it’s about all word’s

Antologi Kelirumologi

Posted on: February 21, 2008

Judul : Antologi Kelirumologi
Penulis : Jaya Suprana
Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2005
Tebal : 186 halaman

Sejatinya, kata keliru terletak pada posisi ditengah-tengah salah dan benar, hanya dipisahkan oleh segaris tipis kenyataan. Jika salah dan benar diwakili warna hitam dan putih maka keliru berwarna abu-abu.

Butuh sebuah keberanian untuk melakukan pembuktian hingga kerja keras untuk mendapatkan makna hakiki dari sebuah makna ambigu dari sesuatu yang disebut keliru.

Jaya Suprana mungkin sampai saat ini adalah satu sosok manusia langka yang rajin untuk menyisihkan tenaga, pikiran dan dana untuk menelaah kekeliruan yang terjadi di sekelilingnya.

Artikelnya yang mengupas tentang sesuatu yang keliru tersebar di berbagai media massa. Dengan penguasaan bahasa dan logika yang sangat baik, penulis mampu menjadikan tulisannya sangat bernas dan renyah.

Selain puluhan artikel seputar kelirumolog tercatat enam jilid Kaleidoskopi Kelirumologi sudah dia luncurkan hingga mendirikan Pusat Studi Kelirumolog lengkap dengan Dewan Pertimbangan Kelirumologi yang secara total menelaah kekeliruan.

Puncaknya tentu adalah pemberian Anugerah Kelirumologi kepada tokoh-tokoh yang secara konsisten melakukan pencarian kebenaran terhadap berbagai kekeliruan yang terjadi dibidang mereka.

Pemberian gelar terhadap sepuluh tokoh yang sebetulnya adalah cahaya bagi gelapnya kekeliruan pun bagi beberapa pihak dilihat sebagai makna paradoks tentang esensi keliru.

“Mengapa justru orang-orang yang tidak keliru yang mendapat anugerah penghargaan keliru tersebut?”

Tentu saja penulis tidak akan dapat menjawab secara langsung pertanyaan tersebut. Justru dari membaca buku ini maka jawaban tersebut akan didapatkan. Tidak bisa dipungkiri, dengan berbagai perspektif yang bisa saja keliru.

Lihat saja pada halaman yang mengupas tentang satu contoh kejujuran sejarah bangsa Indonesia yang tetap percaya diri untuk memajang naskah otentik proklamasi kemerdekaan, tentu saja lengkap dengan coretan disana-sini.

Atau penyesatan logika yang kebetulan sangat relevan untuk dijadikan cerminan kondisi aktual hidup di Indonesia yang serba keliru.

Yaitu lelucon tentang seorang yang mengaku dirinya sering berdialog langsung dengan Tuhan. Ketika semua orang tidak percaya, bahkan menuduh dia sebagai penipu.

Maka insan yang mengaku dirinya sering berdialog dengan Tuhan itu membela diri dengan logika : “Tidak mungkin saya penipu! Karena tidak mungkin Tuhan sudi berdialog dengan penipu,”

Atau kisah konyol kampanye Pemilu 1999, saat itu Ketua Umum PPP Hamzah Haz lantang menentang pencalonan Megawati menjadi Presiden RI dengan dasar fatwa ulama PPP, Islam melarang perempuan menjadi presiden.

Kenyataannya tiga tahun kemudian, usia Gus Dur dilengserkan MPR, mendadak sontak Hamzah Haz sama sekali tidak keberatan seorang perempuan dilantik menjadi Presiden.

Terbukti dia malah bersemangat—atau sudah tak kenal rasa malu–mencalonkan diri dan berhasil mendampingi Megawati sebagai Wakil Presiden.

Sayang, pada buku ini Jaya Suprana lupa atau tidak sempat memasukan kekeliruan fatwa MUI yang memandang haram pluralisme yang membuat Presiden yang hobi melontarkan lelucon keliru, Gus Dur marah-marah.

Atau pengampunan bagi koruptor kelas kakap yang mau membocorkan rahasia kawan-kawan sesama koruptor mereka. Tetapi justru memberi penghargaan pada Ali Sadikin yang dituding keliru karena melokalisasi judi.

Pendek kata tanpa melupakan pentingnya sebuah kecerdasan membaca buku ini bisa menyebabkan selera keliru Anda akan tererosi dan terdilusi. Wah bisa benar-benar keliru nantinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: