it’s about all word’s

Ruwetnya bisnis

Posted on: February 23, 2008

Judul :Menggusur Bisnis Militer Tantangan Pembiayaan TNI Melalui APBN
Penulis : Lex Rieffel dan Jaleswari Pramodhawardani
Penerbit : PT Mizan Pustaka, Juni 2007
Tebal : 271 Halaman

Judul : Kasus Asabri: Subarda Bicara
Penulis :Akhmad Kusaeni
Penerbit : The Editors Syndicate, Juni 2007
Tebal: 271 Halaman

alam setiap palagan, selain bau mesiu dan darah tak bisa dibantah bau wangi bisnis militer pasti akan menyeruak di antaranya. Dari yang kasat mata sampai yang samar-samar adalah kisah yang tak habis dikupas.

Jamak terdengar dalam setiap operasi di Tanah Air, personil militer berbisnis di medan laga. Salah satu alasannya demi menambal kempesnya biaya operasional yang tersedia.

Hal ini tak lepas dari perjalanan panjang militer Indonesia yang lahir dari hanya sekumpulan semangat anak muda. Bahkan kesepakatan Indonesia-Belanda pasca kemerdekaan justru menghasilkan utang luar biasa besar.

Hasilnya untuk waktu yang lama militer Indonesia harus berjuang di dua sisi. Mempertahankan kemerdekaan dengan nyawa sekaligus menyelamatkan jiwa dari kelaparan. Dari sinilah kisah bisnis militer lahir.

Pada tataran aktual bisnis militer kembali menyeruak saat terjadi konflik antara Marinir dan penduduk Desa Alas Tlogo, Pasuruan. Kebetulan di lokasi yang disengketakan itu muncul nama PT Rajawali Nusantara Indonesia sebagai rekanan militer untuk menggarap sebagian lahan tersebut.

Kejadian ini mematik kembali perbicangan seputar bisnis militer yang sempat terlupa.

Buku ini berusaha menjawab sejumlah pertanyaan mengenai kondisi pendanaan TNI sejak terbentuk hingga munculnya UU No.34 tahun 2004 yang mewajibkan TNI berhenti berbisnis dan menyerahkan pengelolaan aset bisnisnya pada pemerintah.

Dari buku ini didapatkan dua kesimpulan. Pertama, jumlah uang yang dihasilkan oleh berbagai aktivitas bisnis TNI yang tersedia untuk ‘kepentingan operasional’ jauh lebih sedikit daripada yang diperbincangkan. Kedua, tak mudah memasukkan TNI sepenuhnya dalam anggaran APBN sebelum 2009.

Membaca buku ini, Anda yang gemar cerita gosip seputar bisnis militer dipastikan akan kecewa. Karena kedua penulis termasuk cermat memangkas kisah-kisah abu-abu yang beredar dengan data dan statistik yang hitam-putih.

Meski demikian, bisnis militer tetaplah tak sepi dari kisah-kisahnya yang abu-abu sekaligus ruwet penanganan hukumnya. Salah satunya ‘Kasus Asabri: Subarda Bicara.’

Memoar mantan Dirut Asabri Mayjen (Purn) Subarda Midjaja ini adalah kisah seorang sebagai korban ketidakprofesionalan penanganan kasus Asabri yang berlarut-larut selama satu dekade.

Sayang buku ini kurang digarap dengar rapi bahkan terkesan asal-asalan. Pembaca justru disodori sejarah kehidupan Subarda lengkap dengan foto-foto yang tak ada hubungannya dengan kasus Asabri.

Bisnis Indonesia Edisi: 01/07/2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: