal nama besar AC/DC masih selapis di bawah KISS.

KISS dibentuk pada 1971. Nama mereka identik melegenda karena konsisten tampil sinting dipanggung. Pria-pria asal New York itu rela manggung dengan muka dilapur pupur dan bergincu.

Dandanan topeng keempatnya mengambil tokoh-tokoh komik: Iblis (Simmons), Anak Bintang (Stanley), Pria Angkasa Luar (Frehley), dan Pria Kucing (Criss).

Tak itu saja, setiap kali manggung selalu saja ada aksi edan-edanan macam semburan api, menyesap atau meludahkan darah, gitar berasap dan aksi pyrotechnics alias panggung penuh ledakan spektakuler.

Berkat konsistensi itu selama karirnya berhasil meraih 24 album bergelar emas dan 95 juta album. Termasuk menjadi band yang mempopulerkan double-album dan album live concert.

Meski semua terdengar luar biasa, KISS tak semulus seperti yang dibayangkan. Butuh lima tahun sejak band itu dibentuk Simmons (Chaim Witz) dan Stanley (Stanley Harvey Eisen).

Saat band baru bernama Wicked Lester itu meluncurkan album pertama di bawah label Epic Records mereka gagal dan harus membentuk formasi baru di pertengahan 1972.

Menjelang akhir Desember 1972, Simmons dan Stanley bertemu mantan pemain drum salah satu klub di New York, Peter Criss (George Peter John Criscuola). Ketiganya berusaha menemukan musik yang lebih cadas dibanding Wicked Lester.

Sejak saat itu mereka juga mulai berekperimen dengan penggunaan make up dan dandanan aneh. Sayang hal itu justru tak disukai bos Epic Records A&R, Don Ellis.

Januari 1973, band itu bertambah seorang pemain gitar utama, Paul “Ace” Frehley yang memberikan inspirasi nama KISS.

Dalam buku ‘Kiss & Tell’ karya sahabat Ace Frehley, Gordon G.G. Gebert dan Bob McAdams yang menemani Frehley ikut audisi gitaris Wicked Lester dikisahkan Stanley mengambil nama KISS dari salah satu lagu milik New York Dolls berjudul ‘Looking for a kiss’

Sementara Frehley membentuk logo KISS yang sangat khas yaitu menambahkan huruf SS yang diambil dari lambang pasukan paramiliter Nazi SS atau tentara Jerman Waffen-SS. Simbol yang sampai sekarang haram di Jerman.

Tak heran saat album KISS beredar di Jerman Barat pada 1979, dilakukan penyesuaian huruf SS menjadi ZZ.

Pemilihan KISS selain berarti ciuman juga disebut-sebut punya makna akronim ‘Knights In Satan’s Service’ alias para ksatria hamba setan. Pas dengan kondisi kebangkitan gereja setan masa itu.

Penampilan KISS terjadi akhir Januari 1973 di Popcorn Club—belakangan berubah nama menjadi Coventry, di bilangan Queens. Tahun itu juga, sekitar Maret, KISS membuat demo album panggung yang digarap produser Eddie Kramer.

Bos televisi lokal, Bill Aucoin melihat potensi KISS dan menjadi manajer band antik itu sejak Oktober 1973. Sebulan kemudian mereka teken kontrak dengan Emerald City Records yang kemudian bernama Casablanca Records).

Setelah itu mereka langsung dipingit di Studio Bell Sound, New York hingga menyelesaikan album perdana ‘KISS’ pada Desember 1973. Album itu jeblok karena hanya laku 75.000 kopi.

Hasilnya Casablanca Records bangkrut, untuk itu KISS harus terbang ke Los Angeles pada Augustus 1974 untuk rekaman album kedua, Hotter Than Hell yang dirilis 22 Oktober 1974 yang lagi-lagi gagal.

Untung di tengah frustasi itu, muncul nama Neil Bogart yang menangangi produksi album ketiga mereka ‘Dressed To Kill.’ Hasilnya album yang dirilis 19 Maret 1975 itu mencuri perhatian berkat tembang ‘Rock and Roll All Nite’

Pada sisi lain, meski album-album KISS jeblok. Tapi soal pertunjukan mereka selalu digilai penonton karena atraksi gila-gilaan mereka.

double live album

Tapi apa mau dikata, menjelang 1975, Casablanca betul-betul kolaps. Ini bahaya sebab KISS bisa kere betulan. Akhirnya melakukan langkah gila yang kemudian diikuti banyak musisi yaitu merilis double live album bertajuk Alive!

Saat dirilis 10 September 1975, album Alive! langsung menggemparkan dan meraup gelar status quadruple platinu. Puncak tembang terlari Top 40 langsung disambar ‘Rock And Roll All Nite’ Berkat album itu, nama KISS moncer dan Casablanca bernapas lega.

Kurang dari setengah tahun kemudian, KISS kerja bareng dengan Alice Cooper merilis ‘Destroyer’ yang cepat populer sekaligus cepat dilupakan orang. Untung di akhir November 1976, mereka masih merilis album ‘Rock and Roll Over’

Tahun 1977 menjadi saat tersibuk KISS karena merilis Love Gun (30 Juni) dan double album Alive II pada 14 Oktober. Hebatnya ketiga album itu meraup gelar platinum.

Setahun kemudian mereka merilis double album, Double Platinum yang berisi tembang-tembang terbaik mereka. Total jenderal, selama 1976-1978 KISS meraup tak kurang dari US$17,7 juta dari royalti album dan pendapatan bersih mencapai US$10,2 juta.

Pendapatan KISS makin menggelembung dari pendapatan komik, beragam merchandise. Toh pendapatan antra 1977-1979 yang diperkirakan mencapai US$100 juta itu kemudian juga disisihkan untuk kegiatan soial.

Di tengah kesuksesan itu, manajer Bill Aucoin bikin rencana gila. Selain album KISS akan dibuat album solo untuk masing-masing personil. Hasilnya penggemar KISS bisa melihat musikalitas masing-masing personil yang memang unik.

Sukses dengan langkah itu, KISS dan Aucoin ingin sesuatu yang lebih yaitu masuk ke industri film. Meski bikin pening, film K’iss Meets the Phantom of the Park’ yang ditangani Hanna-Barbera dan disiarkan NBC pada 28 Oktober 1978 sukses luar biasa.

Lama tak merilis album akhirnya pada 23 Mei 1979, KISS merilis ‘Dynasty’ yang menghasilkan tembang ‘I Was Made For Lovin’ You.” Tetapi untuk album ini, Criss tak terlibat banyak karena skilnya kurang mendukung untuk musik yang lebih ngedisko itu. Pada posisi drum ditempati Anton Fig.

Hasilnya Criss mulai merasa disingkirkan dan mulai main ngawur. Mulai dari tak bisa masuk ke tempo hingga berhenti main. Puncaknya Criss cabut usai tur 16 Desember
1979. Penggantinya? Tentu saja Anton Fig.

Hasilnya KISS jadi kurang gahar ketika merilis ‘Unmasked’ (1980) yang gagal meraih platinum. Akibatnya dilakukan audisi untuk mencari pengganti Criss dan didapat Eric Carr.

Toh meski kemudian mampu kembali meraih popularitas, Frehley justru makin stres dengan musik KISS yang makin nge-pop. Hasilnya dia makin males latihan bersama. Puncaknya dia mundur pada Juni 1982.

Kehilangan dua anggota membuat KISS limbung. Hasilnya tahun 1983 menjadi saat ketika KISS tampil tanpa topeng. Meski berhasil meraih berbagai kesuksesan, sejatinya KISS tanpa topeng belum pernah lagi menyamai prestasi ketika mereka masih dengan dandanan dan make-up heboh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

November 2007
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
%d bloggers like this: