it’s about all word’s

Belajar dari utang luar negeri swasta

Posted on: December 5, 2008

Judul: Manajemen Pinjaman Luar Negeri Swasta Indonesia:
Pembelajaran Berharga dari Krisis Keuangan Indonesia
Editor: Sjamsul Arifin dan Dian Ediana Rae
Penerbit : Elex Media Computindo, Juni 2008
Tebal: 237 Halaman

John Perkins seorang agen terselubung hasil rekrutmen National Security Agency (NSA), organisasi spionase Amerika paling misterius dalam Confessions of An Economic Hit Man menyatakan dengan sistem utang negara-negara pengutang bisa dijerat AS.

Tugas utama Perkins sebagai economic hit man (EHM) adalah mempromosikan kepentingan corporatocracy (koalisi bisnis dan politik antara pemerintah, perbankan, dan korporasi) AS di balik kampanye derajat kemiskinan di negara dunia ketiga yang kaya akan sumber daya alamnya.

Dengan cantik EHM membuat economics forecast untuk negara klien corporatocracy–seperti Indonesia dalam proyek listrik Jawa di 1970-an–serta membantu penerapan skema ekonometrik yang akan mengucurkan dana jutaan dolar.

Presiden Tanzania, Julius Kambarage Nyerere sampai bertanya “Must we starve our children to pay our debts?” Sebab utang suatu negara merupakan lingkaran setan, sarang laba-laba, atau perangkap bagi rakyat miskin.

Yang meminjam orang kaya, baik pemerintah maupun swasta, tetapi rakyat ikut menanggung akibatnya. Kita tahu utang adalah lingkaran setan namun kita suka melakukan.

Kita pun tahu karena pinjaman luar negeri alias utang luar negeri pernah memerosotkan perekonomian Indonesia pada 1990-an dan hingga kini belum pulih benar.

Fakta jelas memaparkan krisis ekonomi tahun 1997 terutama terkait dengan pinjaman pihak swasta. Pinjaman itu melibatkan beberapa pengusaha saja, tetapi akibatnya seluruh rakyat menanggungnya.

Ketika terjadi krisis finansial pada pertengahan 1990-an, dimana pinjaman LN swasta dalam lima tahun meningkat hingga jumlah yang sama dengan pinjaman LN pemerintah dalam 30 tahun.

Menurut data BI, pinjaman luar negeri swasta pada 2006 mencapai US$51,131 miliar, atau naik dari tahun sebelumnya mencapai US$50,580 miliar. Padahal pinjaman luar negeri pemerintah mencapai US$74,126 miliar atau turun dari tahun sebelumnya yang mencapai US$80,071 miliar.

Editor Sjamsul Arifin dan Dian Ediana Rae dengan sangat baik mendedahkan persoalan pinjaman luar negeri swasta karya sejumlah analis Bank Indonesia a.l. Peter Jacobs, Arlyana Abubakar, Elsya M.S. Chani, Eko Siswantoro, Hendryanti Meitaria, Sari Nadia Rizal dan Tora Erita Siallagan.

Ada tiga bab yang digarap secara keroyokan a.l. Perkembangan Pinjaman Luar Negeri (PLN) Swasta Indonesia, Daya Tarik Pinjaman Luar Negeri (PLN) dan Tantangan ke Depan terakhir Kebijakan Baru Pinjaman Luar Negeri (PLN) Swasta.

Pada bab II, ada asumsi menarik perihal PLN masuk ke negara berkembang terkait suku bunga dollar yang lebih menarik di negara maju. Alhasil meminjam dana ke luar negeri lebih menguntungkan daripada mengambil dana dari pasar uang domestik.

Pada kasus PLN swasta, terjadi peningkatan PLN jangka pendek yang dilakukan swasta karena perkembangan instrumen di pasar keuangan yang makin banyak menawarkan surat berharga berjangka pendek dan peningkatan utang dagang.

Dalam bab selanjutnya, para pemikir Bank Indonesia memperingatkan pemerintah agar memberi perhatian lebih besar terhadap PLN swasta yang memiliki grafik terus meningkat sejak tahun 2002.

Tercatat sejak 2002, PLN swasta dalam bentuk perbankan meningkat sekitar US$500-800 juta sementara PLN perusahaan mencapai peningkatan US$2 miliar setiap tahunnya hingga 2007.

Alhasil porsi PLN swasta terhadap total PLN Indonesia juga dinilai cukup signifikan yaitu mencapai 39% PLN pemerintah. Sehingga otoritas keuangan wajib mengawal ketat pergerakan dana dalam jumlah cukup besar itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
%d bloggers like this: