it’s about all word’s

Blind Faith Back!

Posted on: February 29, 2008

Reuni dewa blues

Sukses dengan reuni supergrup Cream dan penerbitan biografi berjudul Clapton, gitaris legedaris musik blues, pekan ini Eric Clapton melakukan pertunjukan reuni dengan supergrup Blind Faith yang telah terpisah selama empat dekade.

Butuh waktu panjang untuk bisa kembali mempertemukan personil yang tersisa setelah pemain drum Ginger Baker kabur dari band itu dan kematian pemain bas Rich Grech tahun 1990.

Kondisi itu membuat reuni di industri musik rock yang digelar di Madison Square Garden itu hanya mempertemukan Clapton dan gitaris sekaligus vokalis Steve Winwood. Sebuah reuni mengharukan setelah proyek solo terakhir mereka 26 tahun lalu.

Seperti dikutip dari Hollywood Reporter untuk pertunjukan itu, duet Blid Faith dibantu musisi pendukung a.l. Willie Weeks (bas), Chris Stainton (kibor) dan Ian Thomas (drums).

Pertunjukan bersejarah itu dibuka dengan tembang ‘Had to Cry Today’ dan diakhiri dengan ‘Crossroads,’ sebuah tembang legendaris blues-heavy yang di masa jayanya membuat histeris generasi baby boomer.

Clapton sebagai dewa gitar menyihir penonton permainan solo ‘Traffic’s “Pearly Queen’ dan ‘Dear Mr. Fantasy’. Sementara Winwood menyeret penonton ke masa 1960-an ketika membawakan tembang milik almarhum Jimi Hendrix a.l ‘Little Wing’ dan duet bersama Clapton’s untuk lagu ‘Tell the Truth.’

Winwood sebagai musisi multi bakat menambah keriuhan malam itu dengan memainkan sebagian besar lagu-lagu Blind Faith termasuk tembang ‘Low Down’ yang bernuansa rock.

Meski saling menunjolkan diri, keduanya berbagi peran dan saling mengalah saat Clapton beraksi untuk tembang akustik ‘Ramblin’ on My Mind sementara Winwood memainkan Georgia on My Mind.

Pertunjukan itu semakin semarak saat Blind Faith memainkan tembang klasik a.l. Had to Cry Today, Presence of the Lord dan Can’t Find My Way Home yang ditutup oleh dua tembang paling terkenal mereka Forever Man dan After Midnight.

“Saya harus mengingat masa lampau. Saya sangat menikmati ini, saya berharap Anda juga begitu. Jadi siapa tahu, bisa jadi kami bisa membuat sesuatu yang lebih, saya rasa,” tutur Clinton terharu.

Ucapan tentang proyek di masa datang ini baru mendapatkan jawaban saat keesokan harinya Clapton menyatakan bakal manggung untuk misi perdamaian PBB di Korea Utara.

Seperti halnya supergrup Metallica yang manggung di Moskva, Uni Soviet kehadiran Clapton di Pyongyang itu akan menjadi konser musisi negara Barat pertama di negara komunis itu.

Sayang penggemar Clapton termasuk Kim Jong Chol, putra pemimpin Korut Kim Jong Il harus sabar karena konser tersebut baru akan digelar akhir tahun ini atau malah pertengahan 2009.

Satu album

Blind Faith dikenang sebagai fenomena musik blues-rock. Seperti halnya Sex Pistols yang berasal dari aliran musik punk, kedua band asal Inggris ini menguasai tangga lagu cukup dengan satu album untuk kemudian bubar.

Sejarah kuartet ini berawal pada pertengahan 1968, ketika Cream mulai vakum akibat perseteruan berlarut Jack Bruce dan Ginger Baker yang tak kunjung bisa didamaikan oleh Eric Clapton.

Bosan dengan itu, Clapton mulai kembali bereksperimen dengan jalur blues. Begitu juga dengan itu Steve Winwood yang sumpek dengan The Spencer Davis Group yang mengalami keretakan hubungan antar personil.

Akhirnya Winwood, Clapton dan salah satu sahabat mereka, Eric mulai sering bermain bersama di ruangan bawah rumah Clapton di Surrey, Inggris dan sempat merilis album bertajuk ‘Powerhouse’.

Bertiga saja tidak cukup, mereka butuh pemain drum. Ginger Baker pun diajak. Untuk itu Clapton meminta ijin Jack Bruce. Clapton terikat janji akan terus main bersama Baker dan Bruce. Izin kemudian datang dari Bruce.

Formasi Blind Faith sempurna pada Mei 1969 ketika Ric Grech pemain bas dari Family bergabung. Band baru itu masuk ke Studio Olympic milik produser Jimmy Miller untuk album pertama mereka

Saat itu Miller memberi kebebesan mereka untuk memainkan lagu-lagu panjang atau lebih dari tiga atau lima menit.

Debut penampilan mereka adalah konser yang disebut tak langsung sebagai ‘Super Cream’ di London’s Hyde Park, 7 Juni 1969. Tapi sebulan kemudian pertunjukan mereka di Madison Square Garden berakhir rusuh.

Uniknya secara mengejutkan album pertama bertajuk Blind Faith langsung menduduki tangga lagu di Inggris dan AS. Dalam sebulan setengah juta kopi laris di pasaran.

Tentu saja kontroversi menyertai, sampul album bergambar gadis telanjang menggenggam pesawat luar angkasa karya desainer Mick Milligan dan fotografer Bob Seidemann membuat marah banyak orang.

Hebatnya usai menyelesaikan tur Augustus dan kembali ke Inggris, Blind Faith justru bubar tanpa satu alasan jelas. Rumor hanya menyatakan Ginger Baker kabur dari band sukses tersebut. Dan kini hanya Clpaton dan Windwood saja yang reuni.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  
%d bloggers like this: