it’s about all word’s

Ryan Suchaneck the one artificial stuntrider

Posted on: November 11, 2008

Atraksi liar stuntrider berkaki palsu

Tahun depan jika tidak ada aral melintang, para freestyler jebolan U Mild U Bikers (UMUB) Safety Race bakal dibawa ke Eropa untuk bertarung sekaligus menimba ilmu dari para stuntrider Benua Biru.

Namun menurut Brand Manager U Mild Yasin Tofani Sadikin para stuntrider Amerika juga bisa menjadi kiblat bagi para freestyler Indonesia yang berkeinginan menjadi seorang profesional.

“Para stuntrider Benua Biru gayanya halus dan mementingkan teknik. Skill mereka tinggi. Sementara stuntrider Amerika Serikat lebih brutal dan lebih menghibur. Semuanya menuntut latihan dan prosedur keamanan yang prima,” ujar Tofani.

Tak salah Tofani menyatakan demikian, salah satu stuntrider Amerika Serikat yang pernah hadir di Indonesia setahun lalu adalah Ryan Suchaneck kini harus beraksi dengan kaki kanan palsu setelah cedera lalu lintas.

Debut Suchaneck di Indonesia adalah di ajang U Mild U Bikers ‘Safety Race to Asia 2007’ seri keenam Surabaya. Atraksinya yang liar membuat para freestyler lokal memujanya.

Pada 5 Oktober lalu sebuah mobil menghantam Ryan membuatnya harus mendekam di rumah sakit untuk waktu yang lama dan memaksanya kehilangan separuh kaki kirinya.

Toh meski harus rela hidup dengan kaki diamputasi, Ryan tidak tenggal menyesali diri. Kini lajang berusia 27 tahun asal Milton, Wisconsin, AS itu sudah kembali beraksi dengan motor besarnya.

Ryan dikenal dengan gayanya yang brutal ketika melakukan stoppie (gerakan mengangkat roda belakang) dari kecepatan tinggi maupun wheelie (mengangkat roda depan) sambil berdiri, juga dalam kecepatan tinggi.

Buku rekor dunia mencatat nama Ryan sebagai orang Amerika pertama yang sanggup melakukan stoppie di atas permukaan es sejauh lebih dari 200 meter. Kini dengan satu kaki palsu Ryan mencoba kembali memecahkan rekor dunia.

Dalam surat elektroniknya, Ryan yang jago beraksi di atas motor es memamerkan kelahirannya kembali di dunia stuntrider sekaligus keinginannya mencatatkan diri sebagai stuntrider pertama di dunia yang beraksi dengan kaki palsu.

“Saya masih berlatih memindahkan berat badan ke ban belakang untuk melakukan wheelie [mengangkat ban depan]. Agak susah mengatur kaki palsu saya,” ujar Ryan.

Ryan mengawali karier profesionalnya mulai tahun 2002 dengan dengan mendirikan Vertical Mischief Crew (VMC) bersama enam rider lokal . Ketujuh rider tersebut berangkat dengan memiliki satu hobi yakni melakukan atraksi liar di atas sportbike.

Dia kini terus berlatih habis-habisan berlatih untuk bisa kembali ke dunia stuntrider profesional yang telah ditekuninya selama enam tahun. Februari tahun depan akan menjadi ajang pembuktiannya sebagai pria berhati baja.

“Saya banyak belajar dari cedera ini. Selama Anda punya niat tak ada yang tak mungkin. Memang menyakitkan tapi tak ada yang tak mungkin,” paparnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

November 2008
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
%d bloggers like this: