it’s about all word’s

The Dark Knight: in memoriam Joker

Posted on: August 6, 2008

Ada bala ada laba. Ungkapan penghibur ketika ditimpa kesusahan ini ternyata berlaku bagi pembela kebenaran kota Gotham. Sekuel Batman, Dark Knight resmi memantapkan diri di puncak film peraih fulus tertinggi di Hollywood.

Distributor film Time Warner Inc dalam rilisnya menyebutkan perolehan film produksi mereka secepat kelebat Pangeran Kegelapan menghajar musuh-musuhnya. Hanya dalam hitungan 18 hari, Batman meraup Rp3,6 triliun hanya untuk pemutaran di AS dan Kanada.

Bagi petinggi Warner Bros. Pictures jelas ini kabar membanggakan sebab, Batman sukses menjebol rekor film romantis monster rawa, Shrek yang kokoh bertahan empat tahun. Ketika dirilis Shrek 2, angka Rp3,6 triliun dicetak dalam tempo 43 hari.

Petinggi Warner Bros seperti dikutip dari situs resminya menyatakan menargetkan pendapatan tiket bioskop Dak Knight di Amerika Utara bisa mencapai Rp9 triliun alias memecahkan rekor pendapatan tiket Star Wars senilai Rp4,1 trilun yang sudah bertahan 31 tahun.

Pendapat berbeda justru dilontarkan Presiden lembaga riset Media By Numbers Paul Dergarabedian yang menyatakan pendapatan total Dark Knight paling banter hanya akan mencapai Rp4,5 triliun, jauh dibandingkan rekor abadi Rp5,4 triliun yang dicatat Titanic.

“Rekor Rp4,5 triliun [Titanic] masih akan bertahan hingga satu dekade lagi. Dengan kondisi saat ini akan sulit untuk melampaui angka Rp4,5 triliun. Namun ini semua masih bergantung pada fenomena yang dicetak The Dark Knight,” paparnya.

Analisis Paul tak salah sebab dalam 11 tahun terakhir, seiring merosotnya jumlah penonton bioskop di AS karena kemajuan teknologi cakram pemutar, hanya Shrek, Spiderman dan The Pirates of the Carribbean yang sanggup menembus di atas angka penjualan domestik Rp3,6 triliun.

Situs boxofficemojo.com mencatat sepanjang abad milenium statistik pendapatan total domestik Shrek 2 (DreamWorks) mencapai Rp3,9 triliun dengan pendapatan seluruh dunia Rp82,7 triliun pada 2004.

Sedangkan Pirates sekuel Dead Man’s Chest (Buena Vista) yang dirilis 2006 hanya sanggup mencatat Rp3,8 triliun dengan pendapatan internasional Rp90 triliun yang disusul Spiderman (Sony/Columbia) Rp3,63 triliun dan pendapatan internasional Rp73,9 triliun.

Berkat Joker

Namun soal fenomena, Warner Bros. Pictures jelas bakal amat berharap pada kecemerlangan permainan dan kematian pemeran Joker, Heath Ledger yang ditemukan tewas overdosis di apartemennya, 22 Januari 2008 pasca syuting The Dark Knight.

Dalam sejarah Hollywood memanfaatkan fenomena terjadi pada Titanic yang sanggup menghasilkan pendapatan domestik dan internasional yang menjadi rekor sejak dirilis 11 tahun lalu.

Duet kisah cinta tragis Leonardo DiCaprio dan Kate Winslet sanggup meraup pendapatan domestik hingga Rp5,4 triliun sementara pendapatan seluruh dunia mencapai Rp165 triliun.

Ketika itu tim promosi Titanic dari Paramount Picture menghiasi media dunia dengan kontroversi perihal tenggelamnya kapal legendaris Titanic. Hasilnya luar biasa, penonton berduyun-duyun karena penasaran.

Hasilnya memang luar biasa sebab sekuel Batman ini hanya dalam hitungan jari sebelah tangan sanggup menjadi film tercepat dalam sejarah yang mampu menembus angka Rp1,8 triliun.

Dibandingkan Spiderman yang rekornya dipecahkan Batman, kali ini dalam kasus The Dark Knight, para pengamat jelas melihat faktor Heath Ledger sebagai pemicu kesuksesan sekuel kedua Batman garapan Christopher Nolan ini.

Banyak penonton penasaran pada akting mendiang aktor Heath Ledger dalam film terakhirnya. Apalagi hingga kini banyak orang berspekulasi kematian Ledger erat berkaitan dengan perannya yang jahat dan anarkis sebagai Joker.

Aktor asal Australia diduga mengalami depresi berat akibat terlalu menyelami karakter Joker yang amat kelam tersebut dan bertepatan dengan kondisi pernikahannya dengan lawan mainnya di Brokeback Mountain, Michelle Williams yang kacau balau.

Namun justru berkat kesintingannya itu banyak kritikus film sejak pemutaran perdana Kesatria Kegelapan justru menyatakan Ledger lah yang paling layak memperoleh nominasi Oscar berkat aktingnya dalam film ini.

Totalitas Ledger membenamkan akting Gary Oldman, Aaron Eckhart bahkan sang Batman Christian Bale. Berkat Joker, sentuhan ahli sinematografi Wally Pfister dan musik latar Hans Zimmer, kelamnya film ini paripurna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d bloggers like this: