it’s about all word’s

Referensi terbaik sebuah desentralisasi

Posted on: September 3, 2008

Judul: Reinventing Local Government
Pengalaman dari Daerah
Editor: Rayendra L. Toruan
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tebal: 427 Halaman

Secara pribadi harus diakui tak ada tanya saat Fadel Muhammad diumumkan meraih gelar Doktor dari UGM. Kiprah dan prestasi Fadel dalam hal kebijakan publik bagi Provinsi Gorontalo jelas.

Berbeda halnya ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ditetapkan bergelar doktor dari IPB, sampai saat ini hanya sedikit terobosan nyata yang dilakukan SBY. Boro-boro terobosan, kebijakan pro petani yang progresif pun lebih banyak wacana.

Tak heran ketika disertasi Fadel dibukukan ada rasa penasaran untuk bisa menyelami karya ilmiah berjudul asli Signifikansi Peran Kapasitas Manajemen Kewirausahaan terhadap Kinerja Pemerintah Dareah yang berpredikat cum laude tersebut.

Menarik karena latar belakang Fadel adalah seorang pebisnis. Sosok yang lebih sering saya kejar-kejar sebagai narasumber industri keuangan. Sebuah industri yang menuntut tata kelola yang baik, profesional dan akuntabel.

Tentu dengan pengalamannya yang panjang di industri keuangan akan menjadi sebuah kasus menarik ketika profesionalisme tersebut dibawa ke ranah administrasi pemerintah yang selama ini cenderung dikelola dengan manajemen asal-asalan.

Secara kasat mata, Fadel berhasil memberikan jawaban. Gorontalo lebih makmur sejak ditangani. Jagung dan sapi yang dulu tak terdengar kini menjadi komoditas seksi yang mengundang investor luar negeri. Bandara dan pelabuhan yang kecil diperbesar.

Sampai-sampai Pemerintah Pusat pun gusar dengan kelincahan gerak Fadel mengelola daerahnya. Bahkan Pemerintah Pusat justru turun tangan dengan hambatan regulasi.

Buku setebal 427 halaman ini mampu memberikan gambaran manajemen yang berorientasi wirausaha ala Fadel selama memimpin penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Gorontalo.

Dari tangan editor Rayendra L. Toruan, disertasi reformasi administrasi publik yang sangat akademis berhasil ditulis kembali dengan bahasa yang lebih mudah dipahami oleh masyarakat umum.

Kasus peningkatan kinerja pemerintah daerah Provinsi Gorontalo yang merupakan provinsi hasil pemekaran jelas sangat menarik untuk dikaji karena hanya dalam kurun waktu kurang dari empat tahun terjadi kemajuan yang cukup signifikan pada indeks pembangunan manusia (HDI) di provinsi muda itu.

Tentu saja karena merupakan buku yang ditulis ulang dari sebuah disertasi, diperlukan pengetahuan yang cukup untuk menangkap metode Fadel termasuk menelaah landasan teori, pustaka hingga sampel penelitian yang diambil dari 117 kegiatan Provinsi Gorontalo.

Tidak mengherankan jika buku ini cukup terasa berat karena memang dijejali pemahaman dari perspektif teoritis dan akademik. Editor terlihat agak kesulitan menurunkan kadar serius materi disertasi dengan gaya penulisan yang lebih bertutur.

Bagian paling menarik dari buku ini adalah studi kasus proyek kewirausahaan Gorontalo yang merupakan terobosan nyata dan bisa menjadi contoh untuk daerah-daerah lain.

Sebagai sosok wirausahawan, Fadel bergerak dengan tata kelola industri yang efisien dan berorientasi profit salah satunya dalah melakukan reformasi birokrasi seperti bagaimana meningkatkan motivasi kerja birokrasi lokal melalui sistem insentif.

Terobosan yang dilakukan adalah memberikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) kepada seluruh pegawai sipil di Provinsi Gorontalo yang memiliki kinerja baik dan amat baik. Besaran TKD melebihi gaji pokok yang diterima.

Agenda kedua adalah menjalankan kebijakan yang digerakkan oleh pasar untuk memperkuat fondasi ekonomi rakyat, terutama penduduk miskin dengan menghapuskan semua retribusi yang menghambat usaha perekonomian rakyat.

Gorontalo adalah salah satu provinsi di jajaran terdepan yang berani menghapus retribusi daerah termasuk membuka ruang bagi para PNS untuk berprestasi sebaik-baiknya.

Pada sektor pertanian dan peternakan dilakukan langkah cepat memanfaatkan hasil inovasi teknologi seperti irigasi pertanian lahan kering hingga membentuk provider sarana produksi pertanian secara profesional.

Pendek kata buku ini adalah pelajaran bagi daerah-daerah pemekaran yang masih gamang akan melangkah kemana dan selama ini justru membebani kas pemerintah pusat.

Meski demikian tentu ada kekurangan dari buku ini yaitu foto-foto kegiatan Fadel Muhammad yang seluruhnya formal. Buku ini akan menarik ketika Fadel terlihat lebih alami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

September 2008
M T W T F S S
« Aug   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
%d bloggers like this: