it’s about all word’s

Buku, candu para eksekutif

Posted on: February 20, 2008

Bagi sebagian orang buku telah menjadi sarana untuk refleksi diri. Hal itu diungkapkan PCO & CT Space Manager PT Castrol Indonesia, Paul Robert A. Salapantan.

Menurut dia, hal itu didapatnya tiap kali menyimak tulisan penulis favoritnya, Jared Diamond dan Malcolm Gladwell.

Diamond dikenal sebagai sejarahwan yang menulis The Rise and Fall of the Third Chimpanze hingga Guns, Germs and Steel, sedangkan Gladwell penulis majalah New Yorker yang menulis buku The Tipping Point: How Little Things Can Make a Big Difference.

Menurut dia, keduanya mampu menjawab persoalan dan fenomena sosial yang rumit dengan cara sederhana. Hasilnya, pertanyaan tentang mengapa dan apa yang terjadi saat ini bisa terjawab dengan melihat kondisi masa lalu atau dari tips ringan yang diberikan.

Ada pula yang kecanduan buku karena fungsi relaksasi yang didapatkan. Sebut saja Joseph Georgino Godong, Direktur Information Technology, Electronic Banking and Strategic Initiaves PermataBank.

Menurut Georgi, sapaan akrabnya, cerita detektif biasanya mampu memaksa dia duduk berjam-jam membaca. Penulis kisah-kisah detektif yang mencuri perhatiannya adalah Agatha Christi, “Tak hanya itu…Harry Potter pun saya baca.”

Sementara Ilham Habibie, yang lahir dan besar di Jerman, menyukai beragam bacaan. “Selain buku teknik dan bisnis, saya juga suka fiksi dan filsafat. Fiksi ilmiah yang saya suka adalah karya Dan Brown yang menulis Da Vinci Code.”

Lulusan Technical University of Munich, Jerman, itu mengakui Dan Brown mampu membuat novel yang menghibur.

Dalam setiap karya Brown, Ilham mendapatkan sesuatu yang tidak diketahui sebelumnya. “Ini mendukung kesukaan saya untuk selalu meningkatkan pengetahuan,” ujarnya.

Karena kesibukannya dia tak dapat membaca setiap hari. “Tetapi bisa saya pastikan sekurang-kurangnya dua hingga tiga buku yang tebal pasti saya selesaikan dalam sebulan.”

Selain karya Brown , buku-buku Pramudya Ananta Toer juga memukaunya. Menurut dia, buku-buku Pram menarik a.l. karena dia memiliki pengetahuan yang luas terhadap hal-hal yang ditulisnya.

Ilham juga penggemar cerita-cerita kriminal yang memaksa orang berpikir. Salah satunya karya Jan Willem van Witering asal Belanda.

Menurut Ilham, penulis itu tak hanya mahir menulis cerita detektif yang rumit, tetapi berusaha memandang persoalan dengan falsafah Budha yang harmonis dan humanis. Di matanya, karya Van Witering unik sebab setiap kasus tidak dilihat siapa pelakunya tetapi alasan pelaku melakukan tindakan tersebut.

Novel setebal bantal pun dia lahap. Sebut saja karya Humberto Echo yang spesialis novel sejarah seperti Enemy of the Rose mengenai betapa sulitnya menda-patkan pendidikan di Eropa pada abad pertengahan saat hirarki otoriter gereja berkuasa.

Bos PT Pharos Indonesia Eddie Lembong juga termasuk penyandu buku. Setiap pagi dari jam empat sampai tujuh, dia membaca buku dulu sebelum pergi ke kantor.

“Saya tidak ada hobi lain kecuali beli buku. Jadi sepanjang ada duit, saya beli buku,” ujarnya sambil menepuk-nepuk tas mungilnya yang disesaki buku-buku baru.

Pria dengan nama asli Eddie Ong Joe San ini sejak awal karirnya terkenal sebagai kutu buku sejati. Dia bahkan mendirikan perpustakaan farmasi dan kedokteran yang tergolong lengkap.

Tak tangung-tanggung, dalam lima tahun terakhir, koleksi buku sosial politik Eddie sudah bertambah 500 judul, baik yang dibeli sendiri atau hadiah dari teman. Jika dihitung-hitung, koleksi buku sosial politiknya sudah mencapai 1.000 judul!

Berburu buku

Buku di Indonesia terkenal mahal. Tapi bagi para eksekutif hal itu bukan soal. Eksekutif yang saya temui rata-rata sebulannya menyisihkan dana buku yang cukup lumayan, bisa Rp1 juta-Rp2 juta. Bahkan Eddi Lembong mengaku sampai lupa berapa uang yang dia kucurkan untuk buku di perpustakaan pribadinya.

Sebut saja Direktur Bank Muamalat Indonesia Andi Buchari Fathoeddin yang setiap akhir pekan atau hari libur untuk berburu buku-buku perbankan, manajemen kontemporer, motivasi, sumber daya manusia hingga buku agama.

Lain lagi cerita Deputy Director of Marketing Planning and Communication PT Daimler Crysler Indonesia (DCIna) Yuniadi Haksono Hartono. Dia masih penasaran dengan buku memoar Jenderal M. Yusuf tentang Supersemar yang tak kunjung terbit, dan memoar A. M. Hanafi, anak kesayangan Presiden Sukarno.

Yunadi mengaku kebiasaan baca bukunya bukan sekadar hobi tetapi sudah menjadi kebutuhan. Kalau belum baca buku atau majalah, belum bisa tidur.

Sedangkan Wenda Wonoseputro, Presdir PT Car and Cars Indonesia, mengaku jika buku yang dibacanya belum selesai pasti dia belum bisa tidur. Hobi itu berkembang jadi hobi berburu buku.”Pokoknya kalau ada buku baru karya penulis favorit. Buku itu harus bisa saya dapatkan dan harus selesai dibaca hari itu juga.”

Berburu buku juga dilakoni Kenji Otaka, Presdir PT Honda Prospect Motor, yang suka mengumpulkan buku-buku sejarah termasuk buku sejarah Indonesia.

“Dalam buku sejarah, karakter pahlawan beserta pandangan hidup mereka merupakan salah satu pedoman arah hidup saya. Misalnya samurai bernama Nobonaga Oda yang menginspirasi banyak novelis,” papar pria yang juga menguasai Bahasa Tagalog, Indonesia dan Inggris.

Dari buku sejarah, bisa diketahui apa yang terjadi di sebuah negara pada masa lampau. Dengan mengerti sejarah, maka keputusan yang diambil juga akan memuaskan mitra lokalnya.

Kenji sendiri dalam seminggu secara teratur menghabiskan menu bacanya, yaitu tiga majalah dan tiga buku. “Jadi hampir setiap hari saya membaca buku. Saya bisa baca buku dengan sangat cepat,” lanjutnya

Bagaimana? Sudah siap untuk menjadi pecandu buku sejati?

*Bisnis Indonesia Edisi: 20/11/2005

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: