it’s about all word’s

Album Ramadan Elvyn G. Massasya

Posted on: September 26, 2008

Apa jadinya kalau orang kaya punya hobi? Jelas menjadi sebuah hobi yang total. Begitu pula dengan Elvyn G. Massasya yang tahun ini merilis dua album sekaligus: Mawar Jingga dan Titik Balik Ramadan.

Ditemui di lobi Mid Plaza baru-baru ini, praktisi perbankan ini menyatakan kedua album tersebut dirilis tak sengaja dalam waktu hampir bersamaan.

Album Mawar Jingga berisi lagu-lagu yang disunting dan difomat dalam ranah rock. Mulai dari art rock, progresif rock, sweet rock digarap hampir satu setengah tahun yang lalu.

Sementara Titik Balik Ramadan merupakan album perdana religius bagi pria kelahiran Medan yang digarap hanya dalam waktu enam bulan dan memang ditujukan untuk masa Ramadan.

“Seluruh hak komersial dari album ini saya sumbangkan bagi sebuah rumah sakit yang melayani kaum dhuafa di Serpong,” ujar jebolan Universitas Jayabaya ini.

Dana bagi kaum dhuafa tak hanya diberikan dari hak Elvyn sebab pemilik Omega Pasific Production, Gita Wirjawan juga menyumbangkan seluruh pendapatan album berkelir biru laut itu.

Bicara tentang mencipta lagu, pria kelahiran 18 Juni 1967 itu ternyata sudah mulai membuat lagu sejak duduk di bangku SMP. Sedangkan soal menyanyi, kemampuannya ini semakin terasah ketika masa SMA saat aktif ngeband dan mengikuti festival-festival lagu.

Putra pasangan A. Gani Masassya dan Siti Khadijah ini termasuk rajin mengeluarkan album. Sudah empat album dia luncurkan sejak album perdana Kata Hati yang dirilis empat tahun silam.

Waktu itu, aransemen musik yang direkam di studio miliknya di Bintaro dibuat oleh Ary A. Riyanto. Tentu saja suami Riana Lusinta berduet dengan Lisa A. Riyanto dalam beberapa lagu.

Kelar album perdana anak kedua dari empat bersaudara itu ketagihan bermusik secara profesional. Lalu merilis album berikutnya, Kolaborasi, Elvyn G. Masassya & Friends pada awal 2007.

Album dengan nuansa nujazz itu dipenuhi aranger terkenal a.l. Dian Pramana Poetra, Henry Restoe Putra, Ika Ratih Puspa, Bagoes AA, dan Sam Bobo

Ayah dari Rengga juga melibatkan musisi terkenal a.l. Mus Mujiono, Ciek Ridwan, Ilyas Muhadji, Bintang Indarto, Reza Arsjad dan Rommy Noor Said. Sementara sentuhan akhir album yang selesai digarap September 2006 ditangani Rubby N. Tumridjo.

“Saya termasuk cepat mencipta lagu. Musik itu untuk relaksasi. Mengaktifkan otak sebelah kanan. Hidup ini harus seimbang. Termasuk membuat album religius, tidak saja album sekuler!” tandasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

September 2008
M T W T F S S
« Aug   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
%d bloggers like this: