it’s about all word’s

Selamatkan ODHA dengan biaya murah

Posted on: March 1, 2008

Kesepakatan penting diteken antara Clinton Foundation, UNITAID dan perusahaan obat India, Cipla and Matrix untuk memproduksi obat anti retroviral (ARV) murah bagi jutaan orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di seluruh dunia.

Dengan pendanaan senilai US$100 juta, Cipla akan memproduksi ARV jenis lini kedua. Obat ini dibutuhkan para ODHA yang mulai mengalami gejala resistensi ARV lini pertama.

ARV adalah obat yang wajib dikonsumsi setiap hari untuk menekan perkembangan virus HIV dalam tubuh manusia, sehingga mencegah timbulnya sindrom penyakit (AIDS) yang menyebabkan kematian.

Pada banyak kasus, rendahnya kepatuhan mengonsumsi obat setiap hari mengakibatkan virus HIV resisten terhadap ARV lini pertama. Untuk itu, ODHA harus mengonsumsi ARV lini kedua.

Kesepakatan ini merupakan kabar gembira bagi ODHA di 27 negara berkembang di Afrika, Asia, Amerika Latin, wilayah Karibia, dan Eropa Timur mencapai 39,5 juta orang. Dari seluruh ODHA, hanya 1,65 juta orang saja yang sanggup menjangkau terapi ARV.

Pada sisi lain, kabar ini menjadi pukulan telak atas tindakan korporasi multinasional yang memonopoli produksi ARV. Sebut saja kasus perseteruan Abbott Laboratories Industries dengan Pemerintah Thailand.

Abbot tak hanya menolak permintaan itu, mereka bahkan mengancam akan menarik tujuh jenis obatnya dari negeri itu. Selain Kaletra, juga ditarik obat jantung dan obat bius yang tak ada hubungannya dengan HIV.

Thailand beralasan kasus HIV/AIDS di negaranya telah masuk fase ‘darurat’. Selain itu, tentu karena harga Kaletra yang mencapai US$1.000 setahun/orang atau setara Rp88 juta setahun/orang dianggap terlalu mahal. Ini artinya, untuk ukuran di Indonesia, setiap ODHA harus menyisihkan tak kurang dari Rp500.000 per bulan seumur hidupnya untuk obat ini.

Standar terbaik

Berdasarkan WTO dan Undang-Undang tentang Hak atas Kekayaan Intelektual, tindakan Thailand adalah legal karena sebuah negara dibenarkan untuk meminta produsen obat melepas hak patennya bila terjadi situasi darurat. Untuk menekan harga ARV lini kedua semurah mungkin, produsen obat Cipla akan memproduksi kombinasi ARV lini pertama dengan standar terbaik.

Mereka meramu ARV jenis tenofovir, emtricitabine dan efavirenz yang cukup dikonsumsi sebutir sehari dengan harga US$339/tahun atau kurang dari US$1 sehari. Cipla bersama perusahaan obat Gilead Sciences asal AS bekerja keras memproduksi ARV lini kedua generik bermerek Viread ini dalam jangka waktu tiga sampai enam bulan.

Alasan menggabungkan tiga obat (tiga metode pengobatan) dalam satu pil untuk mencegah reaksi resistensi virus yang selama ini terjadi karena ODHA hanya mengonsumsi satu jenis obat atau metode saja.

Menekan harga ARV sangat penting karena komponen obat yang harus dikonsumsi tiap hari ini menyumbang 58%-77% dari seluruh biaya yang harus dikeluarkan ODHA agar tetap bertahan sehat.

Menurut Bank Dunia, untuk merawat diri ODHA wajib menyisihkan duit antara Rp76,5 juta dan Rp122,3 juta setahun untuk obat ARV, uji darah, hingga tes viral load. Brasil menjadi pendorong lahirnya gerakan obat murah HIV sejak 17 tahun lalu dengan memproduksi ARV generik di dalam negeri untuk dibagi gratis bagi seluruh 140.000 ODHA mereka.

Kebijakan Negeri Samba ini menohok monopoli perusahaan obat multinasional yang menuai banyak untung dari ARV. Brasil berhasil menekan biaya terapi ARV dari Rp88 juta/tahun menjadi kurang dari Rp5,28 juta saja.

Yang mengagetkan tentu saja kesanggupan pabrikan India untuk memproduksi ARV lini kedua dengan harga kurang dari US$350 atau Rp3,08 juta setahun. Melihat ini, Pemerintah Thailand langsung menyatakan minat mereka untuk memperoleh izin memproduksi obat tersebut.

Pada masa datang diperkirakan harga ARV lini kedua akan sanggup diproduksi hanya US$70/tahun atau Rp616 ribu/tahun. Ini terjadi seiring terus turunnya harga bahan obat aktif karena proses produksi yang lebih baik.

Bisnis Indonesia Edisi: 27/05/2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

March 2008
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
%d bloggers like this: