it’s about all word’s

Meraup gengsi menuai kebugaran

Posted on: February 22, 2008

Olah raga saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat perkotaan. Mengingat terbatasnya waktu dan daya tempuh, banyak orang sepulang kerja pergi ke fitness center yang lokasinya tak jauh dari kantor. Tapi, selain untuk kebugaran, ada juga yang menjadi member fitness center karena alasan gengsi dan demi memperlancar sosialisasi.

Bila Anda kebetulan sedang menghabiskan waktu di Plaza Indonesia Entertainment Center atau yang lebih dikenal dengan Plaza EX di bilangan Jl. Thamrin, Jakarta Pusat, dan kebetulan melintas di depan Celebrity Fitness, Anda akan merasakan atmosfir yang berbeda.

Desain ruangan tempat fitness kental dengan gaya futuristik minimalis yang dilabur dengan cahaya dari lampu warna biru dan merah di semua sudut ruangan. Sementara semburan suara musik dari sound system berdaya cukup besar mampu membuat adrenalin orang di dekatnya terpacu.

Tak seperti kebanyakan tempat fitness lainnya, Celebrity Fitness yang menempati dua lantai di Plaza EX jauh dari pemandangan tumpukan dumble, sederet barbel, atau deretan alat kardiovaskular serta treadmill. Yang ada justru sudut ruang yang terlihat menarik yang menawarkan suasana hiburan.

Tapi jangan heran, sebab tempat kebugaran ini sejak awal memang mengusung konsep menyatukan dua kebutuhan, yakni sebagai tempat kebugaran dengan kelengkapan fasilitas dan hiburan. Tentu saja suasana membosankan selama fitness akan terobati dengan suasana cozy yang ditawarkan tempat ini.

Dengan jam operasi mulai pk.06.00 hingga pk.24.00 setiap harinya, tempat ini memang bukan sekadar tempat orang sibuk membakar lemak atau memperoleh bentuk tubuh yang lebih berotot. Lebih dari itu, Celebrity Fitness telah menjadi ajang untuk bersosialisasi.

Hal ini diakui pasangan suami istri Bramantiyoko Sasmito dan Nidya Kalagie yang menjadikan Celebrity Fitness sebagai the best meeting point.

“Habis mau bagaimana lagi, kesibukan saya dan suami begitu padat, setiap hari sampai di rumah sudah larut malam. Jadi, kami biasa bertemu di sini,” ujar Nidya.

Selain itu, lanjut dia, tren yang berkembang saat ini adalah selain wajah dan otak yang okay, tubuh pun juga harus prima.

Alasan itu cukup masuk akal sebab profesi Nidya sebagai corporate lawyer dan suaminya sebagai associate director PT AC Nielsen Indonesia sangat menguras waktu mereka.

Keterbatasan waktu itulah yang membuat fitness center menjadi tempat pertemuan. Bagi pasangan Laila Hamid dan Bobby Ferdian, mengunjungi tempat fitness ini sudah menjadi gaya hidup tersendiri.

Tidak berbeda dengan Nidya dan Bram, pasangan Laila dan Bobby dalam waktu seminggu selama lima kali-satu sesi latihan 2-2,5 jam-menghabiskan waktu di tempat tersebut bersama-sama.

Tidak perlu heran sebab Laila sendiri berprofesi sebagai konsultan kesehatan, ahli gizi, dan pelatih kebugaran. Sedangkan Bobby adalah pelatih senam dan pelatih softball.

Dengan menjadi anggota tentu saja ada semacam gengsi tersendiri yang dikantongi. Apalagi kalau member fee-nya selangit.

Tapi menurut artis Venna Melinda sekarang bukan masanya orang ikut fitness karena gengsi. “Sekarang sih bukan zamannya lagi ikutan fitness cuma buat gengsi-gengsian, tapi memang untuk kebugaran,” katanya.

Makanya, pusat kebugaran yang dibukanya di kawasan Bintaro tidak mematok member fee yang mahal.

Perempuan bertubuh sintal yang sekarang giat promosi album pertama ini memang berkeinginan untuk memasyarakatkan olah raga.

Lewat Venna Melinda Studio yang ada di bilangan Bintaro dia mematok iuran per bulan sekitar Rp200.000. Bahkan, ada harga khusus pelajar yakni Rp 100.000.

Gairah turun

Pentingnya mengolah kebugaran tubuh memang dirasakan Venna. Bahkan, akunya, bila tidak pergi fitness kegairahannya dalam beraktifitas bisa menurun. Tak heran, jika dirinya enggan kalau harus berhenti olah raga.

Ini pula yang dirasakan Shanty Ida, eksekutif di salah satu perusahaan konsultan BEJ. Wanita yang telah tujuh tahun mendambakan memiliki anak ini merasa mendapat berkah setelah aktif berlatih di pusat kebugaraan.

Pasalnya, setelah rajin latihan disamping disiplin ikut program sampai diet ketat, serta mengatur asupan nutrisi sesuai kebutuhan, dia pun merasakan betul manfaatnya. “Saya jadi tidak gampang lemas, malah tubuh ikut terbentuk terutama bagian perut,” katanya.

Pertimbangan mereka melakukan fitness itu tidak lain untuk menjaga kebugaran tubuh dan juga mengencangkan bagian tertentu tubuh serta menjaga kestabilan berat badan atau tampil bugar dengan otot yang kencang.

Sebut saja Lulu Demayanti, 37, yang juga pimpinan Look Models serta model Dafina Veronica, 26, dan Harlin Erlianto Rahardjo, Direktur Operasional PT Cakrawala Andalas Televisi, pengelola stasiun ANTV. Mereka memilih fitness untuk menjaga kebugaran.

Fitness bagi Lulu, memang sudah mendarah daging. Sebanyak lima kali dalam seminggu ibu satu anak itu melakukan fitness di Olympuss yang berada di hotel mewah Grand Hyatt, Jakarta.

Dia melakukannya antara pk.07.30-pk.09.30 dengan waktu istirahat sekitar dua menit. “Kalau lama istirahatnya, maka badan pun menjadi dingin, sehingga perlu waktu lama lagi untuk memanaskan tubuh, sehingga pembakaran tidak secara kontinyu berlangsung.”

Lulu pun tidak segan-segan merogoh kocek. Dia membayar iuran per tahun US$5.000 untuk suami isteri. “Saya tidak mau tempat fitness yang terlalu ramai. Saya pusing jadinya dan banyak ngobrol,” tambahnya.

Sementara Dafina Veronica baru menggemari fitness sejak dua tahun yang lalu. Dafina yang menjadi model iklan Celebrity Fitness Center mengaku melakukan olah tubuh sekali seminggu, karena kegiatannya yang padat.

“Saya mempertahankan berat badan 50 kg,” ungkap Defina yang mempunyai tinggi 173 cm itu.

Latihan tersebut bagi Dafina benar-benar untuk berolah raga dan bukan untuk ngerumpi, meskipun banyak artis yang bergabung di tempat tersebut. “Kalau ngerumpi lebih baik di kafe,” ujar perempuan berdarah campuran Menado-Belanda ini.

Prinsip mencegah itu lebih baik dari pada pengobatan tampaknya dipegang teguh Harlin Erlianto Rahardjo.

Dari segi usia, pria kelahiran Jakarta, September 1972 ini, memang dalam kondisi prima, tapi kesibukannya sangat padat. Dengan pekerjaan yang ekstra padat itu, Harlin berusaha tampil bugar.

“Kalau tubuh bugar, maka dalam menjalankan aktivitas sehari-hari akan lebih produktif,” ungkap alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Tarif tinggi

Dilihat dari segi biaya, beberapa klub fitness menawarkan biaya bulanan yang tak murah. Beberapa malah mematok tarif yang lumayan aduhai seperti Fitness First yang akan dibuka di Plaza Semanggi dan Celebrity Fitness dengan tarif sekitar Rp400.000 per bulan.

Menjelang akhir tahun Celebrity Fitness menggelar Holiday Super Sale untuk menjerat member baru dengan monthly fee Rp247.500 per bulan. Tapi ini untuk masa keanggotaan tiga tahun atau sekitar Rp8,9 juta.

Menurut Tineke Kijono, general manager Mybodygym, dengan mematok biaya besar maka pihak pengelola mesti menyediakan fasilitas yang baik dan program yang bermutu.

Dalam hal pemilihan program, perempuan berpenampilan sporty ini menjelaskan jika seseorang salah berlatih menggunakan alat tanpa pengawasan pelatih profesional atau tidak sesuai proporsi dengan kebutuhannya, maka akan berdampak jelek untuk jangka panjang. Agar semua itu tidak terjadi pihaknya menekankan standar dalam pelayanan, lewat keahlian instrukturnya. Bahkan, anggota tidak dibiarkan langsung mencebur sendiri, tanpa tahu betul kegunaan setiap alat.

Bahkan anggota diarahkan untuk bisa memenuhi targetnya dengan program khusus. “Apalagi, setiap orang memiliki karakteristik tubuh dan kebutuhan yang berbeda satu dengan yang lain,” ucap wanita yang kini memimpin tiga outlet Mybodygym itu.

Pengelola fitness center lokal sekarang ini mau tidak mau memang harus memberikan sesuatu yang lebih mengingat pihak asing juga mulai melirik bisnis ini di Indonesia.

Menurut Ade Rai, binaragawan yang membuka fitness center sejak 1998, pengusaha sekarang berani investasi besar-besaran untuk membuka pusat kebugaran.

Dia mengibaratkan kehadiran fitness center baru seperti mengoperasikan supermarket, karena investasinya besar dan volumenya juga besar dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Tentu dengan target pengunjung yang banyak pula. Dia menyambut positif semakin menjamurnya pusat kebugaran di kota-kota besar.

“Berarti kesadaran masyarakat perkotaan terhadap kebugaran sudah semakin berkembang,” ujarnya.

Tapi ya itu tadi, sebaiknya fitness center tidak mematok tarif mahal mengingat peminat olah raga ini bukan semata mengejar gengsi, melainkan kondisi tubuh yang prima.

Fitness center lokal vs waralaba

Melihat antusiasme masyarakat Jakarta untuk datang ke tempat-tempat fitness yang terserak di hampir seluruh penjuru kota, rasanya wajar bila asing (waralaba fitness center) melirik hal ini sebagai sebuah peluang bisnis.

Buktinya, Fitness First-perusahaan fitness terbesar di dunia asal Inggris yang mengklaim memiliki member sebanyak satu juta orang dengan 400 gerai-dalam waktu dekat, sekitar Maret 2005, akan beroperasi di The Plaza Semanggi.

Tak tanggung-tanggung, Fitness First langsung menyewa ruang di tiga lantai mal ini, yakni di lantai UG, 1, dan 2 seluas 2.100 m2. Fasilitas yang akan diberikan kepada member dengan biaya keanggotaan sekitar Rp400.000 per bulan pun terbilang yang terlengkap, mulai dari peralatan kardiovaskular, 80 treadmill yang dilengkapi audio visual entertainment, dua unit studio senam, ruang ganti yang mewah dilengkapi dengan fasilitas sauna dan steam, loker pribadi, lounge khusus member dan komplimen minuman, serta komplimen sewa DVD yang lebih dari 600 judul.

Selain itu, bila seseorang terdaftar sebagai member di First Fitness Plaza Semanggi, maka secara otomatis dia akan menjadi worldwide member. Artinya, dia bisa menggunakan fasilitas First Fitness yang ada di seluruh dunia.

Didirikan pada 1992, kini Fitness First telah mengoperasikan 400 gerainya di Eropa, Australia, dan Asia. “Di Asia, Fitness First telah dikenal sebagai brand yang dipercaya dengan fasilitas fitness yang berkualitas standar dunia dan biaya member bulanan yang affordable bagi semua orang,” ujar Michael Lamb, managing director Fitness First Asia Pacific.

Tentu saja kehadiran waralaba fitness center ini sedikit banyak akan membuat fitness center lokal yang sebelumnya sudah berdiri ketar-ketir. Namun, tidak demikian halnya dengan fitness center yang memang memberikan layanan dan fasilitas terbaik bagi para member-nya.

“Saya kira banyak juga fitness center lokal yang bagus seperti Celebrity Fitness di Plaza EX. Kehadiran Fitness First diharapkan mempu mengakomodir kebutiuhan eksekutif metropolitan, khususnya yang berkantor di kawasan pusat bisnis,” ujar Rudy Hartono, direktur PT Primatama Nusa Indah, pengelola The Plaza Semanggi.

Menurut Marketing & Promotion Manager Celebrity Fitness Indonesia Hendra Nugraha, tumbuhnya tempat fitness baru seharusnya tidak dilihat sebagi pesaing tetapi sebagai motifator bagi setiap pengelola fitness center untuk semakin inovatif memberikan pelayanan.

“Sebagai contoh, pada awal kami menargetkan 5.000 pengunjung dalam setahun. Pada kenyataanya, sekarang ini pengunjung yang datang bisa mencapai 1.000-1.800 orang per hari,” ujarnya.

Konon kabarnya, Celebrity Fitness juga sudah membuka cabang di Kuala Lumpur, Malaysia. Hal ini sekaligus membuktukan bahwa merek lokal sebenarnya tidak kalah bersaing dengan merek asing, asalkan digarap secara baik.

Banyaknya orang yang datang ke Celebrity Fitness, selain untuk tujuan menjaga kebugaran tubuh, tentu ada faktor lain. Mungkin lantaran tempat fitness ini selalu saja dikunjungi artis yang memang menjadi member-nya.

Agaknya, dalam mengemas fitness center sebagai ‘barang dagangan’, pengelola wajib membubuhkan value dari masing-masing produknya. Untuk lebih memberikan daya tarik sebagai satu nilai jual, Fitness First misalnya, menunjuk perancang busana Musa Widyatmodjo, MC Ferdi Hasan, dan anggota grup musik Mollucas sebagai member pertamanya. Di Celebrity Fitness pun demikian. Sederat panjang nama artis ada dalam daftar member.

Apakah kiat menggaet member seperti itu akan membuahkan hasil? Kita lihat saja nanti.

Bisnis Indonesia Edisi: 12/12/2004

6 Responses to "Meraup gengsi menuai kebugaran"

kpGc1L comment6 ,

yups… kita lihat saja nanti…

klau ada yg ingin member di fitness firs hubungi saya…di 02130624367

saya mo tnya, sekarang berapa tarif harga untuk jd member FITNESS FIRST? ditunggu ya

memang suka sekali temen2 kita iseng masuk2 in no hp kita ke marketing celebrity fitness dan di telp2. udah gitu no hp kita di daur ulang dan di telp di cabang celebrity fitness yg lain.

lho berarti bukan tho?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: