it’s about all word’s

Tata Nano, si Imut nan kontroversial

Posted on: March 1, 2008

Industri dan konsumen roda empat dunia pekan lalu terkejut setelah perusahaan otomotif Tata dari India resmi memasarkan mobil dengan bandrol di bawah US$2.600 atau sekitar Rp24 juta per unit.

Produsen mobil murah meriah ini bukan main-main. Awal 2008, Tata disebut-sebut sebagai pemenang akuisisi atas divisi Jaguar dan Land Rover, dua merek mobil premium milik raksasa Ford Motor Co.

Mereka juga merupakan rekanan Fiat untuk memproduksi dan memasarkan mobil kecil di India. Tata juga merupakan pabrikan yang memproduksi kendaraan angkutan untuk Argentina, Spanyol, dan Thailand.

Dirilis dengan nama Mobil Rakyat pada New Delhi Auto Show ke-9, 10 Januari 2008, kendaraan yang harganya tak lebih dari nilai dua motor bebek produk Jepang di Indonesia, itu juga dikenal dengan nama dagang Nano karena bentuknya yang imut.

Menurut bos Tata Group dan Tata Motors Ratan N. Tata, mobil murah buatan mereka adalah alternatif buat para keluarga di India yang saat ini baru mampu membeli motor.

“Itulah yang menggerakkan saya [yang sering melihat] gambaran seorang ayah mengendarai motor dengan satu orang anak berdiri di bagian depan, istri di bangku bagian belakang, dan berjalan di jalanan yang becek. Keselamatan keluarga sangat terancam di sana,” kata Ratan.

Tata memang sudah sejak lama aktif mengembangkan produk mobil yang bisa dijual dengan harga murah, dan hal itu bukan cuma karena mereka ingin membuat keluarga di India lebih aman berkendara.

2 Silinder

Kendaraan empat pintu yang memiliki lima tempat duduk ini memiliki panjang 3.100 mm dan lebar 1.500 mm. Untuk menjalankannya, para teknisi Tata menanamkan mesin dua silinder berkapasitas 623 cc.

Meski berkapasitas kecil, mesin berteknologi multi point fuel injection yang menggerakkan roda depan Nano terbuat seluruhnya dari aluminium dan bisa menyemburkan daya hingga 33 tenaga kuda.

Mesin kecil dengan sistem elektronik manajemen mesin ini sengaja menjadi pilihan untuk memaksimalkan tujuan sebagai sebuah kendaraan angkut anggota keluarga dan barang bawaan. Kenyamanan belum menjadi tujuan utama.

Tata berencana memproduksi Nano di pabrik yang berada di pinggiran Kalkuta dengan kapasitas produksi 250.000 mobil per tahun.

Perhitungan bisnis ini disesuaikan dengan ledakan ekonomi India yang sepanjang 2007 saja tercatat lebih dari satu juta mobil dan tujuh juta unit motor terjual di seluruh India.

Ekonomi India tumbuh 9% per tahun, dan para ahli memperkirakan kalangan ekonomi menengah negeri itu akan bertambah jumlahnya dari 50 juta ke 500 juta orang dalam periode 20 tahun mendatang.

Namun menurut Mahantesh Sabarad, analis pada Prabhudas Lilladher justru melihat upaya mengalihkan minat pemilik sepeda motor di India ke mobil tidak mudah dilakukan.

Alasannya, karena jika pemilik sepeda motor ingin beralih ke mobil, akan ada banyak mobil bekas yang harganya lebih murah dari 100.000 rupee (US$2.500). Atau dengan kata lain, mobil bekas di India akan lebih murah dari unit Nano baru.

“Harga kendaraan roda dua, yang paling populer sekalipun, harganya 35.000 hingga 40.000 rupee per unit, jadi perbedaan harga yang jauh [dengan mobil murah buatan Tata] menjadi kendala. Selain itu, biaya perawatan mobil juga lebih mahal ketimbang sepeda motor,” ujar Sabarad.

Tata tentu sudah memiliki kalkulasi bisnis sendiri. Hingga saat ini di India mobil termurah adalah keluaran Suzuki, Maruti 800 yang dijual dengan harga 192.124 rupee atau US$4.885 per unit, hampir dua kali lipat dari harga mobil Tata.

Tentu saja Nano melangkah tak semulus yang diduga. Kalangan aktivis lingkungan hidup memprotes mobil murah yang menyebabkan semakin banyak orang enggan menggenjot sepeda dan beralih menjadi pengguna mobil yang menambah emisi karbon.

Namun, Ratan N. Tata menganggap keluhan tersebut hanyalah angin lalu karena Agustus perusahaannya akan meluncurkan CityCat, kendaraan kecil yang betul-betul bebas polusi karena bertenaga angin yang dimampatkan.

Bisnis Indonesia Edisi: 20/01/2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

March 2008
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
%d bloggers like this: