it’s about all word’s

Ronny F. Ronodirdjo

Posted on: February 21, 2008

Suatu hari di ruangan yang dingin, kedua mata Tohir, seorang tenaga penjualan data sebuah penerbitan ekonomi terkemuka, tengah terpejam seperti terbuai rentetan kata-kata yang diucapkan seseorang dihadapannya.

Tiba-tiba lelaki di depan Tohir tadi mengucapkan perintah hipnotis. “Anda menjadi seorang siswa Taman Kanak-Kanak.” Sontak Tohir yang berumur bertingkah laku bak anak-anak.

Gelak tawa pun menggema di ruangan itu mengiringi beragam aksi Tohir. Saat tersadar, Tohir pun hanya bisa tersipu malu karena selain tidak ingat apapun, dia juga manut mengikuti perintah lelaki dihadapannya yang bernama Ronny F. Ronodirdjo itu.

Lelaki pemilik sertifikasi di bidang Professional Hypnotherapy dari The Best US Hypnotherapy Trainer, George Bien ini adalah satu diantara sedikit orang di Indonesia yang memiliki kemampuan pendekatan neuro linguistic programming (NLP) dan hypnotherapist.

Saat ini NLP tengah menjadi suatu bidang baru yang digandrungi oleh berbagai pihak di Indonesia. Mulai dari eksekutif papan atas, pengusaha, psikolog, dokter, olahragawan, dosen, bintang film bahkan sampai politisi. Tetapi apakah NLP itu?

“Mempelajari NLP mirip dengan mempelajari sistem manual otak manusia. Kadang disebut sebagai people skill technology atau disebut juga psychology of excellence,” papar mantan Anggota Tim Media untuk Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid.

Tak hanya menjadi Anggota Tim Media untuk Juru Bicara Presiden. Dia juga menjadi konsultan atau memberi pelatihan di UNICEF, berbagai perusahaan papan atas, BUMN dan LSM (Indosat, Bimantara, Gillette, CMNP, Steady Safe, BPKP, Center for Harm Reduction, PP Aisyiyah, dll).

Inti dari NLP adalah mengetahui bagaimana cara kerja otak agar seseorang bisa menjadi tuan atasnya, bukan menjadi budaknya. Hasilnya para praktisi NLP tidak mengenal adanya bakat, bagi mereka bakat adalah strategi mental yang ekselen dan bisa diduplikasi jika mengetahui caranya.

Sebab jika dijabarkan neuro (otak atau pikiran) adalah langkah mengorganisasikan kehidupan mental kita. Linguistic adalah mengenai bahasa, bagaimana kita menggunakan bahasa dan pengaruhnya pada kehidupan kita.

Sedangkan programming adalah mengenai urutan proses mental yang berpengaruh atas perilaku dalam mencapai tujuan tertentu, dan bagaimana melakukan modifikasi atas proses mental itu.

NLP sendiri lahir saat seorang ahli Matematika dan Computer Programming, Richard Bandler dan seorang Profesor Linguistik, John Grinder mempelajari keahlian sejumlah pakar dan terapis yang teramat sukses di bidangnya. Metode yang dipergunakan untuk mempelajari keahlian ini disebut sebagai “modelling” (ilmu memodel).

Keduanya berhasil mengembangkan seperangkat teknik mental yang yang sangat berguna dalam dunia terapi. Oleh keduanya, ilmu memodel ini dikembangluaskan untuk memodel berbagai keunggulan manusia.

Kemampuan instan

“Bisa dimengerti jika kemudian NLP menganggap otak manusia laiknya komputer yang bisa diprogram sesuai model-model perintah yang disusun dan disesuaikan dengan keinginan,” lanjut murid langsung dari John Grinder, co-founder NLP itu.

Karena kemampuan NLP adalah dalam melakukan “coding” suatu perilaku manusia dan memetakannya dalam suatu pola-pola tertentu. Caranya dengan mengemas pertanyaan untuk memancing informasi yang kita inginkan dengan metode verbal tertentu. Maka misalnya kita dapat mempelajari bagaimana cara sukses membangun hubungan dengan orang lain secara instan.

“Ilmu ini berhasil untuk meningkatkan kemampuan penembak jitu di angkatan bersenjata AS,” lanjut psikolog jebolan Universitas Gajah Mada ini. Tak hanya AD AS, lanjutnya, Kepolisian di AS dengan NLP sukses mengembangkan cara mengetahui gejala kebohongan seseorang saat diinterogasi, karena kebohongan memiliki pola yang identik pada setiap orang.

Selain itu penerapan pun bisa beragam, misalnya memodel agar orang menjadi cerdas dan sukses di bidang komunikasi, olahragawan, pemimpin, sales, pengajar, pebisnis, karyawan, hingga penyanyi.

Dalam perkembangannya, NLP dipopulerkan oleh Anthony Robbins hingga meluas di AS dan seluruh dunia. Awalnya, Robbins adalah seorang office boy yang bekerja rangkap sebagai seorang salesman.

Tetapi setelah mempelajari NLP, Anthony Robbins menjadi motivator kondang di AS. Dia merupakan penasehat mantan Presiden AS Bill Clinton dan petenis Andre Agassi.

Beberapa nama besar juga menggunakan ilmu NLP untuk meraih kesuksesannya a.l Lady Diana, Nelson Mandela juga penulis buku best seller ‘Rich Dad Poor Dad’, Robert Kiyosaki.

Pengajar mata kuliah Persuasion di London School of Public Relations, Jakarta ini menuturkan penerapan NLP dan hipnotis bisa juga diterapkan untuk membantu proses belajar mengajar di kelas sehingga menjadi lebih efektif.

Karena siswa dibawa masuk ke kondisi accelerated learning (percepatan belajar), yakni kondisi gelombang otak siswa dibimbing agar masuk ke tataran daya serap tertinggi.

Dijelaskan juga bahwa dengan NLP seorang yang memiliki fobia bisa disembuhkan kurang dari 2 jam. “Pada dasarnya fobia atau rasa kurang percaya diri terletak pada gambaran mental [coding] yang ada di otak seseorang. Dengan NLP, coding baru [yang kita ingin kan] bisa kita masukkan secara lebih positif dan permanen.”

Ringkasnya, NLP pada prinsipnya merupakan suatu tools baru untuk melakukan perubahan (pengembangan diri atau karier) secara lebih mudah, lebih cepat, tidak menyakitkan, dan permanen. Jika digabungkan dengan hypnotherapy maka perubahan menjadi semakin mudah untuk dilakukan.

Nah, jika Anda ingin pegawai Anda lebih memiliki motiviasi kerja, atau Sales Anda lebih pandai menjual dengan bahasa hipnotik, atau customer service Anda akan lebih ekselen dalam melayani pelanggan. Satu harapan baru itu adalah sebaiknya Anda segera menghubungi Ronny. (alp)

3/7/05

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: