it’s about all word’s

Didi Hardianto: si raja ngepot

Posted on: February 28, 2008

Tahun 1980-an, olahraga otomotif jenis ngepot atau slalom jadi tontonan yang digilai. Decit ban dan bau karet ban yang bergesek dengan aspal jalanan menjadi tontonan seru ketika ‘buritan’ mobil menari-nari (drift) di lintasan aspal.

Belakangan, kegiatan seperti itu mulai surut. Namun, peslalom nasional Didi Hardianto optimistis olahraga slalom tetap digemari. Itulah sebabnya mengapa selain terus menggeluti lomba ngebut dan menjadi panitia kompetisi ngepot, Didi juga membangun fasilitas nge-drift.

Fasilitas sirkuit dan persewaan mobil drifting untuk umum pertama di Indonesia itu berada di lantai tujuh atau atap gedung Mal Artha Gading, kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sirkuit yang dinamai Did’s Drift & Slalom (DDS) tersebut menempati lahan seluas 5.000 meter persegi. DDS terdiri atas dua arena slalom test dan empat mobil (2 Kia Picanto, 1 Toyota Starlet, 1 Daihatsu Winner).

Pengunjung bisa menyewa arena dan mobil untuk berlatih atau sekadar mencoba merasakan membawa mobil ala slalom dengan modal cukup Rp30.000.

Kontes drifting

Namun, ngepot terus menerus tanpa ada kompetisi tentu tak seru. Dengan menggandeng PT Goodyear Indonesia Tbk dan Polda Metro Jaya, Didi menggelar kontes drifting di lapangan parkir Polda Metro Jaya.

Tukang ngepot terbaik akan diberi kesempatan menonton langsung ajang professional drift series D1 – GP di Malaysia.

“Kalau di luar negeri nge-drift itu tren. Tapi kalau di dalam negeri belum. Harapan saya sih dengan memperbanyak kompetisi, kegiatan ini bisa kembali digilai banyak orang,” tutur dia.

Menurut Didi, jika makin banyak mengenal dasar olahraga motorsport bermobil ini akan makin banyak pengendara yang trampil berkendara dan mengerti kendaraan di jalan raya.

Dengan mengenal teknik drifting, pengemudi bisa melatih skill, kecepatan dan ketepatan reaksi yang berguna ketika melaju dengan kecepatan tinggi di jalan raya yang macet.

Menurut rencana ada tiga kelas yang akan dipertandingkan dalam ajang Goodyear Night Drift 2007 akhir pekan ini yaitu front wheel drift, rear wheel drift, dan free for all.

Peserta yang tertarik mengikuti olahraga bermotor yang menonjolkan keterampilan dan keindahan dalam mengendarai mobil ini harus memenuhi beberapa persyaratan seperti surat izin mengemudi (SIM), Kartu Ijin Start dari IMI, mobil dengan penggerak roda depan ataupun roda belakang, menggunakan mobil free for all, dan membayar biaya pendaftaran Rp200.000.

Lomba yang berlangsung malam hari ini tidak melulu mengedepankan olahraganya. Menurut Didi, panitia juga mengombinasikan kegiatan ini dengan pendidikan dan hiburan. Untuk pendidikannya, digelar program edukasi demo drifting dan coaching clinic berkendara.

Bisnis Indonesia Edisi: 02/12/2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: