it’s about all word’s

5 Alasan utama GE tak lapuk

Posted on: March 1, 2008

Judul:The Secret to GE’s Success. Rahasia Kesuksesan GE
Penulis: William E. Rothschild
Tebal: 315 halaman
Terbitan : Salemba Empat

Perusahaan manakah yang saat ini terpilih menjadi perusahaan paling dikagumi di dunia? Survei majalah Fortune pada 2007 terhadap 10.000 eksekutif dan manajer di seluruh dunia menyatakan General Electric menempati urutan pertama dari 10 besar perusahaan paling dikagumi.

Perusahaan yang didirikan pada 1879 oleh anak yang divonis bodoh, Thomas Alva Edison si pemilik 1.097 hak paten, hingga saat ini konglomerasi GE semakin menggurita sejak ditangani Jack Welch pada periode 1982-2002.

Berkat Welch, GE tidak hanya menjelma menjadi perusahaan yang amat mencorong kinerja bisnisnya, namun juga dikenal sebagai ‘sekolah manajer terbaik di dunia’.

William E. Rothschild sebagai sosok yang pernah terlibat dalam percaturan bisnis GE di bidang pengembangan usaha, strategi kompetitif dan rencana strategi GE yang berbasis pada pasar selama 30 tahun, mengungkapkan rahasia sukses perusahaan itu.

Rothschild mengupas tuntas empat tahap perkembangan GE mulai dari pendirian perusahaan oleh Thomas Edison, Ralph Cordiner, Jack Welch hingga Jeff Immelt.

Dari empat tahap kepemimpinan tersebut terdapat empat benang merah kesuksesan yaitu kepemimpinan yang kuat dan kolektif, kemampuan beradaptasi menghadapi berbagai perubahan besar yang terjadi di pasar, SDM berbakat dan terbaik, dan pengaruh yang didapat lewat pendekatan terhadap para pemangku kepentingan kunci.

Pendiri perusahaan konsultan Rothschild Strategies Unlimited LLC itu menyoroti karakteristik kepemimpinan yang kuat dan strategi yang sangat efektif yang menghasilkan pertumbuhan dan keuntungan yang konsisten.

Dalam sistem kepemimpinan GE dibentuk orang-orang yang bisa memahami budaya profesional yang berdiri lebih dari 100 tahun itu terhadap lima alasan mendasar yang berkorelasi terhadap pencapaian jangka panjang GE.

Kelima hal tersebut adalah, pertama, menciptakan sistem suksesi yang mampu memilih pemimpin yang tepat untuk saat yang tepat. Kedua, menyadari kapan sebuah strategi, yang kelihatan berhasil, perlu untuk disesuaikan dan diubah.

Ketiga, mengembangkan sistem ‘pembibitan’ SDM untuk menciptakan kader manajemen dan profesional yang cakap, terampil dan loyal. Keempat, mengambil posisi bertentangan dengan kebijakan sosial, politik dan ekonomi yang dapat menghambat GE dalam menentukan arahnya sendiri.

Kelima, mengembangkan, menyesuaikan, dan menggunakan sistem dalam manajemen keuangan, perencanaan strategi dan sumber daya manusia yang menciptakan stabilitas dan membantu GE mencapai kemajuan untuk mewujudkan seluruh tujuannya.

Seluruh proses sukses GE secara menarik dituangkan Rothschild dalam empat tahap sejarah. Semuanya saling terkait dan menarik untuk dikaji sebagai bahan perbandingan terhadap proses bisnis saat ini.

Bisnis Indonesia Edisi: 24/02/2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

March 2008
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
%d bloggers like this: