it’s about all word’s

Buku Pelangi Indonesia

Posted on: February 21, 2008

Judul : Perspektif Baru; Melebarkan Sayap
Kumpulan Wawancara Perspektif Baru 2003-2005
Editor : Wimar Witoelar dkk
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2005
Tebal : 348 halaman

Bangsa Indonesia dalam sejarahnya lebih akrab dengan budaya tutur daripada budaya tulis. Meskipun pendapat itu sudah terbantahkan oleh La Galigo, karya sastra terpanjang di dunia.

Sayang, meski mulia, budaya tulis pun kerap disunat rezim Sukarno dan Suharto dengan berbagai alasan yang dibuat-buat. Ironisnya budaya ngomong, ngobrol, atau ngrumpi pun diberangus demi alasan yang lebih dibuat-buat yaitu ketertiban sosial.

Nah bukti salah satu contoh ngobrol di TV yang diberangus demi alasan di atas adalah Perspektif. Bukan karena pembawa acaranya–yang menurut almarhum Harry Roesli–terlalu kribo dan boros berat badan itu.

Bukan pula karena narasumbernya yang selain cerdas juga kritis. Bukan pula seperti tokoh Den Baguse Ngarso dalam acara ngobrol-ngobrol Mbangun Deso di TVRI Yogyakarta yang mengatakan gambar dalam duit Rp50.000 sebagai mbah nya monyet!

Tetapi karena acara ngobrol-ngobrol di stasiun SCTV yang paling populer itu menurut petunjuk dari pemerintah bisa mengganggu ketertiban sosial dan meresahkan masyarakat selama kurun 18 bulan! Meresahkan? Bagi pemerintah tentunya!

Alhasil dewan pemilik stasiun itu pun kecut dan mengambil langkah pengecut di bulan September 1994 untuk menghentikan acara ngobrol-ngobrol yang dipandu Wimar Witoelar tersebut.

Beruntung publik terlanjur jatuh cinta dengan acara ini. Hasilnya Perspektif yang on air di layar kaca bermetamorfosis di panggung live bernama Perspektif Live yang diadakan di beberapa kota.

Seiring tumbangnya Suharto. Perspektif yang makin necis itu kembali bermetamorfosis lagi menjadi Perspektif Baru yang muncul di sindikasi koran dan radio nasional maupun daerah.

Penuh warna

Beruntung Wimar, termasuk orang yang sadar bahwa bangsa yang dicintainya juga terkenal sebagai bangsa pelupa. Untuk melawan proses mudah lupa itu, dia pun membukukan acara ngobrol-ngobrolnya itu.

Sebelumnya ada kompilasi wawancara yang berjudul Mencuri Kejernihan dan Kerancuan di tahun 1998. Kali ini dalam Melebarkan Sayap dikoleksinya bahan obrolannya selama kurun 2003-2005.

Sebagai sebuah kompilasi obrolan tentu saja buku ini dari segi isi sangatlah berwarna. Meski begitu, satu sama lain memberikan komposisi yang serupa yaitu pembentukan civil society dan penguatan demokrasi.

Agar nyaman dan tidak sekadar menjadikan buku ini sebagai penghias rak buku. Akan lebih baik jika pembaca buku ini terlebih dahulu membiasakan diri untuk menggauli beragam buku bacaan.

Sebab suka atau tidak suka, para narasumber dalam buku ini bukanlah orang-orang sembarangan. Mereka adalah manusia yang terbaik di setiap bidang yang mereka tekuni.

Sebut saja pemikir Islam terkemuka macam M. Syafi’i Anwar yang aktivis International Centre for Islam and Pluralism, Rektor Universitas Islam Negeri Jakarta, Azyumardi Azra hingga gembong Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla.

Ada pula tokoh Katolik, Romo Sandyawan yang nekad menyembunyikan pentolan organisasi komunis PRD atau direktur gerombolan pengacara idealis, YLBHI, Munarman.

Bahkan jika tak cukup gila, Perspektif Baru pun sampai harus mewawancarai ayah dari Pailul dan Panji Koming, Dwi Koendoro atau penulis muda bertopik sakit jiwa, Nova Rianty Yusuf.

Namun pembaca pun—diharapkan–bisa tergedor hatinya jika membaca perbincangan dengan sosok Juaryanti, seorang ibu yang menderita HIV/AIDS. Singkatnya, jika Anda pelupa maka Anda sudah masuk golongan orang yang wajib membaca buku ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: