it’s about all word’s

Panduan praktis menjadi pemenang bisnis

Posted on: February 21, 2008

Judul : 27 Siasat Jitu Menembus Pasar
Sekaligus Meraih Posisi Pemimpin Pasar
Penulis : Ari Satriyo Wibowo
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Tebal : 213 halaman

Buku yang ditulis oleh penulis buku laris Bermain dengan Persepsi: 36 Kasus Pemasaran Asli Indonesia dan 46 Kisah Bisnis Top Pilihan ini membawa kesegaran yang diperlukan oleh pemain di dunia usaha.

Pasalnya buku ini mengajak pembacanya untuk menjadi pemain bisnis yang cerdas, tangguh sekaligus teliti. Hal itu dilakukan Ari dengan pendekatan strategi perang Sun Tzu yang terbukti, dianut dan diterapkan di berbagai medan tempur.

Tentu saja tidak hanya sukses di medan laga yang bersimbah darah, namun juga sukses diterapkan di medan laga bisnis. Pendek kata Seni Strategi Perang Sun Tsu sangatlah sudah teruji kehandalannya.

Untuk itu, Penulis berpijak pada strategi yang berbunyi “Bila kita mengenal dan mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri sekaligus mengetahui kelemahan diri sendiri sekaligus mengetahui kelemahan dan kekuatan lawan maka dalam 100 kali peperangan kita akan memenangkan 100 kali peperangan pula.”

Untuk itu diperlukan kemampuan analisa ke dalam dan keluar termasuk mengumpulkan berbagai informasi dari pihak dalam maupun pihak luar secara konsisten dan berkesinambungan.

Dalam medan tempur bisnis di era globalisasi yang serba cepat ditingkahi persaingan yang amat ketat. Bisa digambarkan hampir tidak ada satu pun produk, jasa maupun usaha yang berjalan tanpa pesaing. Baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Begitu sebuah usaha maju atau terkenal maka sang di pasar yang sama bertebaran pesaing-pesaing membayangi sambil terus mencari celah dan cara untuk mengungguli produk atau usaha kampiun itu.

Dari segi marketing, penulis memberikan contoh kesuksesan “Toko 100 Yen” di Jepang yang memiliki slogan menghancurkan harga yang berlaku secara umum. Tak beberapa lama langsung menjamur “Toko 85 Yen” sebagai saingan dimana-mana.

Penulis juga memberikan contoh yang langsung menohok pemain bisnis jasa wisata. Dia mengambil kasus gagalnya industri pariwisata Indonesia yang kaya alternatif keindahan alam maupun budaya dengan industri wisatawan Thailand yang sukses.

Padahal dari segi luas wilayah hingga keragaman budaya jelas Thailand kalah. Namun negeri Gajah Putih ini mampu menawarkan paket wisata yang membumi sekaligus memberikan kesan yang lebih. Lebih seksi, eksotis sekaligus menantang.

Tidak sekedar menawarkan segala kemungkinan hal yang tak terpikirkan oleh pemain jasa pariwisata atau pemerintah Indonesia. Tengok saja kabaret waria, kereta romantis hingga memperbaiki sarana dan prasarana umum.

Langkah terakhir memang secara populer ditempuh demi kenyamanan wisatawan, tetapi disisi lain merupakan pelayanan pemerintah Thailand bagi rakyatnya. Pendek kata sembari meningkatkan pelayanan kepada tamu negara, rakyat Thailand juga ditingkatkan harkat hidupnya.

27 Jurus ampuh

Entah karena alasan hoki atau bagaimana. Jika Anda jeli angka yang menjadi judul ketiga buku sang penulis jika dijumlahkan selalu berjumlah angka sembilan. Kita tahu angka sembilan bagi budaya saudara kita Tionghoa merupakan angka keberuntungan.

Maka tak mengherankan jika buku ini menjadi sebuah kitab sakti bagi Anda yang ingin menjadi pendekar jagoan di dunia persilatan bisnis. Ilmu yang ditawarkan merupakan inti sari dari kesuksesan berbagai pemimpin pasar saat ini.

Dimulai dari produk minuman Green Sands buatan PT Multi Bintang Indonesia yang pada awalnya dicap haram oleh umat muslim hingga sukses memimpin segmen sempit pasar minuman malt non alkohol. yang kini juga digarap Bintang Zero.

Berlanjut pada Kuku Bima Ener-G, produk jamu modern karya PT Jamu Sido Muncul yang bikin pria dan wanita lebih sehat. Ternyata laris manis disambar pasar. Tercatat hanya dalam tempo tiga bulan sekitar 16 juta bungkus langsung di serap pasar.

Ilmu alih rupa pun diberikan sang Penulis mengaca pada kesuksesan produk obat perangsang seksual IRMA (Irex Max) yang merupakan metamorfosis dari IREX racikan PT Bintang Toedjoe.

Di pasar industri teknologi informasi ada Mobile 8 nama generik dari PT Mobile-8 Telecom yang mengunakan nama Fren dijadikan Ari sebagai salah satu contoh kesuksesan menggebrak pasar yang telah dikuasai pemain lama macam Telkom Flexi

Enggan bertempur di jalur konvensional atau sekedar menjadi alat pengirim suara, Fren diposisikan Mobile 8 menjadi alat pengirim data yang sederhana, murah sekaligus handal.

Tidak hanya menyodorkan langkah-langkah sukses pebisnis dalam negeri, Ari juga memberikan analisis kesuksesan pemain di luar negeri macam Harley Davidson, General Electric, Ford hingga Petronas yang pantas membuat malu Pertamina.

Padahal justru kelemahan analisis, merencanakan segala sesuatu dengan taktis sekaligus bertindak praktis inilah yang menjadi kelemahan mendasar pemain-pemain bisnis di Indonesia.

Hasilnya saat tetangga kita mulai bangkit—bahkan berlari–dari badai krisis moneter, Indonesia justru masih merangkak seraya sibuk berkelahi dan menimbun teori.

Maka bak hukum alam pemain-pemain bisnis Indonesia wajib menjadi yang terbaik atau menerima untuk tergilas. Dari buku setebal 213 halaman inilah ditawarkan dan dipaparkan berbagai cara praktis maupun analisis untuk menjadi pemain bisnis yang tangguh. Mau jadi pendekar bisnis yang tangguh, baca dulu buku ini!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: