it’s about all word’s

Lagiyono: Nabire Citrus master

Posted on: March 1, 2008

Sejak bakteri Citrus vein phloem degeneration (CVPD) mengobrak-abrik tanaman komoditas jeruk asli Tanah Air, buah sumber vitamin C yang paling populer dan menguasai pasaran ini makin tersaingi oleh produk impor.

Jeruk Nabire-salah satu kultivar asli Indonesia-sebetulnya masih bertahan dan menunggu untuk dikembangkan. Sayang, terbatasnya akses menjadikan buah itu kurang dikenal di Tanah Air.

Padahal jeruk ini memiliki banyak keunggulan. Kulit halus, mudah dikupas, bau harum tidak menusuk, daging tebal berair, rasa didominasi manis dan sedikit asam namun segar.

Tanaman silangan jeruk asli Nabire dan jeruk Purworejo, Jawa Tengah, dirintis almarhum Madiyo, salah satu transmigran pada 1980-an. “Beliau sukses, sehingga diikuti sesama transmigran di Bumiwonorejo,” tutur Lagiyono.

Sejak itu, jeruk Nabire lantas mulai dikenal dan menyejahterakan masyarakat. Sayang sukses itu justru membuat petani terbuai dan melupakan berbagai hal penting mulai dari pola tanam, pemupukan hingga pemasaran yang lebih profesional.

Nama Lagiyono pantas dikaitkan dalam sejarah Nabire. Pria asli Pacitan yang menjadi satu dari segelintir orang sipil yang menjadi penduduk pendatang pertama pada 1971.

Anak pertama pasangan Kasdi dan Soinem ini datang ke Nabire saat berusia 15 tahun bersama rombongan pasukan Brawijaya. Di tempat baru ini dia menjalani berbagai profesi mulai dari petugas sipil Kodim hingga pegawai Bank Exim pada 1977.

Pada 1981, dia menikah dengan Karti, putri pasangan transmigran asal Magelang. Dari mertuanya, dia mendapat jatah lahan garapan seperempat hektare yang ditanaminya jeruk. Dari jeruk dia berhasil menabung dan membeli tanah seluas tiga hektare.

Kegiatan ini makin serius ditekuni sejak ‘pensiun’, karena Exim dilikuidasi dan digabungkan menjadi Bank Mandiri pada tujuh tahun lalu.

Setahun kemudian, Lagiyono bergabung dengan Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA). Dia menjadi salah satu perwakilan Pekan Nasional KTNA 2003 di Manado, Sulut.

Dari pertemuan itu, Lagiyono menemukan jeruk Nabire kurang dikemas dengan baik. Dia pun merancang kemasan jeruk dari bahan karton dengan merek Jeruk Manis Kebun Jeruk Bumiwonorejo Lagiyono.

Dengan kemasan ini, jeruk Nabire dikenal. Setiap dua minggu sekali, ribuan kilo jeruk Nabire dengan merek Jeruk Manis beredar ke Sulut, Jayapura, Ternate, Surabaya dan Jakarta sebagai oleh-oleh tentengan.

“Awalnya banyak yang tak peduli. Lama-lama mereka [petani] mengikuti jejak saya. Jadilah mereka setor jeruk pada saya atau beli karton ini,” tutur Lagiyono sembari menghembuskan asap rokok kreteknya.

Dari jualan karton kemasan yang dihargai sebuahnya Rp6.000 dalam sebulan bapak dua anak ini berhasil meraup pendapatan sampai Rp3 juta dari 5.000 karton. Ini belum termasuk keuntungan gratis namanya beredar bersama jeruk yang dijual.

Tak heran, para tamu atau pedagang yang berkunjung ke Nabire selalu mencari Lagiyono sebagai sumber informasi perihal jeruk Nabire. Meski makmur, kakek satu cucu ini prihatin dengan kondisi jeruk Nabire yang tidak terurus.

“Banyak yang setengah-setengah menggarap jeruk. Kurang serius, akibatnya hasil tanamnya kurang baik bahkan semakin jelek. Kalau diteruskan nama jeruk Nabire bisa jatuh.”

Baginya jeruk adalah tabungan hari tuanya. Dari hasil jeruk ini, Lagiyono bisa menabung, membangun rumah, membuka warung kelontong dan menyekolahkan anaknya, Umar Mushin ke Yogyakarta. Kini Umar sudah jadi sarjana. Anaknya yang lain, Eris Sutrisno, sudah menjadi polisi di Jayapura. “Semua berkat jeruk. Bahkan, saya kembali membangun rumah yang runtuh karena gempa.”

Bisnis Indonesia Edisi: 07/05/2007

3 Responses to "Lagiyono: Nabire Citrus master"

[…] PAXALLES had a pretty good blog post. Definitely worth your time. Here is a small excerpt:Sejak bakteri Citrus vein phloem degeneration (CVPD) mengobrak-abrik tanaman komoditas jeruk asli Tanah Air, buah sumber vitamin C yang paling […]

yg tertarik membeli jeruk nabire boleh contact kami di 085222277334 (joko)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

March 2008
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
%d bloggers like this: