it’s about all word’s

Yeti: ‘show up’ again

Posted on: December 4, 2007

Baru-baru ini sekelompok penjelajah untuk program film dokumenter ‘Destination Truth’ mengklaim menemukan bukti baru mengenai keberadaan mahluk raksasa Yeti yang misterius di Himalaya, Nepal.

Menurut Josh Gates, pembawa acara serial tersebut seperti dikutip dari http://www.scifi.com bukti-bukti baru tersebut berupa tapak kaki utuh milik Yeti yang besarnya hampir dua kali ukuran tapak kaki manusia.

Tapak tersebut ditemukan di dekat bantaran sebuah sungai Manju yang tidak ditinggali manusia. Lokasi tempat itu tiga hari perjalanan kaki dari Lukla, daerah yang jauhnya sekitar 150 kilometer arah utara dari ibu kota Nepal, Kathmandu.

“Kami sedang melakukan penyelidikan pada suatu malam di dekat bantaran sungai sekitar tiga hari lalu, ketika itu yang terlebih dulu melihat tapak tersebut adalah salah satu pemandu kami, lalu dia memberitahu kami,” kata Josh.

Akhirnya cetakan tapak kaki tersebut mereka bawa meski semua anggota tim tak bisa menjelaskan apa sesungguhnya yang mereka lihat. Jika dilihat dari ukuran telapak kaki sepanjang 33 cm Yeti memiliki tinggi tak kurang dari 2,4 meter.

“Kami sedang bersiap membawa tapak-tapak kaki ini ke Amerika Serikat untuk dianalisa lebih lanjut,” kata Gates yang tetap berhati-hati mengenai penemuan tersebut tetapi dia bersikap terbuka terhadap keyakinan orang lain.

Banyak orang Nepal Himalaya dan Tibet yang percaya bahwa makhluk itu ada, meskipun bukti pastinya masih belum terungkap. Bukti-bukti yang pernah diajukan seperti tengkorak dan pecahan tulang sudah ditolak para ahli yang menganggapnya tulang hewan.

“Ada banyak orang yang Himalaya yang punya pengalaman sejati, dan saya tidak tahu bagaimana caranya agar kami bisa memasukkan semua saksi mata. Tentunya harus ada lebih banyak usaha untuk menjelaskan hal ini,” katanya.

Bagi Gates dan timnya, penemuan itu merupakan suatu yang tidak terduga, setelah mereka berkeliling ke puluhan negara demi mencari mahluk-mahluk sejenis Yeti.

“Berbicara dengan penduduk setempat tentang penampakan yang mereka lihat dan menemukan sepotong bukti, meskipun bukan bukti nyata yang menyakinkan, adalah hal yang menggairahkan,” kata Gates.

Tim itu akan kembali ke Nepal untuk melakukan lebih banyak penyelidikan jika hasil laboratorium membenarkan temuan tersebut.

Saat ini tim ‘Destination Truth’ bergerak menuju Afrika kemudian ke Brazil untuk menyelidiki legenda makhluk lainnya. Sayangnya, kisah tentang Yeti baru bisa dinikmati secara lengkap pada 2008.

Misteri evolusi

Namun temuan cetakan kaki tersebut dianggap sekadar sensasi oleh Presiden Asosiasi pendaki gunung Nepal, Ang Tshering Sherpa yang lebih percaya tapak temuan Gates sekadar tapak telapak kaki beruang gunung.

“Kalau melihat foto tersebut Sampai saat ini berdasarkan temuan-temuan terdahulu Yeti hanya memiliki empat jari kaki,” ujar Ang.

Salah satu pendaki legendaris yang memopulerkan Yeti adalah Reinhold Messner yang menyelidiki mahluk itu sejak 1986 hingga 1998 untuk buku ‘My Quest for the Yeti.’

Hal senada diungkapkan juru bicara Taman Nasional dan Konservasi Nepal Laxmi Manandhar yang melihat cetakan kaki aneh temuan tim Gates tetap belum mampu membuktikan adanya Yeti.

Bagi warga Himalaya, Yeti telah hidup berdampingan dengan damai bersama mereka selama ribuan tahun tanpa saling mengganggu. Namun bagi masyarakat Barat m mahluk raksasa Yeti menjadi misteri tak berkesudahan dan terus memancing keingintahuan.

Yeti menjadi menarik karena mahluk raksasa serupa kera namun berjalan tegak laiknya manusia ini tak hanya ada di Himalaya tapi juga menjadi mitos di beberapa tempat di dunia.

Jika Yeti menghuni wilayah Tibet, Himalaya maka di Amerika Serikat dikenal Bigfoot, Sasquatch, Skunk Ape dari Everglades, Momo Monster Missouri. Sementara Rusia menyebutnya dengan nama Kaptar.

Para peneliti yang tergabung dalam National Geographic Society lebih percaya dengan teori evolusi. Dari ciri-ciri bentuk tubuhnya, Yeti dan kerabat-kerabatnya di pegunungan dan kelebatan hutan di seluruh dunia adalah sisa-sisa spesies Meganthropus.

Meganthropus adalah spesies keturunan kera raksasa Gigantophitecus yang tersingkir ke wilayah-wilayah tak terjamah karena tak mampu bersaing dengan manusia saat ini atau homo erectus yang lebih cerdas sejak jaman Pleistosen sejuta tahun yang lalu.

7 Responses to "Yeti: ‘show up’ again"

ngeri banget,but i hope we will get a relation with a species like this….mumpung mirip ama yang baca,ya…itung-itung reuni keluarga lah…..

Wodouw syerem……….
Tinggi banget. Kira – kira saya setinggi apanya ya……….

Ikh … Katanya di sini bdnx gueeedddde …. bgt!!!Berarti dia …. Monster ajaib kyk di pelem2!!!!

yeti beneran ga ya?biarkan saja ia hidup bebas

Wahhh.. hrs diselidiki lebih jauh tuh, klo emg YETI itu bener2 ada, kan bs jd penemuan besar dlm sejarah dunia. Sm hal nya ky ORANG PENDEK di Kerinci, yg smpe skrg masih diusut kepastiannya!
(Klo semua itu BENAR adanya, mari lestarikan ALAM ini bwt kelangsungan hidup mereka)..

Ya tetap aja ada,mereka kan makhluk purba..
Tapi biarkan mereka hidup bebas

Yeti keren deh kaya’nya.. dan yeti yang ada di film The mummy seri The Tomb of Dragon Emperor tu hebat^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

December 2007
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
%d bloggers like this: