it’s about all word’s

Senja sunyi seorang NH Dini

Posted on: December 17, 2008

Kesepian memang menjadi tema utama setiap novel karya penulis Nurhayati Dini.

Ternyata kondisi ini memang menggambarkan keadaan perempuan sepuh yang kini tinggal di rumah lansia Wisma Langen Werdhasih, Ungaran.

Tinggal sendirian tanpa suami dan anak yang tinggal di luar negeri membuat penulis novel Namaku Hiroko itu mengalami kesulitan dana untuk membiayai kesehatannya yang terus menurun.

NH Dini sejak delapan tahun terakhir menderita hepatitis-B dan sempat menjalani operasi pengambilan batu di empedunya.

Dalam kondisi tua dan sakit-sakitan, NH Dini sempat pindah pemondokan beberapa kali.

Diketahui dia sempat menetap di kompleks Graha Wredha Mulya, Sinduadi, Sleman atas bantuan Kanjeng Ratu Hemas, istri Sultan Hamengku Buwono X.

Belakangan agar tetap dekat dengan Pondok Baca Nh Dini di Pondok Sekayu, Semarang, Dini hijrah ke Semarang dan tinggal di rumah lansia Wisma Langen Werdhasih, Ungaran.

Menurut Ariany Isnamurti, orang yang membantu NH Dini sehari-hari, keadaan itu sampai memaksa NH Dini menjual koleksi lukisannya yang bergaya dekoratif Tionghoa seharga Rp3-7 juta.

Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin atau lebih dikenal dengan nama NH Dini adalah sastrawan, novelis, dan feminis Indonesia lahir di Semarang, Jateng, 29 Februari 1936.

Tahun 2008 seharusnya menjadi tahun istimewa baginya karena menjadi kesempatan peraih penghargaan SEA Write Award di bidang sastra dari Pemerintah Thailand itu merayakan ulang tahunnya yang dinanti tiap empat tahun sekali.

Empat tahun silam NH Dini meluncurkan 20.000 Mil di Bawah Lautan, maka tahun ini yang merupakan perayaan sembilan windu baginya, menjadi momentum istimewa karena meluncurkan buku Argenteuil, Hidup Memisahkan Diri.

Meski sederhana, ultah sekaligus peluncuran buku NH Dini, saat itu dihadiri para penulis, sastrawan dan budayawan kenamaan Jateng a.l. Prie GS, Triyanto Triwikromo, dan Eko Budihardjo.

Memoar kehidupan

Argenteuil merupakan kelanjutan dari seri Cerita Kenangan yang bisa dibilang memoar kehidupan pribadi NH Dini yang menjulang, tetapi diwarnai suramnya pernikahan.

Menurut dia, seperti buku-bukunya terdahulu, Argenteuil masih mengangkat tema kemanusiaan yang universal.

Sebuah karya tentang realita kehidupan, pengalaman pribadi dan kepekaan terhadap lingkungan.

Mantan pramugari Garuda itu tak mengelak dan risih untuk menjadikan kehidupannya sebagai latar belakang penulisan buku-bukunya yang diakui menyuarakan kemarahan kepada kaum laki-laki.

Dengan konsistensi tema penulisan seperti itu anak bungsu dari lima bersaudara pasangan Saljowidjojo dan Kusaminah itu dijuluki sebagai sastrawan feminis Indonesia.

Selain itu, karena pernah mengalami konflik budaya, seluruh novel anggota Greenpeace itu memiliki ciri khas pengaruh budaya Barat yang berakibat tokoh utama dalam karya-karyanya berkonflik dengan pemikiran Timur.

Konsistensi kepenulisan Dini dimulai lewat kumpulan cerpen dan novel, Dua Dunia, yang diterbitkan NV Nusantara Bukittinggi pada 1956. Pada tahun itu pula, dia menulis novel Hati yang Damai.

Sesudah itu, karya-karya emasnya bermunculan, a.l. Pada Sebuah Kapal (1973), La Barka (1975), Namaku Hiroko (1977), Keberangkatan (1977), Sebuah Lorong di Kotaku (1978), Padang Ilalang di Belakang Rumah (1978), Langit dan Bumi Sahabat Kami (1979), Sekayu (1981), serta Pangeran dari Seberang (1981).

Sampai saat ini sejumlah buku NH Dini a.l. Namaku Hiroko dan Keberangkatan mengalami cetak ulang sampai beberapa kali, suatu hal yang sulit dicapai oleh kebanyakan buku sastra.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
%d bloggers like this: