it’s about all word’s

Agar wartawan tak masuk bui karena berita

Posted on: February 21, 2008

Judul: Panduan Hukum Untuk Jurnalis
Penulis : Jajang Jamaludin dkk
Penerbit: AJI JAkarta, Desember 2005
Tebal : 214 halaman

Salah satu profesi yang rentan dari jerat bui adalah wartawan. Satu sosok yang lekat dengan upaya mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Sejatinya peran wartawan adalah turut menyampaikan kebenaran dan memberikan pendidikan bagi masyarakat melalui tulisan yang mereka buat. Untuk itu substansi tulisan wartawan harus bersifat membuka wawasan dan mencerahkan

Sehingga keliru atau salah dalam menyebarluaskan berita bisa berakibat gawat Tidak saja berpotensi menyesatkan (misleading) namun bisa membuat pencemaran nama baik seseorang atau kelompok tertentu. Alias bisa-bisa dituntut di muka hukum dan bui.

Meski saat ini sudah lahir Undang-Undang (UU) No 40/1999 namun selama ini penyelesaian sengketa pers di pengadilan lebih dikenal pertanggungjawaban dalam bentuk pidana dan perdata.

Untuk pertanggungjawaban pidana, dunia pers dihadapkan pada ketentuan-ketentuan delik pers dalam KUHP, terutama delik penghinaan atau penyerangan terhadap kehormatan atau nama baik seseorang.

Delik penghinaan ini kemudian dirumuskan secara khusus berupa pencemaran (pasal 310 ayat (1) ; pencemaran tertulis (pasal 310 ayat (2), fitnah (pasal 311), penghinaan ringan (pasal 315), pengaduan fitnah (pasal 317), persangkaan palsu (pasal 318) dan penghinaan terhadap orang mati (pasal 320-321).

Sementara untuk pertanggungjawaban perdata maka pasal 1365 jo pasal 1372 tentang perbuatan melawan hukum dengan penghinaan yang menyebabkan kerugian pada orang lain.

Sebab masyarakat yang dirugikan memiliki hak untuk melakukan protes, klarifikasi maupun koreksi terhadap penerbitan pers hingga menggugat ke pengadilan.

Ancaman hukum terhadap pers sendiri seharusnya bukan sesuatu yang ditabukan, tetapi merupakan satu sarana kontrol terhadap bekerjanya pers. Sebab pemberitaan yang tidak benar akan membuat hak-hak sipil warga negara sangat dirugikan.

Untuk itu adalah sangat baik jika wartawan selain menghindari pemberitaan retorik dan pemberitaan tanpa klarifikasi juga meluangkan waktu untuk mempelajari delik-delik hukum yang bisa menjeratnya.

Beruntung, Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Jakarta bersama Kedutaan Amerika Serikat kemudian menerbitkan buku yang diharapkan dapat menjadi semacam buku petunjuk pegangan bagi junalis terhadap sengketa hukum yang sering dihadapi.

Dalam buku setebal 214 halaman ini, keempat penulis a.l Jajang Jamaludin, Hadi Rahman, Margiyono dan M. Zainuri membeberkan secara gamblang tentang kasus-kasus pemberitaan saja namun termasuk tentang sengketa internal di dalam institusi pers.

Buku ini disusun secara sistematis sehingga mudah dibaca. Terbagi dalam lima bab a.l Metamorfosa sengketa media, Jerat-jerat pidana, Jerat-jerat perdata, Jurnalis juga buruh, dan Bagaimana mengusir prahara.

Sebab sudah menjadi rahasia umum bahwa institusi pers yang seharusnya mejadi pengawal demokrasi dan hak asasi manusia (HAM) justru sering memperlakukan wartawan dengan tidak manusiawi.

Siapapun tahu seringkali wartawan digaji rendah sementara tanggung jawab profesi dan sosial yang diletakkan di pundak mereka begitu besar. Pada beberapa kasus, idealisme wartawan sering dikalahkan demi kepentingan bisnis media.

Tim penulis AJI juga cukup baik dengan memberikan banyak contoh kasus senketa yang terjadi berikut tips-tips praktis seperti siasat berkelit yang salah kaprah, menyusun gugatan hingga memilih pengacara.

Tentu saja buku ini akan sangat berguna jika tidak saja wartawan yang membacanya. Pemilik media, masyarakat, aparat penegak hukum dan aparat pemerintah pun wajib mengerti isi buku ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: