it’s about all word’s

Korporasi Dell di Indonesia

Posted on: September 5, 2008

Sejak masuk ke bisnis teknologi informasi Indonesia Dell langsung menyasar pelanggan global yang notabene perusahaan besar. Itu memang salah satu kebijakan Dell di setiap negara.

Seiring waktu, persaingan teknologi informasi Indonesia memanas, Dell pun membuat strategi anyar. Mulai awal tahun ini, Dell punya gebrakan baru.

Gebrakan pertama adalah memperkuat penetrasi pasar sistem penyimpanan (storage) Indonesia. Apa pasal? Direktur dan Country Manager Dell Indonesia Megawaty Khie menilai kebutuhan sistem penyimpanan di Indonesia terbuka lebar.

“Banyak perusahaan membutuhkan storage untuk menyimpan data yang amat besar, a.l. kaitannya dengan arsip hukum. Apalagi sekarang banyak pemeriksaan.”

Untuk jangka waktu lama Dell dikenal sebatas produsen komputer personal (PC) yang mampu menjual  PC layaknya kacang goreng. Kendati enggan mendetail angka penjualan, Megawaty bilang kekuatan pengalaman dalam hal menjual PC akan dijadikan sebagai modal untuk masuk ke sistem penyimpanan.

Sistem penyimpanan Dell yang gampang diatur adalah salah satu keunggulan yang bisa ditonjolkan. Dell mengklaim sistem penyimpanannya akan siap digunakan pada acara besar sekalipun, setelah disiapkan sekitar 10 menit.

Sementara untuk menyiapkan sistem penyimpanan merek lain, teknisi membutuhkan sekitar satu minggu untuk satu acara besar.

Tidak hanya berhenti pada sistem penyimpanan, perusahaan juga melebarkan sayap di lini yang sebelumnya jarang disentuh. Dari yang tadinya hanya bermain di areal Bisnis korporasi, kini Dell mulai menjamah bisnis usaha kecil menengah (UKM) dan consumer.

Perusahaan baru-baru ini mengatakan akan berebut kue pasar UKM Indonesia yang pasarnya mencapai sekitar 680.000 unit. UKM yang dimaksud di sini adalah usaha kecil dan menengah yang baru pertama kali membeli komputer.

Empat produk komputer, dua dari segmen notebook dan dua lagi desktop sengaja dedikasikan ke pasar UKM. Untuk segmen notebook Vostro mengeluarkan A840 dan A860, sedangkan dari desktop Dell memperkenalkan Vostro A180 dan Vostro 100.

Makanya, belakangan banyak iklan Dell ditemui di media massa seperti Koran. Gunanya untuk memperkenalkan produk melalui media yang menerpa kalangan UKM dan konsumen langsung.

Padahal dulu, perusahaan lebih memilih memasarkan produk melalui seminar atau penjualan langsung. Cara tersebut dinilai ampuh karena pada waktu itu lebih membidik pasar korporasi.

“Perbandingannya dengan tahun lalu waktu hanya masuk ke corporate costumer dengan saat ini dimana sudah melebarkan ke segmen lain, bisnis kami tumbuh 86%.”

Dell Asia Pasifik yang menaungi Dell Indonesia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan. Perusahaan memokuskan geliat ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Beberapa waktu lalu ada pembicaraan untuk memperkuat bisnis tidak hanya lapisan negara-negara menjanjikan seperti Brazil, Rusia, China, dan India. Negara berkembang seperti Indonesia dianggap sebagai pasar potensial.

President Dell Asia Pacific South Paul Henri Ferrand melihat pasar negara berkembang amat potensial karena menyuplai 80%-85% populasi dunia. Populasi Indonesia sendiri yang sekitar 230 juta itu saja hampir sama dengan populasi Eropa, tambahnya.

Prediksi kebutuhan PC akan membengkak sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan ekonomi di negara berkembang. Akan ada Miliaran orang tinggal di China, India, juga di Asia Selatan dan Indonesia.

“Semua orang akan sangat memerlukan PC dalam 7-10 tahun lagi. Seperti telepon selular, PC akan menjadi barang berharga yang dibutuhkan banyak orang.”

Khusus untuk Indonesia, Paul sangat antusias. Menilik laporan Golmand Sachs yang menyatakan pada 2050 ekonomi Indonesia kemungkinan akan lebih besar dari perekonomian Jepang.

Oleh karena itu, Dell memiliki tiga cara untuk memperuncing penetrasi di tiga segmen tersebut, yakni dengan menguatkan sumber daya yang dimiliki. Untuk memberikan keleluasaan gerak para karyawannya.

Dell Indonesia memboyong seluruh timnya dari kantor di Mid Plaza ke seputar Grand Indonesia tepat pada 8-8-2008 yang dianggap hoki.
Megawaty juga mengklaim tidak sembarangan menyerap tenaga kerja. Profil karyawan Dell dipastikan berbeda dengan profil karyawan
kompetitor.

“Kami memiliki profil SDM berbeda, jadi yang sukses di Dell belum tentu sukses di tempat lain. Kami rekrut bakat terbaik di pasar.”

Daya saing Dell lainnya cukup unik, caranya khusus memberikan layanan derensiasi produk. Pabrik Dell di Malaysia yang menyuplai untuk pasar Indonesia terbiasa memproduksi produk Dell sesuai kebutuhan pelanggan.

Setiap setengah menit pabrik menghasilkan satu PC. PC tadi ada yang saat dinyalakan muncul keluar logo Dell dan logo perusahaan pembelinya, semua dilakukan untuk menyenangkan pelanggan.

Layanan khusus tidak hanya logo, tapi juga aplikasi khusus seperti akuntansi untuk perusahaaan keuangan, misalnya. Apabila komputer bermasalah, Dell juga menyediakan tenaga teknisi untuk memperbaiki komputer tadi di rumah atau di kantor pemilik.

“Berbeda dengan komptetitor dimana konsumen harus membawa PC nya yang bermasalah ke pusat servis. Kami tidak mau memberatkan pelanggan.”

* bareng Noerma Komalasari

1 Response to "Korporasi Dell di Indonesia"

dell emang top abis deh.
tukang servisnya langsung datang ke rumah euy.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

September 2008
M T W T F S S
« Aug   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
%d bloggers like this: