it’s about all word’s

Melli Darsa si perempuan baja

Posted on: February 21, 2008

Nekad dan tekad Melli

Dunia corporate lawyer Indonesia harus diakui satu dunia yang misterius, gemerlap dan penuh gemerincing kasus besar perusahaan raksasa pemerintah atau swasta yang menarik perhatian masyarakat.

Tentu kita ingat hebohnya republik ini saat Sampoerna diakuisisi Phillip Morris, juga masuknya Temasek ke BII atau Khazanah di Lippo sampai obligasi valas yang diterbitkan oleh Negara RI dalam dua tahun terakhir ini.

Di balik transaksi-transaksi besar itu tak ada yang akan menyangka terselip peran besar seorang perempuan bernama Melli Darsa, dengan kantor hukumnya, Melli Darsa & Co (MDC).

MDC yang didirikan hampir empat tahun silam itu menurut International Financial Law Review edisi 2006 adalah kantor hukum Indonesia terbaik dalam generasinya.

Dan berdasarkan ‘Chambers Global: The World’s Leading Lawyers for Business 2006: The Client’s Guide’, Melli secara individu menduduki peringkat pertama sebagai Leading Individual Lawyer dari Indonesia.

Padahal MDC didirikan Melli tanpa dukungan finansial dan tenaga dari kantor hukum internasional atau institusi apapun, namun dalam tempo singkat telah dipercaya menangani transaksi penting.

“Tentu bukan hal mudah, bahkan ada perasaan luar biasa lonely pada awalnya.
Bayangkan dari salah satu kantor terbesar dengan lebih dari 10 partner tiba-tiba punya kantor sendirian tanpa partner,” kenang pemilik nama lengkap Melli Nuraini Darsa.

Karir Melli dimulai di kantor-kantor hukum mapan a.l Makarim & Taira S, Wilmer, Cutler & Pickering, Washington DC, dan terakhir HHP dimana dia sempat menjadi international partner Baker & McKenzie.

“Selain agar bisa lebih independen dan menikmati hidup, tujuan mendirikan kantor sendiri adalah untuk memberi kontribusi ke masyarakat dalam mengembangkan pengacara muda dan berbakat di negeri ini,” tutur jebolan Harvard Law School itu.

Kantor hukum itu dirintis dari satu ruangan kecil di gedung Bapindo. Saat itu Melli, bahkan tak punya sekretaris dan hanya memiliki dua pengacara laki-laki sebagai associatenya.

Beruntung relasi Melli di Merrill Lynch teringat pada kinerja apiknya semasa di HHP dan menyarankan salah satu short listed investor Indosat, Gilbert Global agar menggunakan jasa Melli.

Alhasil, tiba-tiba kantor yang baru berumur sebulan itu harus mengaudit perusahaan sebesar Indosat. Untuk itu dia harus mempekerjakan lima pengacara paruh waktu tambahan. Semuanya laki-laki dan baru pertama kali dikenalnya.

“Dipikir-pikir saat itu lucu sekali, dan saya agak nekad juga. Gilbert Global akhirnya tidak jadi memasukan penawaran, tapi kerja pertama kita dianggap baik,” tutur ibu dari Pradhana Abhimantra dan Andhika Abhiyantara itu.

Kesulitan belum menjauh, sembari menunggu renovasi kantor baru di Menara Danamon. Kantor baru itu sulit menarik minat tenaga pengacara atau staf yang diinginkan. Maklum, adalah risiko besar pindah kerja ke tempat baru yang masa depannya belum pasti.

Meski serba sulit, menurut penggemar sastra klasik karya Ernest Hemingway, F Scott, Edith Warton, dan Gustave Flaubert itu, MDC akhirnya berhasil mendapatkan empat pengacara bagus.

Bisnis kepercayaan

Tetapi, bisnis corporate lawyer butuh kepercayaan, dan umumnya tak ada perusahaan yang mau jadi kelinci percobaan sebuah kantor yang baru saja berdiri.

Untung, meski MDC belum dikenal, Melli sendiri sudah punya track record bagus. Karena itu, pada April 2003, Bank Mandiri–yang mega mergernya ditangani Melli– mempercayai MDC untuk Note Issuance Program sebesar US$1 miliar yang melibatkan UBS dan CSFB itu dilaksanakan dengan baik.

Sekali hal besar dilakukan dengan baik, maka kepercayaan dan tawaran kerja terbaik tingal menunggu waktu. MDC makin dipercaya perusahaan-perusahaan besar untuk menangani transaksi penting di bidang financing maupun akusisi.

“Dari mulut ke mulut, kami mulai dikenal sebagai boutique firm bagus yang ahli di bidang capital market, merger dan akusisi dan makin banyak yang ingin menggunakan jasa kami,” tutur dia.

Klien-klien MDC kini umumnya adalah bank dan perusahaan sekuritas kelas dunia, selain investor internasional dan perusahaan publik Indonesia terkemuka.

Nama MDC yang makin berkibar tak pelak membuat banyak pengacara terbaik dari kantor lain tertarik untuk bergabung ke kantor yang didirikan penggemar puisi WH Auden, EE Cummings dan Elizabeth Barret Browning itu.

Dalam waktu singkat, reputasi baik di bidang hukum itu kini dalam genggaman dan harus terus dipertahankan Melli bersama 18 pengacaranya.

5/5/2006

11 Responses to "Melli Darsa si perempuan baja"

nice artikel…
thanks ya atas infonya…
sangat bermanfaat…

Luar biasa. Aku membaca kompas minggu, 9 Mei 2010, di situ ditulis tentng mba Melli dengan sedikit kisah lalunya yang kemudian menghantarnya menjadi seorang perempuan sukses seperti sekarang ini. Aku cuma bisa bilang luar biasa. Pengalaman hidup seperti ini menjadi inspirasi bagi orang lain yang coba berusaha untuk berbuat sesuatu tidak saja untuk diri sendiri, tetapi juga untuk sesama. Sukses selalu untuk mba Melli. Kalau tidak berkeberatan, boleh aku minta alamat e-mail mba Melli? Salam hormat saya

sepp asebenarnya aku ingin mengenal lebih dekat dgn Mbak Melli Darsa lewat alamat Facebook apa ada kah..ini artikel yg menarik dan bagus…Aku asih berstatus PElajar SMK..pengen belajar kpd mbak Melli Darsa

Aku Bakal Membuat group di FB tentang Dukungan kepada Mbak Melli Darsa tuk Menjadi Ketua KPK…kami Sangat percaya kepada Mbak Melli..salam damai satu hati…salam hormat kuu mbak Melli

Terima kasih Dhanie, juga yang lain yang menyampaikan pesan dukungan bagi saya. Note, saya memang tidak buka FB untuk ini dan hanya lewat blog saja yang mana itupun lebih agar khalayak ramai lebih mengenal saya karena mungkin sebelumnya tidak banyak yang mengetahui sepak terjang saya. Menghadapi hari-hari kedepan, mohon doanya saja agar semua yang terbaik bagi Republik ini dan KPK serta masa depan negara hukum yang semakin bebas dari korupsi. Dengan balasan salam hormat dari saya, saya doakan kalian semua selalu sukses dalam segala kegiatan kalian masing-masing dan senantiasa dalam perlindungan Tuhan YME. Melli Darsa (10 Agustus 2010)

mbak melli lama tak sua kita…

Ini sebabnya kenapa saya senang sekali namanya ada di daftar calon pimpinan KPK🙂

Ya Algooth — kapan2 ketemu ya. Masih di Bisnis Indonesia kah? All the best.

tentu bu…

Saya termasuk yg mengharap-harapkan Ibu menjadi salah satu Pimpinan KPK. Sukses ya Bu Melli. Salam hangat dari Padang, Sumatera Barat.. Wass

Salam ..Bu Melli, pantaslah klu putri saya begitu mengidolakan Bu Melli. Semoga ia bisa mengikuti idolanya menjadi seorang lawyer yg selalu konsisten pada jalurnya, jujur dan amanah dalam pekerjaannya.. Sukses selalu untuk Bu Melli..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: