it’s about all word’s

Taufik Kiemas: New Year new book

Posted on: March 1, 2008

Diam-diam luncurkan buku

Tahun lalu, cukup banyak tokoh politik yang meluncurkan buku. Beberapa malah saling sodok karena beda kepentingan seperti Akbar Tandjung dan Fahmi Idris. Kedua tokoh Golkar itu saling serang lewat buku.

Awal 2008, diam-diam tanpa banyak diketahui giliran tokoh senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Taufik Kiemas meluncurkan sebuah buku yang memaparkan kiprahnya di mata umat Muslim Indonesia.

Tak terlalu gempita karena peluncuran buku berjudul Taufiq Kiemas di Mata Tokoh Islam tersebut digelar Ketua Deperpu Partai PDI Perjuangan itu di sebuah vila yang terletak di Pantai Cucukan, Gianyar, Bali.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh PDIP, misalnya Megawati Soekarnoputri, Pramono Anung, dan Tjahjo Kumolo serta keluarga dekat Taufik Kiemas.

Menurut Taufik, buku yang diterbitkan Pengurus Baitul Muslimin tersebut merupakan buah karya para sahabat dan penulis yang disajikan secara obyektif mengenai kiprahnya selama ini di mata umat Islam Indonesia.

Buku yang sedianya menjadi peringatan ulang tahun ke-65 Taufik itu berisi tulisan sejumlah tokoh dan aktivis. Buku yang sedikit lebih besar dari buku saku ini terdiri dari 165 halaman berisi pandangan dan komentar dari 23 tokoh Islam yang mewakili hampir semua spektrum politik Islam di Tanah Air.

Menurut Ketua PDIP Bidang Agama dan Rohani Hamka Haq, buku tersebut ditulis secara khusus untuk menyambut seseorang yang berperan utama dalam berinisiatif mendirikan Baitul Muslimin Indonesia.

“Semula buku ini akan berjudul Taufik Kiemas di mata tokoh Islam kultural, tetapi kemudian karena para penulisnya berasal dari kalangan Islam yang beragam mulai dari yang moderat atau tengah sampai kepada yang sangat kental tentang Islam atau sangat kanan, dituliskan judul buku seperti yang dicetak sekarang ini,” tutur dia.

Ini bukan buku pertama pria Minang bergelar Datuak Basa Batuah, penghulu pucuak dari kaum Sikumbang di Sabu, Nagari Batipuah, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat.

Lima tahun lalu suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri itu meluncurkan buku Pemimpin Tanpa Rakyat Tak Berarti Apa-apa yang menjadi monumen peringatan ulang tahunnya ke-60, juga di Bali.

Bisnis Indonesia Edisi: 17/02/2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

March 2008
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
%d bloggers like this: