it’s about all word’s

Diva liar Winehouse yang bermasalah

Posted on: January 8, 2009

Dunia hiburan memang anomali dunia nyata. Dalam dunia nyata sensasi adalah tabu, sebaliknya di dunia hiburan adalah alat jualan terbaik. Hal ini terjadi pada penyanyi Amy Jade Winehouse yang liar sekaligus jenius.

Belum lepas dari ingatan saat perempuan asal asal Southgate, London, Inggris itu sempat ditolak masuk Amerika Serikat dalam ajang penghargaan Grammy Award 2008 akibat kasus narkoba, kini dia kembali berulah.

Biduan, musisi jazz dan penulis lirik jempolan penganut agama Scientology ini dikabarkan menarik gugatan yang sebelumnya diajukan melawan pihak kepolisian Norwegia yang menangani kasus kepemilikan psikotropika pada Oktober 2007 lalu.

Bersama bersama sang suami Blake Fielder-Civil, Winehouse berniat menarik kembali gugatannya dan rela membayar denda atas kasus hukum yang dia alami di negara itu.

Sebelumnya, pasangan heboh ini kesandung kasus hukum dan pernah digelandang ke kantor polisi untuk ditahan karena diketahui memiliki mariyuana seberat tujuh gram atau sesendok garam.

Penangkapan itu terjadi beberapa saat sebelum penyanyi yang mendapat predikat berbakat dari para kritikus musik ini akan tampil di panggung konsep Bergen City.

Akibatnya konser itu urung digelar lantaran pasangan nyentrik itu diketahui memiliki bubuk psikotropika yang membuat mereka terpaksa menginap di hotel prodeo dan dibebaskan setelah membayar denda sebesar US$428.

Namun peraih lima Grammy Award 2008 ini sempat protes dengan aksi penangkapan itu. Dia meminta kembali denda itu karena menganggap pihak polisi Norwegia salah tangkap.

Alhasil, dia meminta pengacaranya untuk mengajukan gugatan ke pengadilan Norwegia melawan penegak hukum di kota Bergen yang sedianya akan mulai sidang pada 12 Januari 2009. Tetapi tiba-tiba pasangan ini menarik kembali gugatannya.

“Usai menyimak dengan seksama kasus ini, mereka memutuskan menarik gugatan,” ujar pengacara Ole Kvelstad melalui sambungan telepon seperti dilansir dari AP tanpa memberikan alasan mengapa Winehouse menarik kembali gugatan itu.

Berjabat tangan

Rudolf Christoffersen, polisi yang terlibat dengan kasus ini, mengkonfirmasi bahwa pihaknya dengan Winehouse sepakat untuk berjabat tangan, menyelesaikan kasus ini dan tidak beradu mulut di meja pengadilan.

“Ini artinya denda akan tetap diberlakukan,” ujarnya dalam wawancara bersama jaringan televisi TV-2.

Sementara itu Kvelstad mengatakan jika pihaknya tidak akan menyebutkan berapa nilai denda yang akan dibayarkan Winehouse.

Dia hanya mengatakan jika denda ini menjadi konsekuensi yang harus dilakukan Winehouse jika dia ingin masuk ke Amerika Serikat. Lantaran, tahun lalu dia ditolak masuk ke Amerika Serikat dalam ajang penyerahan Grammy Award.

Kala itu dia kesandung masalah karena kepergok mengkonsumsi psikotropika, bersamaan dengan dengan masih berjalannya kasus hukum dan kisah perkawinannya yang dramatis.

Saat ini artis 25 tahun itu dikabarkan tengh menjalani proses pengobatan di sebuah rumah sakit di London akibat penyakit alergi yang dideritanya dan pengobatan lainnya.

Pada ajang bergengsi Grammy Award tahun lalu Winehouse mendapatkan enam kategori. Mulai dari rekaman terbaik, album dan lagu terbaik, artis pendatang terbaik, penyanyi album pop terbaik, dan penyanyi perempuan pendatang baru terbaik.

Penyanyi pop ini banyak mendapat unggulan untuk album yang meledak di pasaran dengan judul Rehab untuk penghargaan rekaman terbaik dan Back to Back untuk album terbaik.

Rehab juga dinominasikan untuk album terbaik dan penampilan vokal pop perempuan terbaik, sedangkan Back to Back juga diunggulkan untuk kategori vokal pop terbaik.

Namun semua harapan Winehouse untuk menjadi ratu Minggu malam itu sirna, pasalnya apalagi kalau bukan karena kasus narkoba dan membuat visa-nya ditolak imigrasi Paman Sam.

Tapi dasar perempuan penuh energi, Amy Winehouse disela-sela berjubelnya masalah seperti dikutip dari The Sun, masih sempat-sempatnya bernegosiasi dengan salah satu fashion ternama Fredd Perry.

Perempuan penggemar tato dan rambut sarang lebah yang memang kerap menggunakan kemeja koleksi Fredd Perry ini sudah mempersiapkan beberapa sketsa desain untuk proyek tersebut.

Sayang pihak Fredd Perry enggan berkomentar gara-gara Winehouse tertangkap paparazzi sedang asyik berpose nudis ketika mandi matahari di pantai Saint Lucia, Karibia.

Tidak itu saja di tempat itu, Winehouse malah seperti memamerkan kemesraannya dengan penyanyi lokal bernama Shayne Ross do yang menjadi kekasih barunya. Walah apalagi ini?!

1 Response to "Diva liar Winehouse yang bermasalah"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

January 2009
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
%d bloggers like this: