it’s about all word’s

3 Decade Cindy Lauper

Posted on: August 28, 2008

Sebagian besar generasi X yang tumbuh besar di tahun 1970-an akhir dan 1980-an tentu akrab dengan derasnya scene punk. Nada pemberontakan ini kencang merasuk dalam musik pop dan dance atau dikenal sebagai new wave.

Fakta yang tak bisa dibantah masa itu adalah milik diva Cindy Lauper yang terkenal dengan suara bisa mencapai empat oktaf namun memiliki sengau seksi khas anak dara.

Hari ini, 28 Agustus 2008 tante Cindy yang kontroversial tampil di gelaran politik penting di AS. Perempuan berusia 55 tahun itu bersama Kanye West, Wyclef Jean, N.E.R.D, Melissa Esteridge dan Rufus Wainwright jadi bintang di konvensi Partai Demokrat di Denver, Colorado.

Penting karena Partai Demokrat secara resmi memajukan nama senator kulit hitam Barrack Obama sebagai calon Presiden untuk berhadapan dengan senator John McCain dari Partai Republik pada pemilu Amerika Serikat yang digelar 4 November 2008.

Disebut konser bersejarah bagi Cindy karena konser yang dihadiri banyak selebriti dan politikus ini diharapkan banyak negara untuk membuka babak baru kebijakan AS yang justru menyeramkan dan meneror kenyamanan demokrasi dan hak asasi.

Bagi sejarah musik jelas menarik karena sosok dan karir pemilik nama lengkap Cynthia Ann Stephanie Lauper memang dibalur prestasi dan kontroversi yang hanya bisa ditandingi oleh Madonna.

Meski demikian dibandingkan Madonna, putri Fred and Catrine Lauper adalah perintis gerakan diva pemberontak. Kehadirannya begitu cepat namun menjadi batu pijakan bagi penyanyi-penyanyi perempuan selanjutnya agar lebih independen.

Perempuan berdarah Jerman, Swiss dan Italia yang piawai memetik gitar sejak umur 12 tahun itu mengawali karir sebagai vokalis band Gap Wilson Band dan Red, White and Blues Band yang rutin tampil di pusat metropol New York.

Tembang yang biasa dinyanyikan adalah milik Jefferson Airplane, Led Zeppelin, dan Bad Company. Namun terlalu sering menjerit membuat pita suaranya rusak pada tahun 1977, bahkan Cindy divonis tak bisa menyanyi seumur hidup.

Beruntung dia bertemu pelatih vokal Katie Agresta yang biasa menangani artis Broadway seperti Jersey Boys, Jesus Christ Superstar dan Les Miserables.
Dengan kerja keras Cindy berhasil mengembalikan suaranya yang justru menjadi unik dan menarik minat pemain saksofon John Turi dan manajer Ted Rosenblatt di awal 1978.

Serangkaian demo Cindy Lauper rupanya menarik Steve Massarsky, manajer The Allman Brothers Band yang terpukau suara sengau tersebut dan langsung siap mengontrak Cindy.

Namun pinangan itu ditolak karena Cindy mengajukan klasul agar seluruh anggota band Blue Angel diikutsertakan. Dengan berat hati permintaan itu dipenuhi pihak label Polydor Records.

Awal 1980 Polydor Records merilis single perdana Cindy Lauper bertajuk I’m Gonna Be Strong yang meski gagal menggebrak justru dianugerahi sebagai salah satu musik terbaik dari 100 tembang new wave sepanjang masa.

Album perdana yang gagal total itu membuat Cindy bangkrut karena dituntut Massarsky yang menuntut uang kompensasi karena dipecat. Alhasil Blue Angel bubar dan membuatnya kembali tampil di berbagai klub malam.
Asmara dan kesuksesan

Setahun kemudian Cindy bertemu David Wolff yang memberinya cinta dan tumpangan tempat tidur di mobil gerobak. Keduanya hidup bersama, memelihara Chihuahua dan melabur karavan dengan warna pink.

Wolff kemudian menjadi manajer Cindy dan mendapatkan kontrak dengan Portrait Records, anak usaha raksasa Columbia Records. Wolff juga yang mengenalkan Cindy dengan bos televisi CBS Lennie-Petze dan produser Rick Chertoff.

Asmaranya pada Wolff membuat kreativitas perempuan kelahiran 22 Juni 1953 itu membuncah dan dituangkannya di album solo She’s So Unusual’s yang dirilis 14 Oktober 1983.

Album dengan single yang jenial a.l. Girls Just Want to Have Fun dan Time After Time, She Bop, All Through the Night, Money Changes Everything, When You Were Mine itu menduduki lima besar puncak Top 40 Billboard Hot 100 dalam 65 pekan dan terjual 16 juta kopi di seluruh dunia.

Cindy juga meraih video klip terbaik penyanyi perempuan MTV Award 1984 berkat Girls Just Wanna Have Fun.

Langkah perempuan yang dijuluki nona majalah–karena jadi model sampul Rolling Stone, Time dan Newsweek— sempat tersendat sengketa saat album Blue Angel sukses di Asia Tenggara berkat single Fade, I’m Gonna Be Strong, dan Late di pertengahan 1985.

Toh Cindy mania tak terbendung oleh kerikil kecil terbukti sosoknya tetap dipercaya tampil di panggung pencarian dana untuk Afrika yang menjulangkan tembang We Are the World.

Untuk lagu ciptaan Michael Jackson dan Lionel Richie itu, peraih penghargaan Artis Pendatang Terbaik Grammy Award 1985 itu mengisi suara sopran. Sempurna sudah Cindy menginspirasi gaya hidup, idealisme dan fashion seluruh perempuan di masa itu.

Popularitas Cindy yang meroket itu membuatnya diminta Steven Spielberg menjadi cameo dalam seri Goonies yang menjadi tontonan wajib semua perempuan muda di masa itu.

15 September 1986 Cindy Lauper merilis album kedua True Colors yang meraih posisi keempat Billboard 200 dan hanya terjual 12 juta kopi . Pencapaian ini terhitung gagal karena album kedua digarap dengan sekumpulan musisi tamu terkenal.

Masa keemasan Cindy Lauper tergolong singkat karena album ketiganya, A Night to Remember yang menjagokan tembang I Drove All Night gagal total. Meski demikian Cindy masih menjadi bintang panggung perdamaian menentang Tembok Berlin tahun 1990.

Konser sukses itu bertolak belakang dengan kehidupan cinta sahabat Yoko Ono itu dengan David Wolff yang berujung perceraian di tahun 1989 dan membuatnya hingga di pelukan David Thornton pada 24 November 1991.

Karir bermusik Cindy Lauper betul-betul habis saat merilis album ke-4 bertajuk Hat Full of Stars pada Juni 1993. Penggemar meninggalkan pujaan Cindy karena meninggalkan new wave dan adanya Madonna yang lebih segar.

Praktis sejak itu Cindy yang meski masih menggeluti dunia musik justru lebih banyak bergerak di bidang filantropi seperti penggalangan dana bagi kemanusiaan dan demokrasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d bloggers like this: