it’s about all word’s

a silent day Johor Bahru

Posted on: February 18, 2009

Menikmati ketenangan Johor Bahru

Soal keindahan alam jangan pernah membandingkan dengan jiran kita. Namun soal kenyamanan, keamanan dan kemasan belajarlah pada mereka. Singapura punya Uniquely sementara Malaysia memiliki Truly Asia.

Beberapa waktu lalu saya berkunjung ke Johor Bahru lewat jalur Singapura. Soal keindahan alam dan kekayaan hayati, jelas bukan bandingan Tanah Air yang digilai banyak naturalis dunia.

Johor Bahru saya capai lewat jalur darat. Kebetulan ada kendaraan sewaan untuk menyusuri Woodlands Road yang terhubung dengan Upper Bukit Timah Road dan berakhir di Woodlands Checkpoint.

Setiap pagi dan malam, gerbang masuk-keluar Singapura ini padat. Sudah bukan rahasia lagi kalau warga Singapura lebih memilih berbelanja ke Johor Bahru. Bayangkan saja selisih harga bensin di Singapura bisa mencapai 1 Ringgit Malaysia (RM) lebih per liternya.

Anda wajib turun dari kendaraan dan menunggu giliran cap dari imigrasi Singapura. Antriannya lumayan. Hanya tiga jam! Untung di tempat ini penyejuk udara menyebur kencang. Di sini memotret dilarang.

Dari Woodlands Checkpoint Anda kembali naik kendaraan untuk menyusuri jembatan penghubung Singapura dan Malaysia sepanjang 1 km. Sehari tercatat titik ini dilewati tak kurang dari 60.000 kendaraan belum termasuk Kereta Api.

Sampai Johor Bahru Anda harus kembali turun dan meminta cap dari imigrasi Malaysia. Tak seperti di sisi Malaysia, di sini seperti Tanah Air saja. Panas karena mengandalkan angin sepoi-sepoi dari jendela.

Tidak ubahnya kondisi terminal di Jakarta, kondisi di Johor Bahru Checkpoint sama berantakannya. Anda bisa meletakkan pantat di sembarang tempat. Satu hal yang tak mungkin dilakukan di imigrasi Singapura.

Tidak jauh dari pintu masuk Johor, Anda sudah disambut kawasan taman publik Danga Bay yang terletak di pinggir pantai Selat Johor-Singapura. Tempat ini dilengkapi sarana rekreasi anak-anak, restoran, dan arena hiburan serta rekreasi pantai lain.

Pada malam hari, kawasan Danga Bay bermandikan berbagai jenis lampu hias. Kemasan yang hidup dan meriah itu memang diharapkan mampu menyedot pendatang dari Singapura ke Johor.

Malaysia memang membangun Johor secara ekspansif lewat badan pengelola Iskandar Development Region (IDR), yaitu Iskandar Regional Development Authority (IRDA).

Badan ini bahkan akan membangun Danga Bay sebagai sebuah destinasi wisata dan bisnis masa depan paling penting di Malaysia. Pusat perbelanjaan, pusat bisnis, resort, wisata air termasuk ratusan villa mewah.

Jika sempat Anda bisa menyusuri selat Tebrau menggunakan sebuah speed boat atau Danga Cruise. Jika lelah silahkan bersatai di pinggirannya karena disediakan kursi berjejeran. Tenang di sini tak ada pedang asongan atau preman. Semua aman.

Jika ingin berbelanja murah, bisa saja Anda lakukan di terminal feri The ZON. Wilayah di Stulang Laut ini bebas pajak. Anda yang menggunakan kapal dari Batam dan Bintan bisa mencobanya.

Wisata belanja

Johor Bahru adalah kawasan yang tenang dan bebas macet Anda bisa melangkahkan kaki ke beberapa situs bersejarah seperti Masjid Sultan Abu Bakar yang diresmikan pada 1900 oleh Sultan Ibrahim. Di mukanya terdapat Kebun binatang Johor.

Ada juga Museum Kerajaan Sultan Abu Bakar di jalan Skudai yang juga biasa disebut sebagai Istana Besar Sultan Johor yang dibangun tahun 1866. Seperti halnya Istana Yogyakarta banyak peninggalan Sultan bisa dilihat di tempat ini gelas-gelas kristal, lukisan, perlengkapan rumah tangga hingga motor Sultan.

Asyiknya tak jauh dari Museum Kerajaan Sultan Abu Bakar terdapat kebun binatang Saleng. Yang patut dipuji tentu saja kebersihan dan keteraturan tempat ini.

Jika sempat Anda wajib mampir ke gedung Sultan Ibrahim. Bangunan ini lebih modern dan bergaya barat karena dibangun pada 1940.

Kalau capek dan penat berjalan-jalan tak tertahankan Anda bisa ke panti pijat di Taman Perling. Tenang! Di tempat yang tak terlalu besar ini hanya tersedia tukang pijat laki-laki.

Sebagai rujukan belanja orang-orang Singapura banyak mal bertebaran di Johor Bahru. Tentu saja untuk produk-produk Malaysia ditawarkan harga yang hampir separuh lebih murah dari tetangganya.

Jika ingin berbelanja oleh-oleh Anda bisa berkunjung ke Johor Area Rehabilitation Organisation (JARO) Handicrafts Centre di jalan Sungai. Berbagai pernak-pernik kerajinan tangan ada di sini.

Menariknya seluruh produk yang dijual di tempat ini buatan orang-orang cacat. Jadi berbelanja di tempat ini sekaligus melakukan derma bagi tetangga kita yang kurang beruntung.

Tapi kalau Anda ingin belanja borongan bisa saja Anda berkunjung ke Plaza Kotaraya yang letaknya tak jauh dari kantor bea cukai Malaysia..

Nah bagi Anda yang gemar barang bermerek bisa belanja di mal terbesar di Johor Bahru, AEON Tebrau City, Plaza Pelangi di jalan Pelangi atau Plaza Larkin di dekat Terminal Bis Larkin.

Berbagai produk bermerk ada di ketiga tempat tersebut seperti Giordano’s, MNG, Esprit, Dorothy Perkin’s dan lain-lain.

Soal harga, tentu sama saja dengan di Jakarta. Toh di Johor Bahru pun ada kejadian goyangan ngebor Inul Daratista dicekal. Jadi memang Truly Indonesi…eh Asia! Selamat berbelanja.

Tujuan warga Indonesia berobat

Sebagai sebuah kota, Johor Bahru adalah kota terbesar kedua di Malaysia setelah Kuala Lumpur. Jumlah penduduknya 500.000 jiwa di kawasan perkotaan dan lebih kurang 1,5 juta di wilayah metropolitan.

Johor Bahru merupakan salah satu pusat perindustrian, perdagangan, dan pariwisata terbesar di Malaysia. Pariwisata adalah penyumbang yang besar dalam ekonomi Johor Bahru di mana 60% dari para wisatawan yang mengunjungi Malaysia setiap tahun masuk ke negara tersebut dari Singapura.

Perkembangan perindustrian di Johor Bahru yang begitu pesat juga telah menjadikannya sebagai salah satu pusat perindustrian yang terbesar bagi Malaysia.

Tidak heran Johor pada tahun 2008 menargetkan jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut mencapai 28 juta orang, khusus untuk Indonesia diharapkan bisa menembus angka 900 ribu orang.

“Jumlah wisatawan dari Indonesia diupayakan naik 20% dari tahun lalu,” kata Deputy General Manager Majlis Tindakan Pelancongan Negeri Johor, Moh Azlan Abdul Jalil.

Dijelaskannya, Indonesia merupakan sumber wisatawan terbesar kedua setelah Singapura. Pada tahun 2006, jumlahnya mencapai 638.720 orang dan tahun 2007 sebanyak 612.418 orang. Kemudian tahun 2008 ini ditargetkan mencapai 900 ribu orang.

Sedangkan, Singapura yang berada di urutan pertama, jumlahnya pada 2006 mencapai 18,444 juta orang, dan terus meningkat tahun 2007 mencapai 21,938 juta.

Diurutan ketiga dan keempat adalah China dan India dengan jumlah 308.675 jiwa dan 94.984 jiwa di tahun 2007.

Sementara itu, pada tahun 2010, Johor menargetkan peningkatan hingga 20% atau mencapai 30 juta orang yang akan berkunjung dan berwisata ke negeri ini.

Besarnya minat masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Johor, menurut Azlan, ada dua alasan utama yaitu untuk berbelanja dan berobat. Meskipun demikian, untuk mengisi waktu liburan di sejumlah obyek wisata di Johor juga menjadi faktor pendorongnya.

Dijelaskannya, masyarakat Indonesia yang berbelanja di Johor akan mendapatkan barang-barang bermerek asli dengan harga bersaing dibandingkan pusat perbelanjaan dari negara tetangga, khususnya Singapura.

Begitu pula untuk berobat, lanjut dia, pada umumnya pada faktor harga yang ditawarkan rumah sakit di Johor ini lebih murah tapi dengan pelayanan yang maksimal termasuk dalam pelayanan akomodasi selama di Johor.

Customer Service Officer KPJ Healthcare Berhad berlokasi di Johor, Zarina Atan mengatakan bahwa dalam satu bulan sekitar 1000 orang Indonesia berobat ke KPJ Johor.

3 Responses to "a silent day Johor Bahru"

o…begitu brader….

ifMPcW comment1 ,

jd penasaran kesini mbak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2009
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
%d bloggers like this: