it’s about all word’s

Philippe Farid Rahmani: Nusantara lovely

Posted on: April 15, 2008

Bugil keliling Indonesia naik motor

Jangan salah sangka dengan idiom bugil. Bukan telanjang bulat melainkan bule gila. Philippe Farid Rahmani asal Prancis adalah bule gila yang berkeliling Nusantara dengan motor.

Lintasan aspal Nusantara yang mengular dari Aceh, Sulawesi, Jawa, Bali, NTB, NTT hingga Timor Leste sudah dia jelajahi dengan Yamaha V-ixion 150 cc yang dipinjamnya dari koleganya di Indonesia.

Sejak 15 Desember 2007 atau empat bulan sudah pria kelahiran Paris, 13 Maret 1957 itu menyusuri jalanan 17.000 km jalanan Indonesia. Bahkan pria keturunan Aljazair itu merayakan ulang tahunnya di Aceh dalam kesendirian.

“Orang-orang Eropa mengatakan Indonesia tak aman. Mana buktinya? Di sini saya tak pernah diganggu. Orang-orang Indonesia malah sangat ramah. Meski tak mengerti bahasa Inggris mereka selalu menyapa dan membantu saya,” ujar pria dengan dua putri itu.

Lewat petualangan itu, pria yang menetap di Cognac, dekat Bordeaux itu belajar banyak hal. Mulai budaya Nusantara yang beragam hingga kuliner jalanan Tanah Air. Selain murah, makanan itu membuatnya terus ketagihan.

“Saya suka bakso, gado-gado, pecel lele. Es campur, es teler, pisang molen dan macam-macam. Fantastis. Semuanya enak. Kecuali sambel Indonesia. Wah serasa menelan gunung berapi,” tuturnya sembari menjulurkan lidah.

Dalam setiap perjalanannya putra pasangan Mohammad Rahmani asal Aljazair dan Solange Tinguely dari Swiss itu tak lupa mencatat dan merekam detail jalur yang dia lalui untuk buku yang akan dia terbitkan nanti.

Menurutnya Flores, Lombok, Sumatera Barat dan Sulawesi adalah jalur yang paling indah di Indonesia. Tak hanya berkelok-kelok tapi dihiasi pemandangan yang memesona bagi orang Eropa.

Sayang perjalanan Philippe harus berakhir terlalu cepat. 14 April lalu dia harus segera angkat kaki dari tanah air. Visa kunjungannya sudah habis. Buku paspornya sudah penuh.

Pernah di Medan, petugas imigrasi di ibukota Sumatera Utara itu memberi cap pada visa India milik Philippe karena tak ada lagi lembar kosong dalam visa pria yang percaya Tuhan tapi memilih tak beragama itu.

Gara-gara visa kunjungannya terlalu penuh pula Philippe harus memasuki wilayah Timor Leste. Justru kunjungan tak sengaja itu dia tahu wilayah tak aman di Nusantara ada di Republik belia itu.

“Juni atau Juli nanti saya akan ke keliling Kalimantan lalu ke Papua seperti saran Anda,” papar pria yang mengurus gelaran balap motorcross dan supermoto internasional itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

April 2008
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
%d bloggers like this: