it’s about all word’s

Memburu kenangan dari kaset bekas

Posted on: September 10, 2008

“Bang, stok Benyamin Sueb Si Jampang ada nggak?”
“Ada kasetnya Duo Kribo? Tapi cover-nya yang masih bagus, ya!”
“Punya Nyanyian Fajar-nya Leo Kristi nggak?

Bagi orang kebanyakan percakapan ini tentu bikin kening berkerut, namun bagi penggila musik Indonesia percakapan ini sebuah informasi penting yang memancing selera. Maklum semua nama yang disebutkan sama berharganya dengan emas.

Meski kini industri rekaman telah mencapai era digital, toh bursa kaset bekas tak pernah surut. Makin lawas album itu, pemburu kian banyak.

Uniknya kaset-kaset lawas Indonesia justru lebih dihargai mahal dibandingkan kaset Barat. Sebut saja Guruh Gipsy beserta bukunya dihargai tak kurang dari Rp300.000 bandingkan dengan kaset The Smiths (The Very Best of) hanya Rp180.000.

Sampai saat ini Guruh Gipsy adalah masterpiece rekaman Indonesia. Dengan teknologi analog, tim sound engineers a.l Alex Kumara, Dick Mahambang, Maman Arifin, dan Yongki Mamahit harus melakukan mixing berbagai suara. Rekaman dimulai Juli 1975 baru selesai November 1976.

Album ini oleh PT Pramaqua hanya diedarkan sebanyak 5.000 keping dengan dilengkapi sebuah buku setebal 32 halaman yang memberikan informasi tentang asal-usul lagu dan proses kreatif album ini.

“Ya, memang begitu faktanya. Pasalnya album Indonesia umumnya susah didapat. Malah untuk produksi di bawah 1980-an tidak ada artis yang memiliki master copy albumnya,” ujar Jose Rizal, salah satu dedengkot Komunitas Pencinta Musik Indonesia (KPMI).

Akibatnya, lanjut pilot Garuda Indonesia itu, album artis lokal yang beredar terbatas pada jumlah yang pernah disepakati sebelum album diproduksi oleh perusahaan rekaman dan distribusi.

Hal ini membuat album artis lokal yang asli menjadi sulit didapatkan. Tak jarang, peminat harus memesan dulu. Saat sewaktu-waktu kaset pesanan tersedia, kolektor meminta dikontak langsung.

Menurut David Tarigan, seorang perupa dan bekerja menjadi A&R di Aksara Records album musisi Indonesia memang sulit dicari namun masih relatif mudah ditemukan dibandingkan piringan hitam.

“Mungkin juga karena saya sudah mengumpulkan koleksi kaset dan piringan hitam sejak masih di tingkat sekolah dasar,” ujar alumnus fakultas seni rupa ITB.

Dari banyak koleksi David setidaknya ada dua album yang menurut dia agak sulit dicari yaitu album band Rara Ragadi yang diproduksi Duba Records 1979 dan band Abbhama dengan tajuk Alam Raya (1978). Keduanya beraliran art-rock progresif.

Menurut Anda Hasan, pemilik toko kaset bekas orisinal Twins Music di terminal Blok M, seringkali pihaknya meminta agar pelanggan bersabar dulu jika barang yang mereka inginkan sedang kosong.

“Yang jelas soal mutu kaset saya jamin. Perihal pembayaran pun kami fleksibel. Ya, sekaligus pertemanan-lah,” ujar Hasan.

Musisi asing

Perburuan kaset dan compact disc (CD) bekas tak terbatas hanya pada hasil rekaman milik penyanyi atau grup era jadul (zaman dulu) di dalam negeri dengan warna musik pop ataupun yang bercorak tradisional gambang kromong seperti masa Benyamin S.

Seni berburu kaset dan cakram ini bahkan melebar ke penyanyi atau grup luar dengan segala macam aliran musik. Tetapi dari segala jenis aliran musik itu, yang paling menonjol terlihat adalah perburuan kaset atau CD bekas dari rock atau jazz.

Generasi 1990-an mungkin tak terlalu akrab dengan grup rock klasik berbagai aliran macam Uriah Heep, Krokus, Boston, Orion, Epitaph, Asia, Saga, GTR, King Crimson, ELP (Emerson, Lake, and Palmer), Spooky Tooth, Kayak, Foreigner atau Gentle Giant. Untuk urusan rock, ada lagi yang lebih melegenda karena mereka masih eksis seperti Yes dan Rolling Stones.

Gaung mereka tak pernah pudar, terutama bagi para penggemar fanatik yang kini sudah tidak remaja lagi. Kebanyakan mereka ‘banting stir’ menjadi kolektor.

Bagi mereka harga bukanlah masalah serius. Sebut saja Moza Arrahmani, seorang eksekutif yang bekerja pada perusahaan IT. Keluar-masuk pasar kaget atau pasar loak hanya untuk hunting kaset atau CD rock lawas sudah tak aneh lagi baginya.

Bagi dia, grup tenar semacam Deep Purple, Dream Theater sudah tak menarik lagi untuk diburu. “Barangnya banyak dan hampir setiap saat dirilis ulang. Sudah tak ada lagi seninya,” katanya.

Sedikit berbeda dengan Moza, pengusaha swasta asal Hong Kong, Robin Chow mengaku mengoleksi kaset dan CD hasil rekaman kroyokan dari pecahan personil band terkenal seperti Jon and Vangelis, atau Anderson-Bruford-Wakeman-Howe.

“Koleksi termahal saya adalah paket berisi tujuh album Anderson-Bruford-Wakeman-Howe yang saya beli di Singapura. Jika dirupiahkan satu cakram sekitar Rp1 juta. Meski bekas tak masalah karena kondisinya masih sangat bagus,” kata Robin.

Tak hanya terbatas pada aliran musik rock, Robin mengaku dirinya menyukai jazz. Koleksi kaset dan CD bahkan PH jazz memenuhi satu kamar rumahnya di bilangan Menteng.

Meski banyak koleksinya terutama yang dibeli di luar negeri terbilang cukup mahal, dia pernah mendapatkan satu kaset jazz milik musisi Deodato di Taman Puring dengan harga hanya Rp10.000. “Saya temukan dalam bentuk kaset dan kondisinya masih sangat bagus.”

Kota Bandung juga memiliki komunitas pencinta rekaman musik lawas. Itulah yang mendasari Aris Satria mendirikan toko musik Hard N Heavy. Toko yang khusus menjual cakram orisinal khusus musik metal dan rock klasik itu saat ini menjadi referensi banyak penggila musik cadas dalam melengkapi koleksi albumnya.

Kolektor yang datang dan berbelanja di toko berukuran 3×5 meter itu tidak melulu dari Bandung, namun juga dari kota lain, khususnya Jakarta yang umumnya bertandang di akhir pekan.

Komunitas ini lebih gemar mengoleksi album musik band luar yang justru jarang terdengar namanya di Indonesia. Sebut misalnya nama Flower King, Saraya, Wallace Collection, Rising Sons, Trapeze, LA Guns, dan lainnya.

Daftar kaset Indonesia yang paling diburu di Jakarta
—————————————–
Artis                                                    Rp (ribu)
—————————————–
Guruh Gipsy (dan bukunya)                300
Koes Bersaudara album Angin Laut    250
Giant Step album Mark I                     200-250
Apotik Kali Asing (AKA)                      200-250
Trencem                                             200-250
Rawarontek                                        200-250
Golden Wing                                      200-250
C-Blues album Aryati                         200-250
Harry Rusli                                         200
Iwan Fals album Perjalanan                200
Gombloh (produksi Golden Hand)      200
Benyamin Sueb album si Jampang     150-200
Leo Kristi album Nyanyian Fajar        100-150
Dara Puspita                                      100
———————————————

* Kerja bareng muhamad sufyan dan diena lestari

*Terbit di Bisnis 25/3/2007

25 Responses to "Memburu kenangan dari kaset bekas"

Nice blog.. baru tau saia. Ijin untuk link di blog saya yah.. EverythingABoutOrtho.wordpress.com. Thanks.

Saya mau nawarin kaset2 2and dari taun 70 s/d 90an…
Baik lokal maupun manca…..
Hubungi😦 0271 ) 796 8245

keep on rockin man…..www.daveplasenta.blogspot.com

Mau jual koleksi kaset2 Metalku.minat sms ke-0411 5239736

sebagian kaset..terlalu mahal..tetapi klo mmg mau koleksi..bisa barter dg sesama penggemar kaset lawas……

kamu punya kaset ADI METAL ROCK-Licik Munafik,ROXX-Nol,SAHARA-Insomnia,WHIZZKID-Langgam Cinta,MAGNUM GANK-Bulan Berlin,KAYAKAS-Air Mata,ETERNAL MADNESS-Offerings To Rangda,RITUAL ORCHESTRA-Seeking Immortal,DRY-Belenggu Kelam…thx

aku jg kolesi kaset jadul,dr koes+ sampai dian pisesha,kst trencemku album 1 di twr 150rb aku blm niat jual.

Pengen beli kaset2 punk MARJINAL ada gak?

kalo marjinal..call aja si mike marjinal di lenteng agung

aku punya Pop Jawa vol 1 Koes Plus (2 kaset) kaset masih bagus orisinil Remaco makanya aku mau barterkan sebuah denga kaset Trio Aster vol. 1
ada yang minat hub. saya di
smart.one18@rocketmail.com
atau
sumartono.NLN@kbr.com
trimakasih

saya lg cari2 kaset ADI METAL ROCK-Licik Munafik,ROXX-Nol,WHIZZKID-Langgam Cinta,SAHARA-Insomnia,MAGNUM GANK-Bulan Berlin,KAYAKAS-Air Mata,PYTHAGORAS-Transisi,EMPERIAL-Inginku,ETERNAL MADNESS-Offerings To Rangda,RITUAL ORCHESTRA-Seeking Immortal,DRY-Belenggu Kelam,INSANUL MAUT-Endless Damnation…barang masih mulus,bila minat jual hub. 081234868666 thx……

Di semarang ada studio musik #1(kres-one) yang menjual kaset-kaset lawasan…coba deh kalo ke semarang mampir saja di Jalan Puspanjolo Barat VII No.7 Semarang50141. Telp 024-7610612…koleksinya lumayan banyak….

dear all.

Saya punya ph Indonesia lama indonesia dan kaset2 indonesia lama. Saya mau jual. 0815 888 4326. Yacob, jakarta.

1. dara puspita.
2. koes bersaudara
3. c- blues 1 dan 2
4. Rollies
5. aka sky
6. si jampang.
7. golden wing
8. bing slamet
9. gembels
10. koes plus
11. bubi chen and fabulous 5.
12. de – hand.
13. kaset2 juga ada.

yg mau beli kaset indo-barat jadul, hubungi saya 02198186679.

Utk yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya, Anda bisa mencari kaset2 lawas di pinggir Jln. Kapasari (Dari Hi-Tech Mall ke utara, ada perempatan traffic light lurus saja, lalu lewat persilangan rel kereta api lurus sedikit, kemudian di depan RS. Adi Husada Kapasari, putar balik. Penjual kasetnya ada mulai di bawah jembatan rel , di sepanjang sisi kiri jalan, sampai beberapa meter sebelum ketemu traffic light yang tadi). Kondisi kaset tergantung barangnya (tidak semua kaset kondisinya 100% bagus), sebaiknya dicoba dulu diputar kasetnya (minta tolong ke penjualnya untuk diputarkan) sebelum beli…

aku cari kaset Indonesia seperti ROXX album NOL,Bergema Kembali, VOODOO album Voodoo (album 1),Oyea
klo kaset Barat seperti SAIGON KICK album Saigon Kick (album 1),Bastard, EXTREME album Extreme (album 1) , kondisi masih muluuuuusss hub. 08174702229

NB: Kaset VAN HALEN album Van Halen, Van Halen II, Fair Warning, Diver Down, 1984, oU812

saya punya koes bersaudara album angin laut…..kalo minat hub;085659944344 ( ghea-bandung )

sobat aku lagi nyari album starcastle,kalau punya boleh barter dengan album progresif lainnya

tolong info kaset lawas bandung di mana yah..

aku ada kaset jadul:rock 80an roxx,srb,voodoo,plastik,andy liany,feelbeat,roland,mojoe,whizkid,blitz,sket,teaser,sas,elpamas,powerslave,grassrock,sahara,ucamp,jagad,flower,barong,sengkenken,puresaterday,duo kribo,leo kristy,gombloh,hary rusly,hary sabar,jocky s,bangkit sanjaya. minat hub 03217176591.

Gw pya koleksi piringan hitam salah satunya john lenon skitar thn 60 an dll dan radio piringan hitam merk national skitar thn 60 an kondisi msh bagus,gw mw lelang n yg berminat bsa langsung hbungin gw di 081999379779 ato pin bb 2251afbc6.tx

msh pny kaset2 nike ardilla ga?

Yang minat kaset rekaman yes , Dan kaset barat jadul ,elp ,genesis ,rush Dan masih banyak lagi dapat hub saya: ami 081319034080

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

September 2008
M T W T F S S
« Aug   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
%d bloggers like this: