it’s about all word’s

Wajah sinema Indonesia di awal 2006

Posted on: February 21, 2008

Dunia perfilman Indonesia kini memang sangat bergairah. Meski secara kualitas masih harus terus diperbaiki, dari kuantitas sinema karya anak negeri yang beredar sepanjang tahun 2005 sudah menunjukkan peningkatan.

Hal tersebut masih harus dimaklumi sebab sejatinya industri film Indonesia generasi baru kembali bangkit selama lima tahun sejak kehebohan pasar dalam negeri di tahun 2000 oleh Petualangan Sherina.

Tak heran selama lima tahun itu industri film dalam negeri masih didominasi oleh orang-orang ‘gila’ di dunia sinema kita seperti Mira Lesmana, Riri Riza, Nan T. Achnas, Nia Dinata dan Rudi Soedjarwo.

Nama-nama tersebut terhitung sangat teliti dalam proses produksinya baik proses casting hingga strategi dagang. Hasilnya setiap film yang mereka garap selalu menuai perhatian dari pasar maupun insan sinema.

Tapi akhir 2005 menyimpan kejutan dengan kehadiran film komedi berdurasi 130 menit bertema urbanisasi Kejar Jakarta yang dibintangi personil grup parodi Project P.

Film yang diproduksi Eureka! Production, Project P dan TSA Komunika ini berkisah tentang suka duka dua jejaka Sunda, Ujang (Da’an Aria) dan Dadang (Iyang Darmawan) yang terdampar ke Jakarta dan kena tipu pembobol bank.

Dalam film ini, duet sutradara Bayu Sampurno dan Chandra Endroputro termasuk berhasil mengarahkan ketujuh anggota Project P untuk beradu akting dengan aktris dan figuran seperti Wulan Guritno, Putri Indonesia 2002 Melanie Putria, Reggi Lawalata dan tentu saja anggota Junior Project P.

Sayangnya Kejar Jakarta yang sudah bisa dinikmati di bioskop mulai 29 Desember mendatang-seperti halnya Gie dengan A Mild-terlalu sarat pesan sponsor dari rokok Djarum Coklat.

Makin seru

Udel atau pusar begitu salah satu kontroversi yang menyapa 9 Naga, film garapan Rudi Soedjarwo kali ini. Dengan alasan pornografi maka udel Fauzi Baadillah dalam poster film ini harus ditutupi oleh plester.

Kontroversi yang lain adalah tagline “Manusia terbaik di Indonesia adalah seorang penjahat” yang digunakan dalam film ini dianggap menyesatkan.

Rudi sendiri cukup sebal dengan opini Lembaga Sensor Film yang selalu bekerja sekadar melihat yang tersurat tanpa berusaha menelaah hal-hal yang tersirat terlebih dahulu dari film ini.

Menurut dia, sejatinya film yang naskahnya digarap oleh Monty Tiwa ini menawarkan pesan-pesan pergulatan individu Indonesia yang digarap secara realistis dan sederhana seperti halnya Mengejar Matahari.

Film yang akan mulai diputar 12 Januari ini akan diperkuat deretan pemain muda berbakat seperti Lukman Sardi, Donny Alamsyah, Fauzi Baadillah, Desi Floresita, Ajeng Sardi dan Marcel Anthony. Beberapa nama senior akan muncul memperkuat drama yang diselingi action ini a.l Dorman Borisman dan Toro Margens.

Sementara itu seperti kelakar Mira Lesmana di sela-sela promosi Gie dan Untuk Rena, Januari 2006 akan menjadi saksi genre film terbaru Indonesia yaitu dunia band melalui Garasi.

Film ini, menurut dia, lahir sebagai sebuah penghargaan dari Miles Films pada anak-anak muda yang selain mempunyai rasa cinta, apresiasi dan dedikasi yang besar terhadap musik, juga memiliki sikap pemberontak.

“Kita tahu banyak sekali anak-anak muda yang senang sekali bermusik. Tapi terkadang mereka mendapat tekanan dari lingkungan luar yang tidak memahami apa itu musik bagi mereka,” tuturnya.

Tetapi siapapun tahu pentolan Miles Films memang dipenuhi para pemberontak di zamannya yang suka musik bahkan pernah eksis sebagai pemain band yaitu Riri Riza.

Menurut Mira, ide cerita untuk film ini sendiri pertama kali muncul sekitar November 2004 yang kemudian dikembangkan bersama penulis skenario, Prima Rusdi dan sutradara muda berbakat Agung Sentausa.

Proses pengembangan cerita dan karakter film ini memakan waktu selama enam bulan sampai akhirnya menjadi skenario siap syuting.

“Tapi masa yang paling sulit adalah saat proses casting. Karena diperlukan yang bisa main musik, berbakat akting dan sesuai dengan karakter yang ada di cerita,” paparnya.

Proses casting sendiri dilakukan selama empat bulan di Jakarta, Bandung dan Yogyakarta. Ketiga kota itu dipilih karena banyak mempunyai musisi-musisi muda yang berbakat.

Kemampuan bermain musik adalah kriteria yang penting dalam casting karena di film ini selain itu para pemain yang tergabung dalam band bernama Garasi ini harus menciptakan lagu mereka sendiri. “Kami mau mereka yang buat dan nulis lagu itu sendiri.”

Akhirnya setelah empat bulan casting, mereka berhasil menemukan Ayu Ratna, Fedi Nuril dan Aries Budiman. Mereka bertiga dianggap memenuhi semua kriteria yang dibutuhkan untuk menjadi karakter utama film ini.

Ketiganya harus ikut workshop akting dan musik untuk mengasah kemampuan. Workshop musik dilakukan Andi Ayunir sedang pengetahuan akting diajarkan Eka Sitorus.

Untuk penghias film ini hadir Trio D’Lawas yang diperankan oleh Arie Dagienkz, Desta Club 80, dan David Tarigan.

Proses syuting berlokasi di Bandung selama satu bulan dan memakan biaya sedikitnya Rp5 miliar.

Toh belum apa-apa, film berdurasi 100 menit yang direncanakan diputar perdana di bioskop dalam negeri 19 Januari mendatang ini sudah dipinang salah satu perusahaan distributor dari negeri jiran untuk diputar perdana 3 Februari.

Usai 9 Naga dan Garasi maka publik akan segera disambut oleh Jomblo karya sutradara Hanung Bramantyo yang sukses menyabet penghargaan Aktris Terbaik di Festival Film Indonesia 2005 melalui Brownies.

Film yang diangkat dari novel laris berjudul sama karya Adithya Mulya ini akan diperkuat nama-nama baru a.l Rizky Hanggono, Dennis Adhiswara, Ringgo dan Christian Sugiono.

Garis besar film ini tak jauh-jauh dari 30 Hari Mencari Cinta. Jadi penonton tak perlu pusing menelaah dan memaknai film slapstic bergaya American Pie ini.

*Bisnis Indonesia Edisi: 30/12/2005

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: