it’s about all word’s

Soebowo Musa

Posted on: February 21, 2008

Jarang baca buku karya penulis dalam negeri

Bagi banyak orang kendala bahasa memang sering membuat pilihan bacaan terbatas pada buku-buku berbahasa Indonesia. Sebaliknya, bagi sebagian orang justru cenderung melahap buku-buku berbahasa Inggris.

Salah satu penggila buku berbahasa Inggris adalah pengamat ekonomi dan perbankan senior, Soebowo Musa yang dalam sebulan bisa baca melahap tuntas dua sampai tiga buku tebal.

“Topik yang saya baca beragam tetapi cenderung tentang buku-buku strategi keuangan atau manajemen yang dibawakan dengan gaya filosofi,” ujarnya mantan Kepala Divisi Unit Restrukturisasi Perbankan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Beberapa koleksi buku-bukunya memang terkenal sebagai karya yang memberikan inspirasi bagi setiap pembacanya. Beberapa diantaranya memiliki judul yang lumayan berat jika dikatakan Soebowo sekadar buku-buku selingan.

Lihat saja buku ‘Capitalism and its Economics’ karya Dauglas Dowd, Confessions of an Economic Hit Man karya John Perkins, atau The 21 Irrefutable Laws of leadership dan Developing The Leader Within You karya John C. Maxwell hingga buku-buku karya Paulo Coelho.

Buku-buku tersebut sebagian besar dibelinya saat berkesempatan pergi keluar negeri “Kalau saat ini dalam negeri juga mulai tersedia buku-buku bagus hanya saja lebih mahal.”

Menurut pria yang piawai memainkan nada-nada indah di tuts piano ini buku karya penulis-penulis tersebut meski sebetulnya sangat teoritis namun berhasil dibawakan dengan gaya yang sangat ringan sehingga mampu memberi inspirasi.

Meski saat ini dia cenderung membelanjakan uangnya untuk buku-buku yang memberi inspirasi, jenis buku-buku teori tetap dibelinya. Alasannya agar tidak ketinggalan dengan teori yang sedang berkembang.

Maklum peraih gelar MBA dari New York University, Leonard N.Stern School of Business ini juga piawai mengarang buku seperti ‘Membedah Krisis Perbankan’ dan ‘BPPN The End’.

Menurut dia dalam waktu mendatang dia akan menulis buku tentang Good Corporate Government. “Saat ini saya melihat apakah memang perlu GCG itu sampai harus dijabarkan hingga dibuatkan manual hingga tata laksananya. Misalnya komisaris independen benarkan mereka betul-betul independen.”

Uniknya, bungsu dari sembilan bersaudara ini mulanya justru tertarik pada teknik elektro hingga meraih gelar Bachelor of Science dengan yudisium Magna Cum Laude.

Setelah meraih MBA sebelum pulang ke tanah air, Soebowo mengawali karier perbankannya di Bank of Tokyo, Mitsubishi Trust Co, New York selama setahun untuk kemudian dipercaya sebagai Banker Senior cabang itu di Jakarta selama tiga tahun.

Nama Soebowo makin terkenal setelah itu dia berperan sebagai dokter bagi bank-bank besar seperti Bank Mandiri, BTN, BRI, BNI, Niaga, Danamon hingga BCA.

1 Response to "Soebowo Musa"

Read also NKJV Bible to find out who is Soebowo Musa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: