it’s about all word’s

Apa Kabarmu Akademika ?

Posted on: December 12, 2007

Saya tidak tau, lapar sembari nemenin boz ngedit tulisan itu bikin gila apa bikin iseng. Akhirnya semua folder artikel tulisan lama aku buka-buka.

Ah ada juga romantisme bego saya ketika gamang melepas status mahasiswa.

—-

Apa Kabarmu Akademika ?

Your secrets are safe with me
I will keep your secrets are safe with me
Just ain’t goin’ be as the pages in my diary
And only we know what talked about baby

“Diary” Alicia Keys

Saat air menderas di genting dan angin bertiup kencang. Di kamar ku bersama segelas kopi susu hangat, ku buka buku harianku. Tertulis di sana :

6 Des ’98 Museum Subak Bali-Tabanan

……jam 6.15 Wita pagi, setelah diprovokasi dengan “lemah lembut” semalaman-aku dilantik jadi anggota magang tercatat Akademika (sebut aja nyaris ga lulus)………. jam 10.17 Wita pulang ke Denpasar-semua anak Akademika salah masuk bis kampus warna merah yang ternyata disewa UKM Perisai Diri, tolol…..

Banyak. !, terlalu banyak kenangan yang tergores indah meski tidak semua indah dan menyenangkan saat itu, tapi saat ini aku merasa waktu terlalu cepat berlalu. Yup..! dan tak jarang kita semua sering lelah emosional dan timbul friksi diantara kami, baik berantem mulut sampai berantem asmara (buletin buntu saksi bisu dinamika Akademika). Keinginan balik kanan dari kegiatan ini sudah sering tercetus manakala himpitan deadline dan tuntutan rutinitas kuliah begitu menekan.

Seorang senior, guru, provokator sekaligus tempat bahan olok-olokanku-Ngurah Bebek pernah berucap

“………lalu jika kau memilih jadi mahasiswa “normal”, apa yang bakal kau perbuat, kau pertanggung jawabkan pada dirimu dan romatika apa yang akan kau dongengkan pada anak cucumu ?”

“Bek, cang capek nok, ci suruh-suruh terus!” tukasku sambil melirik Anton Kontet, sesama anak magang dengan kualifikasi terbaik sedang asyik mengetik.

“Tak bakar mulut mu..!” sergah Ngurah khas preman Ubung

“Trus ci mo onani aja di kos ?” tanya Isoul Cobain-saat itu menjabat Pemimpin Umum Akademika. Frase “onani” adalah frase favorit Isoul untuk menyindir prilaku mahasiswa Unud yang sadar untuk menjadi mahasiswa “manis” atau bisa jadi onani adalah aktivitas favorit Isoul tiap kali lama di kamar mandi, entahlah…

“Atau ci mo ada acara cinta-cintaan !” kejar Isoul

“Pacar cang di Jawa, emang kalian, aktivis STMJ (Semester Tua Masih Jomblo)…!” jawabku cepat membungkam mulut bocor mereka

“Dasar kleng..!” pikirku.

*********

“Eeeeh..” desahku sensual saat mengeluarkan jurus Monyet Ngulet. Kuhentikan sejenak mata minusku bekerja dan otakku berkhayal mengingat-ingat.

Titi…tit..breep, ah ada SMS masuk dari si Marmut Manis :
“Bonne nuit, Est-ce Que je vous deranger? N’oubliez pas-Il est a l’heure ! A demain” (Selamat malam, apa aku ngeganggu kamu?, jangan lupa besok tepat waktu!, Sampai jumpa!).
Kupaksa otak dan jempol tanganku bekerja sama :
“Ca va, merci. Avec plaisir. Bonne nuit, madamoiselle” (baik, makasih.
Dengan senang hati. Selamat malam non). Uh spesies betina ! di sisi satu diktator, di sisi lain inspirator !.

“Udah tidur, nang !”. suara bokap kencang menerobos pintu kamar dan kupingku.
Karena kaget, ku jawab spontan dan tak kalah lantang.
“Udaaahhhh !”
“Udah terlalu malam buat bo’ong, dasar kampiun !”

Malu sekaligus geli. Dasar bokap, ah. Selalu saja iseng mengganggu anak-anaknya. Pernah salah satu bunga cintaku di Bali, berkata sambil gregetan “Bapak-anak, sama aja nakalnya !” Kata gadis manis berjilbab itu.

“Dooonoooo, tu bokap lu, nelpon aja pake ngerjain orang dulu!” teriak Nyo atau Jay suatu waktu jadi korban iseng bokapku.

***********

Berdiri kutampar saklar lampu kamar, ku nyalakan lampu baca, dan kubuka lagi buku harianku

28 Juli ’02 10.30 Muresk Institute of Agriculture Library-Western Australia

……dik, pengalaman itu mahal! dan harus ada yang kita korbankan untuk itu.” Kata Max Kappa, seorang mahasiswa postdoctoral asal Kupang.

Iya pengalaman memang mahal. Saat kita memilih asyik di kegiatan extrakurikuler..eh kuliah berantakan, IP jeblok, pacar ngamuk karena nggak keurus.

Tragisnya pada suatu pagi yang damai, seorang guru besar berbadan cungkring datang dan bertanya padaku yang saat itu otak masih bodoh karena baru bangun tidur.

“Saya heran, kenapa adik-adik mahasiswa suka ikut kegiatan sampai malam-malam, pasti IP-nya jelek-jelek semua, mo jadi apa nantinya ?!” katanya garang

“Pak, mereka itu cerdas-cerdas, sedang bapak jenius tapi bloon! jadi ya ga nyambung” kataku cuek lalu ngeloyor ke kantin.

Enak aja, Palguna jadi Hakim Konstitusi Indonesia, Wirawan jadi PR IV Unud, Lilik jadi Ketua Pengadilan Bali-dulu mereka juga anak Akademika. Yang aku tahu dari mereka adalah, hidup itu pilihan dan setiap pilihan itu ada konsekwensi untuk dijalani.

17 Juli ’03 13.30 Wita Ruang Ujian Skripsi Ilmu Tanah

“…..tidak ada yang gampang untuk diraih dan tidak ada yang mudah untuk dipertahankan setelah kita mendapatkan hal itu !” Kata pembimbing skripsiku mewakili para penguji skripsi.

“Asu!” sahutku dalam hati sembari bibir tetap tersenyum

Ya mereka memang bijaksana, yang dengan sangat baik hati menganugerahkan nilai C untuk skripsiku. Syukur masih lulus kau Got!

(kalo Opix pernah nyletuk, “Ga papa Got, yang penting lulus !, sambil tersenyum memamerkan gigi depannya yang bolong)

“Bah, kalo zkripzi ku, zampai dapat nilai zhe, uh biza-biza makan obat nyamuk bakar !” kata kawanku yang biasa kupanggil Jan the Pooh yang asli BTL (Batak Tembak Langsung).

“Emang enak ?” tanyaku asal

“Apa ?”

“Obat nyamuk bakar !”

“Bah, mana aku tau ?”

“Kirain udah pernah nyobain !”

“Ih..amit-amit deh boo !”. tukas suara bassnya sambil mencubit genit pangkal pahaku.

“Sheeet, jijay lu..!”. kataku menghindar bergidik ngeri.

**********

24 Okt ’03 13.00 Wib Kantor PT Muhaga-Purwokerto
….anda kami terima sebagai Kepala Bagian di Semarang. Tugas anda adalah……….!

“lha kamu tu pengennya piye tho (apa sih) ?”. tanya kedua ortu ku

“Kerja yang bikin aku cerdas !”

“Opo (apa)…. ?” kejar pak’e

“Wartawan..!, ini racun dari Akademika ” kata simbok

“Udah siap ketemu orang-orang dari jaman Orba (Orde Badut) ?” cerca Pak’e yang Orba banget

“Salah sendiri ‘ga ngajarin anak jadi penjilat !”

“Udah siap diputusin pacarmu lagi, he..he..he ?” balas pak’e

“Basi….!” sahutku lalu mencaplok tempe bacem

*******

18 Jan ’04 10.00 Wib kotak no 24 Chamber Internet-Kampus Undip

…….kepada yth…..kami berniat memuat tulisan anda di…dapatkah anda memendekan tulisan anda menjadi…..?

Langsung ku pulang, kali ini ajakan bokap buat minum bir bersama para bapak se-RT kutolak mentah-mentah.

tak tik tuk jariku menari di keybord komputer butut. Grung…kutancap motor ke Chamber lagi. Slep masukan disket..klik..klik. Internet explore (klik), http://www.yahuiii.com (klik), sign in (klik), enter passwod (klik), cek mail (klik), reply (klik), attach doc (klik), browse (klik), attach (klik), done (klik), send (klik), sign out (klik)…..uh lega.

19.11 Wib, … brrp.. tit tit, SMS dari Nyoman :

“Bagler gue denger elu mo kawin?, ama apaan? Si…tuh yg nanya2x, gw bil aja iya, elo mo kawin sm janda ktm-nya wkt elu k jkt”

Dasar Nyo. Mentang-mentang baru gagal membina poligami yang romantis trus mengorbankan orang lain. Oh ya aku ingat Nyo suka sekali dengan lagu “Cucakrowo” yang syairnya :

Kucoba-coba melempar manggis
Manggis ku lempar, mangga kudapat
Kucoba-coba melamar gadis, Janda kudapat

Begitu kicaunya Nyo tiap pagi, sambil memandikan “bleki” pusaka kriput asli Tabanan kebanggaannya. Tak heran kata janda langsung muncul dari alam bawah pusarnya eh …alam bawah sadar-nya Nyo.

Tenang, tenang !, dalam menghadapi setiap kasus. Kita harus tetap tenang!. Bertindak secara terukur dan jangan melupakan doktrin Orde Badut : Melangkah dengan pura-pura, menyelesaikan dengan rekayasa, dan seolah-olah melakukan tindakan nyata”

Akhirnya kubalas SMS itu :

“heh..?!, gw jg ga tau tu info dr mn,…….lu karang2x crita yg seru skalian ya!, biar konyol skalian britanya ok !”

Dasar gila !, tapi jujur aku rindu canda ngawur mereka di Bali.

“Adakah dalam dirimu yang hilang, Got ?”

“Ya !”

“Kesenangan atau Kenyataan ?”

“Dua-duanya !”

“Apa itu ?”

“Kesenangan, aku pernah jadi bagian dari komunitas itu !”

“Kenyataan ?”

“Kalo aku udah lulus dan disini, sedang mereka ada disana !”

“Ah, sentimentil loe, Got !”

“Bodo !”

When I leave
I want you know mate !
When I’m finally gone, I’m gonna be gone without a trace
There’s a lot of good times ahead before
And top of this list of things before I leave that place
All of you are my number one !

Gumam ku pelan.

Adzan subuh terdengar lamat-lamat.

(Kamar Blakang-Semarang, 19 Jan ’04 3.00 WIB)

6 Responses to "Apa Kabarmu Akademika ?"

koen kenek opo, cuk? tiba2 ileng akademika terus. kangen kamar mandi kanggo coli kuwi? :))

hihihi…… algot lagi romantsime. perempuan berjilbab? seem like ur true lop, he? wakakakak….!!

bagaimana pun itu sejarah her

wadoh wadoh. bokap sama anak sama aja? ketauan dong jailnya emang turunan yak

ah aku kan ga jahil…pendiem malah

gue inget saat itu.., dan gue lebih inget lagi waktu elo gue telp gue untuk jadi ur best man!…WTF!
dan gilanya……………………………………………….gue mengikuti jejak elo! thanks bro, elo teman dan guru sejati gue.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

December 2007
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
%d bloggers like this: