it’s about all word’s

Prachin Eamlumnow on interview

Posted on: July 16, 2008

Saya mendapat kesempatan berbincang dengan Prachin Eamlumnow, President Gran Prix International Co., Ltd yang berpengalaman menggelar Bangkok Motor Show (BMS). Berikut petikannya:

Ajang pameran mobil 16th Indonesia International Motor Show 2008 digelar pada 11-20 Juli di Plennary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Gabungan Industri Kendaraan Otomotif Indonesia (Gaikindo).

Sedikitnya delapan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) ikut serta dalam ajang internasional yang sudah diakui The International Organization of Motor Vehicle Manufactures (OICA). Berikut komentar Prachin Eamlumnow:

Usia penyelenggaraan BMS tahun depan tepat tiga dekade sementara IIMS baru 16 tahun. Secara umum bagaimana penyelenggaraan IIMS tahun ini?

IIMS tahun ini bagus dan keren tapi kurang orang. Sepi peminat. Stand-nya bagus dibandingkan tahun lalu. Penyelenggaraannya pun oke. Desain stand IIMS sudah kelas internasional. Sayang sepi. Saya mengamati pukul 9.00-10.00 tak ada pengunjung. Jam ramai baru terjadi pukul 16.00.

Panitia IIMS seharusnya membuat event pendukung yang bisa menarik pengunjung sebelum IIMS dibuka. Ini juga tanggung jawab media agar orang-orang mau datang nonton.

Bisa juga ketika jam sepi itu panitia bekerja sama dengan pihak sekolah. Undang dan jemput mereka. Ini bisa mejadi ajang bagi ATPM dan media untuk mendidik anak-anak tentang industri otomotif. Generasi sekarang sudah melek otomotif.

Dari materi yang ditawarkan apakah IIMS sudah maksimal?

Seharusnya ATPM memperbanyak mobil-mobil konsep agar masyarakat tahu akan kemana industri otomotif negara Anda melangkah kemana. Bukan mobil-mobil yang lama di show room.

Kalau sekadar mobil-mobil yang ada di show room, pengunjung tentu berpikir lebih baik tidak ke IIMS tapi ke show room yang lebih tenang dan gratis. Harus maksimal agar orang yang beli karcis tidak menyesal.

Bagaimana dengan tiket masuk IIMS? Tahun ini tiket masuk IIMS Rp 30 ribu pada hari biasa dan Rp 35 ribu untuk hari Jumat-Minggu. Apa itu faktor yang membuat IIMS tak ramai?

(Sembari terkekeh) kami [Gran Prix International Co., Ltd] sudah 20 tahun terakhir tak pernah menaikkan tiket masuk yang dibandrol 80 Baht (setara Rp24.000). Pendapatan kami bukan dari tiket kan?

Kami juga belum menaikkan harga sewa booth ruang pamer dalam kurun dekade terakhir. Per meter masih kami patok di harga 12.000 Baht (setara Rp360.000)

Tahun ini Toyota bayar 27.000 Baht/meter per segi untuk menempati pusat pameran di Bangkok International Trade and Exhibition Centre (BITEC), Distrik Bang Na, Bangkok.

Toyota memiliki stan terbesar yang luasnya 22.800 meter per segi. Sementara BMW membayar 25.000 Baht/meter per segi.

Ini belum termasuk biaya bikin stand yang mencapai 20 juta Baht dan presentasi materi atau peluncuran produk yang bisa menyedot dana hingga 20 juta Baht. Ini belum termasuk biaya overtime.

Tapi harus diingat yang pameran di BMS bukan ATPM tapi pabrikan langsung. Di Thailand ada 31 merek mobil dan lima sepeda motor. Mereka semua berebut ikut pameran.

Wah berbalik dengan kondisi IIMS yang selalu saja ada ATPM yang absen dengan beragam alasan. Bagaimana cara BSM agar pabrikan tetap ingin ikut?

Kami membuat konsep agar pabrikan yang tak ikut berarti ga gaul. Pabrikan harus tahu mereka hadir di BSM tak sekadar untuk jualan tapi demi prestise. Untuk mencapai ini Anda harus pintar menarik pabrikan agar mau merilis produk terbaru mereka ketika pameran.

Tahun ini Mercedes Benz merilis SL 350 dan varian CL setir kanan di BSM. Padahal dijadwalkan diluncurkan di London.

Bicara soal waktu penyelenggaraan. Bagaimana BSM mengincar waktu agar pengunjung bisa hadir sebanyak-banyaknya?

Tiap tahun kami menggelar BSM 26 Maret hingga 7 April. Akhir Maret itu liburan sekolah sementara 12-13 April adalah hari tahun baru Thailand. Umumnya orang mau ganti mobil ketika pulang kampung. Mau pamer.

Kelebihan lain. Umumnya orang Thailand pakai mobil Jepang hanya dua hingga empat tahun lalu ganti. Sementara mobil Eropa delapan tahun. Jadi tidak aneh kalau BMS selalu dipadati pengunjung. Mulai dari keluarga sampai orang pacaran.

Karena itu seharusnya semua pihak bisa mendukung IIMS. Ini gelaran setahun sekali. Sekali terlewat harus menunggu setahun. Karena itu harus dimaksimalkan dan dirancang sebaik mungkin.

Bicara soal statistik. Tahun ini bagaimana pencapaian BSM?

Pengunjung BSM 2008 mencapai 1,6 juta orang per hari. Artinya dalam waktu 12 hari. BSM dikunjungi 19,2 juta orang. Total ada 17.200 unit kendaraan yang terjual. Di tempat teratas penjualan ada Toyota yang menjual 5.400 unit, Honda 2000 unit disusul Mercedes Benz dengan 614 unit.

Total penjualan yang terjadi selama dua pekan itu mencapai 2,5 miliar Baht atau setara Rp7,5 triliun.

Jadi berapa besar pendapatan Gran Prix International Co., Ltd?

(Hanya tertawa) Cukup lah. Kita masih harus bayar fee pada The International Organization of Motor Vehicle Manufactures (OICA) senilai 60 juta Baht atau setara Rp18 miliar.

Berarti banyak ya?

(Lagi-lagi Prachin Eamlumnow hanya tersenyum lebar lalu cepat menuangkan anggur dan mengajak saya toast). Khop Khun Mak! (terima kasih banyak)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

July 2008
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
%d bloggers like this: