it’s about all word’s

Veronica Colondam

Posted on: February 21, 2008

Wajib baca buku post modern

Urusan seks dan narkoba memang sudah ditakdirkan menjadi ‘setan’ yang siap menerkam anak bangsa. Tak pandang tua muda, tingkat pendidikan, keluarga bahagia atau tidak, beriman atau kurang beriman.

Salah satu penyebab makin mudahnya ‘setan’ itu bergentayangan selain karena keterbatasan akses informasi tentang kedua hal itu dan lingkungan pertemanan juga karena makin menipisnya nilai-nilai permisifitas di kalangan generasi muda.

Salah satu yang giat membuka mata generasi muda untuk sadar akan bahaya yang mengancam mereka adalah Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB). Yayasan ini terkenal dengan pendekatannya yang modern alias gaul.

“Agar bisa gaul dengan anak-anak muda yang makin cerdas tentu kita wajib memperkaya diri dengan bacaan yang bisa mengimbangi pemikiran mereka. Kalau tidak kita akan terjebak pada patronisme,” ujar Veronica Colondam usai jumpa pers konser antinarkoba dan penggalangan dana YCAB, beberapa waktu lalu.

Menurut salah satu Young Global Leaders (YGL) 2006 itu, dalam hal buku bacaan dia termasuk lebih suka melahap buku-buku berisi pemikiran-pemikiran post modern atau debat tentang filosofi.

Cukup banyak buku post modern yang dia lahap setiap kali ada waktu luang termasuk buku milik CS Lewis yang terkenal dengan buku cerita anak-anak The Chronicles of Narnia yang kemudian di layar lebarkan tahun lalu.

Istri bos Trimegah Security dan MultiStrada Arahsarana, Pieter Tanuri itu selain menyantap karya John McAllister, George McDowel, Ravi Shankar juga masih membaca karya para penulis dalam negeri milik Daim Ukrowi dan Mayong Sulaksono.

“Yang ringan-ringan sudah ngga ada waktu untuk baca. Lembaga ini [YCAB] kan banyak ketemu anak-anak muda yang sering mengatakan bahwa kebenaran itu kan relatif. Kalau kita tidak bisa mengimbangi mereka ya susah dong,” tutur dia.

Menurut jebolan University of London, Inggris dan American University, AS saat ini dia lebih sering berbelanja melalui situs amazon.com. Selain alasan kesibukan, memesan buku lewat internet sangat praktis.

Sekali belanja, ibu dari Philmon Samuel Tanuri, Adellene Odelia Tanuri dan Joseph Ian Tanuri itu bisa sampai mengeluarkan uang hingga beberapa juta rupiah.

“Koleksi berapa ya? Ngga pernah ngitung. Tapi jelas banyak lah. Tapi kalo baca yang santai dan boleh disebut hobi itu baca buku-buku interior. Itu baru hobi betulan,” tutur alumni SMAK 1 Jakarta itu.

Sejak mendirikan YCAB, pada Agustus tujuh tahun silam, lembaga swadaya masyarakat ini bergerak dalam pilihan yang kurang populer yaitu khusus di bidang pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Meski tak populer langkah YCAB justru menuai pujian dan penghargaan dari berbagai kalangan. Mulai dari tingkat menteri, Presiden hingga Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan penghargaan kepada Vera dan YCAB.

Selama itu, yayasan ini telah mengadakan banyak kampanye antinarkoba. Mereka terjun ke sekolah-sekolah, perkantoran, pusat-pusat komunitas, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, rumah sakit, bahkan sampai ke kepolisian.

YCAB juga menyediakan layanan konseling 24 jam. Selain itu, YCAB melatih anak-anak muda menjadi sukarelawan di bidang ini termasuk mendirikan Rumah Belajar untuk anak-anak putus sekolah yang secara ekonomi tidak mampu.

Di tempat itu, mereka diberi pelatihan komputer, bahasa Inggris, dan potong rambut agar bisa hidup mandiri.

Awalnya memang tak mudah melangkah. Namun tekad baja demi tujuan baik kini menuai hasil sangat baik dan YCAB selalu ditunggu-tunggu banyak pihak yang dulu memandang sinis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: