it’s about all word’s

Jahiliyah at Zhuhai

Posted on: February 18, 2009

Zhuhai, kilau mutiara di Selatan China

Akhir tahun lalu saya mendapat undangan PT Asia Tembakau produsen rokok Sampoerna mengunjungi Zhuhai untuk memantau kiprah tim balap U Mild U Bikers di seri akhir FIM Asian GP di Zhuhai, China.

Jelas ini undangan menarik. Ini perjalanan kedua ke Negeri Tirai Bambu setelah Hong Kong lalu Wuhu dan Shanghai. Bisa dikatakan Zhuhai adalah Hong Kong dan Shanghai di masa awal.

Zhuhai adalah kota baru di pantai selatan China. Secara administratif Zhuhai adalah kota setingkat kabupaten di Provinsi Guangdong. Letaknya di muara Sungai Mutiara.

Julukan bagi kota yang baru berusia 29 tahun ini adalah Kota Romantis atau Kota Bunga. Zhuhai dikenal sebagai ‘jembatan’ China bagi Makau karena itu Pemerintah China memberi status kota ini special economic zones (SEZ).

Sama halnya dengan ‘jembatan’ China atas Hong Kong yaitu Shenzhen yang mendapat status keistimewaan ekonomi setahun sebelum Zhuhai atau pada 1978.

Dengan status SEZ, pembangunan di Zhuhai dan Shenzhen diarahkan sebagai kota niaga modern, pusat ilmu pengetahuan, kota pariwisata, dan kota transit. Artinya sebuah kota modern yang nyaman, aman, dan bersih.

Pemerintahan Zhuhai ada di dua tangan politik dan administrasi. Urusan politik dikendalikan Sekretaris Komite Partai Komunis China, Gan Lin, sementara administrasi ditangani bupati berpangkat Mayor Zhong Shijian.

Saya masuk ke Zhuhai lewat pelabuhan Jiuzhou menggunakan kapal Hai Kun melalui bandara Hong Kong. Operator kapal, Chu Kong Shipping Enterprises (Holding) Co Ltd. menarik biaya HK$260 sekali jalan.

Selain itu Jiuzhou juga menjadi pintu masuk bagi Shekou di Shenzhen. Sementara untuk kapal-kapal dengan bobot raksasa di muara Sungai Mutiara disediakan pelabuhan Gaolan.

Sejak 10 Juli tahun lalu, Zhuhai yang menjalin kerja sama dengan Surrey, British Columbia, dan Redwood City, California ini menyediakan layanan feri penghubung Pelabuhan Jiuzhou dan bandara Internasional Hong Kong yang jarak tempuhnya 50 menit.

Sebagai pintu masuk dan keluar maka jika Anda mendarat atau terbang dari bandara Hong Kong, Anda sudah bisa boarding pesawat di pelabuhan feri Zhuhai.

Dengan fasiltas yang serba lengkap dan jaminan keamanan ditandai penghargaan dari PBB, Zhuhai menggoda turis datang. Pada 2002 ada 1,3 juta wisatawan asing dan 3,64 juta lokal yang berkunjung.

Hal ini mendongkrak posisi Zhuhai sebagai wilayah yang meraup banyak rezeki dari industri pariwisata setelah Guangzhou dan Shenzhen. Pendapatan dari pariwisata bagi Zhuhai pada 2002 mencapai US$500 juta.

Zhuhai makmur? Jelas pendapatan wilayah itu per 2004 mencapai 54,63 miliar yuan, sementara pendapatan per kapitanya di tahun yang sama mencapai 41.800 yuan.

Tak heran banyak warga dari wilayah lain di China, terutama wilayah utara yang mencari kerja di wilayah ini.

Surga belanja

Sejak awal saya menyatakan Zhuhai adalah Hong Kong atau Shanghai di masa awal karena di tempat ini berbagai barang murah bisa ditemukan dan banyak penjualnya yang tak bisa berbahasa Inggris.

Tips ampuh adalah bawa saja kalkulator pegadang pasar ukuran besar sebagai awal tawar menawar tiap kali Anda berbelanja. Yang lain tentu saja nyali untuk menawar dan mata yang awas ketika berbelanja.

Seperti halnya pasar di Hong Kong atau Shanghai, Anda boleh menawar hingga 80% dari harga yang ditetapkan pedagang meski Anda masuk ke sebuah toko. Tak perlu takut karena memang semua barang yang ditawarkan adalah palsu.

Jika di Shanghai dan Hong Kong saya harus masuk ke gang-gang kecil untuk berburu oleh-oleh paket hemat (pahe) alias tak dikenai pajak, di Zhuhai barang palsu bisa ditemukan dimana-mana.

Terdapat dua tempat yang bisa menjadi rujukan belanja murah yaitu Lotus Street atau Qongbei. Keduanya memiliki tipikal sedikit berbeda. Jika Lotus Street adalah kompleks perbelanjaan maka Qongbei serupa Blok M.

Untuk di Lotus Streets semua barang praktis ada di situ. Mulai dari manik-manik, batu akik, sepatu, sandal, kaos, jaket, celana, cukilan kayu, hiasan bambu, lampu plastik, mainan anak dan pernak-pernik dandanan hingga maaf—perempuan penjaja seks.

Sementara di Qongbei lebih lengkap. Ada makanan kecil, telepon genggam, benda-benda antik khas kebudayaan Tionghoa, komputer jinjing hingga maaf—alat bantu seks bahkan silikon pembesar payudara.

Semua bisa Anda tawar asal berani memencet tuts kalkulator. Jika pedagang marah-marah tinggal saja. Seorang rekan yang cepat panas malah sempat berbalas makian yang hasilnya tidak nyambung.

Namun harus diingat, karena harga murah Anda mesti ingat membawa barang yang sama lebih dari lima buah akan dikenai pajak oleh paben Hong Kong. Alasannya? Penyelundupan. Jadi kendalikan nafsu belanja Anda di Zhuhai yang molek itu.

Fasilitas lengkap, sayang….

Dengan sistem yang terpusat, tetapi otonom, Zhuhai sangat teratur. Kota yang berdiri di atas delta muara Sungai Mutiara ini memiliki luas daratan 1.653 kilometer persegi, sedangkan wilayah airnya mencapai 690 kilometer persegi.

Sebagai kota industri Zhuhai terbagi menjadi tiga distrik yaitu Xiangzhou, Doumen, dan Jinwan. Wilayah ini didiami 1.332.000 penduduk alias sebuah kota yang tak terlalu padat. Karena hanya 805,8 kilometer persegi yang ditinggali.

Industri di Zhuhai difokuskan pada industri berteknologi tinggi dan berat a.l. elektronik, pengembangan software komputer, bioteknologi dan farmasi, permesinan dan industri perlengkapan petrokimia.

Untuk mempermudah pengelolaannya, zona ekonomi diberlakukan beberapa wilayah a.l. industri teknologi tinggi, bebas perdagangan, industri pelabuhan, pengujian, dan pengembangan teknologi kelautan Wanshan dan pengembangan ekonomi Heng Qin.

Agar proses pengembangan teknologi terintegrasi dengan pengembangan manusia di China, Pemerintah Zhuhai membangun beberapa kampus modern yang terintegrasi.

Dengan pengelolaan yang tegas dan terpusat pada partai, Zhuhai adalah magnet bagi investor asing. Pada 2002 saja sudah hampir semiliar dolar yang masuk ke wilayah ini dalam bentuk investasi.

Dari 500 perusahaan top dunia, 19 di antaranya bercokol di Zhuhai a.l. ExxonMobil, British Petroleum, Siemens, Carrefour, dan Matsushita. Namun, investor perorangan terbesar Zhuhai masih warga Hong Kong (22%).

Tidak seperti Batam yang digadang-gadang sebagai daerah perdagangan bebas yang serba nanggung karena tak dilengkapi sarana dan prasarana nomor satu. Sejak awal Zhuhai sudah mempersiapkan infrastruktur terbaik.

Untuk bandara, Zhuhai memiliki Zhuhai Sanzao Airport di Distrik Doumen yang mengantongi sertifikasi bandara internasional.

Kemacetan yang menjadi ancaman setiap wilayah industri diatasi dengan perencanaan jalan bebas hambatan penghubung Zhuhai dan Foshan. Untuk jalur penghubung Zhuhai dan Macau dibangun Lotus Bridge pada 1999 agar kemacetan di pintu Gongbei berkurang.

Sayang perlengkapan yang mewah tersebut tidak dilengkapi SDM yang dengan kemampuan berbahasa Inggris. Sampai-sampai PT Asia Tembakau sampai memberi seluruh peserta rombongan dengan kitab sakti.

Disebut kitab sakti karena, buku saku tersebut selain berisi profil lengkap kota Zhuhai juga dilengkapi berbagai tips perbincangan dalam bahasa Tionghoa lengkap dengan aksaranya.

Toh, meski sudah dilengkapi bahan contekan pemandu rombongan kami Ginung Pratidina Mulyoto berpesan pendek “Ingat jangan coba-coba ngoceh pake bahasa Tionghoa, ntar mlintir lho! Lebih baik buka buku dan tunjukkan ke mereka.”

Kami hanya menyambut ucapannya itu dengan tawa meremehkan. Namun ucapan Ginung terbukti benar. Usai kami memuaskan nafsu belanja, hanya saling pandang yang bisa dilakukan di kursi belakang taksi yang bisa kami lakukan.

Ketika meminta diantar ke tempat kami menginap di Te Han Hotel. Mulai dari bahasa Inggris sampai mencoba menggunakan bahasa Tionghoa “Cing Kai Dao De Han!”

Berkali-kali hal itu kami ucapkan namun pak supir tak kunjung mengerti. Untung saya ingat membawa kitab sakti tersebut dan menunjukkannya dan disambut anggukannya lalu ngebut khas taksi Zhuhai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2009
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
%d bloggers like this: