it’s about all word’s

Ryco Arnaldo 4Wheeler

Posted on: February 26, 2008

Awalnya modal dengkul

Akhir pekan lalu ratusan mobil pelumpur berkumpul di Pantai Camara, Ujung Kulon. Para offroader dari Jawa Barat, Banten, dan Jakarta berkumpul untuk Jambore 4Wheeler dan Sosialisasi Kepengurusan Komda IOF DKI Jakarta.

4Wheeler adalah sebutan untuk pengguna kendaraan 4×2 dan 4×4 dan yang hobi berpetualang dengan kendaraan tersebut. 4Wheeler adalah sebuah tempat berkumpulnya orang-orang yang punya hobi sama dan terdiri dari beberapa komunitas offroad dari berbagai macam merek kendaraan.

Sementara itu, IOF (Indonesian Offroad Federation) adalah federasi tempat bernaungnya seluruh kegiatan offroad yang ada di Indonesia. IOF merupakan induk dari semua kegiatan offroad di Indonesia.

“Meski kita kumpul dengan IOF, 4Wheeler bersifat komunitas, tidak ada registrasi dan aturan mengikat. Sekadar kumpul para penggemar kendaraan offroad, tapi seluruh peserta kompak,” ujar Ryco Arnaldo, Ketua panitia Jambore 4Wheeler.

Pria asal Padang ini mengaku senang jambore yang baru diadakan pertama kali ini ditanggapi sangat antusias oleh komunitas offroad Jakarta yang terus tumbuh.

Untuk masa mendatang, lanjut dia, komunitas pengguna mobil offroad akan semakin besar dan solid. Hal ini bisa dilihat dari makin bangganya pekerja berdasi yang pergi ke kantor dengan mobil offroad.

Meski begitu Ryco sebetulnya bukanlah pelumpur sejati. Sejak masih duduk di bangku SMP hingga semester V di Fakultas Ekonomi Univesitas Pancasila, dia lebih suka menerabas alam dengan modal dengkul.

“Dulu tiap akhir pekan naik gunung dan kegiatan ini jalan terus sampai kuliah. Baru setelah kerja dijerumuskan kawan-kawan ke lumpur. Setelah itu mulai asyik offroad sejak 2001,” tutur dia.

Kalau naik gunung, menurut Ryco, lebih mengandalkan fisik. Sementara offroad tergantung teknologi dan kendaraan. Boleh dikatakan dengan badan kurang sehat pun masih bisa main lumpur.

Sampai saat ini tunggangan Ryco sudah berganti hingga empat kali yakni Suzuki Vitara, Taft Rocky, Chevrolet Trooper, dan yang terakhir ini adalah jip tangguh Land Rover.

Untuk membangun satu kendaraan, rata-rata ayah dari dua putra ini harus menyisihkan duit antara Rp10juta dan Rp15 juta belum termasuk ban lumpur. Untuk melengkapi kaki mobilnya butuh tambahan duit sekitar Rp6 juta.

“Sekarang pakai ban Simex Extreem Trekker. Kalau buat di lumpur enak karena kembangannya kasar.”

Bisnis Indonesia Edisi: 21/01/2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: