it’s about all word’s

Setio Rahardjo: Proud as a Navy

Posted on: February 20, 2008

Pada 5 September lalu, sesaat setelah jatuhnya pesawat Mandala Airlines di Medan, Setio Rahardjo langsung memimpin breefing di salah satu ruang rapat yang sempit di Lantai tujuh Gedung Cipta Departemen Perhubungan (Dephub).

Di kantor yang terletak di Jalan Merdeka Barat Jakarta, ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memutuskan mengirim tim investigator kecelakaan Mandala secara kilat.

Bagi ketua KNKT, setiap detik usai terjadinya kecelakaan adalah waktu yang amat berharga. Kekhawatiran hilangnya barang berharga bagi penyelidikan kecelakaan jadi dasar patokannya. Maka dia menunda kepergian ke Surabaya untuk urusan keluarga.

Setio dibesarkan dalam lingkungan kemiliteran. Masuk Akademi TNI Angkatan Laut dan Navigator Udara pada masa Presiden Soekarno, 1964. Selang enam bulan setelah masuk dinas militer yang membawanya satu angkatan dengan Jenderal (Purn) Widodo AS, dia dikirim ke Rusia untuk mendalami ilmu navigasi.

“Saya bangga jadi tentara walaupun gajinya kecil, ha..ha…ha…”

Dengan kemampuan navigasinya, dia lantas ditempatkan di Bandara Juanda Surabaya sampai memperoleh jabatan tertinggi sebagai Kepala Dinas Penerbangan Angkatan Laut dengan pangkat tertinggi Laksda TNI AL.

Dalam karier kemiliterannya, Setio yang beristrikan Amaria ini pernah masuk tim Operasi Seroja di Timtim dengan tugas utama menerjunkan pasukan di garis depan.

“Pengalaman yang paling berkesan di Timtim [Timor Timur]. Saya menerjunkan pasukan di Timtim. Saya sangat menyesal Timtim bisa lepas dari Indonesia, karena banyak korban.”

Transisi

Setio adalah potret anggota militer yang lancar melalui masa transisi menjadi seorang sipil. Pada 2003, setelah selesai menjabat Kepala Badan SAR Nasional, dia pun lantas dipercaya menjadi ketua KNKT sampai sekarang.

Dia amat percaya dengan kemampuannya membawa KNKT sebagai lembaga yang bisa disegani macam National Transportation Safety Board (NTSB) Amerika Serikat. Untuk mengawalinya, mantan penerbang pesawat tempur di skuadron udara Bandara Juanda ini telah menyiapkan blue print KNKT di masa mendatang.

Dia mengakui tingginya jumlah kecelakaan yang terjadi di Indonesia ternyata melebihi jumlah investigasi yang belum terselesaikan. Apalagi untuk melakukan investigasi semua kecelakaan di Indonesia dibutuhkan dukungan dana yang cukup besar. Setio harus memutar otak untuk itu.

Beruntunglah, Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui kenaikan anggaran bagi lembaga yang secara khusus menyelidiki kecelakaan di semua sektor transportasi itu.

Kecintaannya pada tugas tak diragukan lagi. Sejak dipercaya memimpin KNKT oleh Menhub Agum Gumelar sampai Menhub dijabat M. Hatta Rajasa, hanya satu impiannya yang tidak pernah dilupakannya, melaksanakan tugas dengan baik. “Kalau saya tidak bisa melaksanakan tugas, malu rasanya.”

Namun bukan berarti dia harus melupakan hobinya berolah raga demi melaksanakan tugasnya. Dia terhitung rutin melakukan jogging atau menekuni dunia pelayaran. “Saya hobi olah raga tapi kebetulan tidak suka bermain golf.”

*Bisnis Indonesia Edisi: 25/09/2005

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: