it’s about all word’s

Budiman Sujatmiko

Posted on: February 24, 2009

Siap tulis buku politik

Budiman Sujatmiko dikenal sebagai pendiri Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang dianggap Orde Baru sebagai dalang di balik Peristiwa 27 Juli 1996 (Kuda Tuli) yang masih menjadi misteri.

Sejarah Indonesia akan mencatat PRD sebagai sebuah partai politik Indonesia yang berhaluan sosialis-demokrat. Partai ini tidak mempunyai jaringan ataupun massa yang besar bahkan tergolong sebagai partai kecil.

Namun peran PRD dalam sejarah politik Indonesia sangatlah penting walaupun sering salah diinterpretasikan sebagai gerakan komunis, partai ini justru bergerak dengan metode sepenuhnya non-kekerasan.

Pria kelahiran Desa Pahonjean, Majenang, Cilacap, pada 10 Maret 1970 ini kini bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan sibuk berkampanye untuk Pemilu 2009.

“Saya sedang menulis buku politik. Tidak sekadar perihal Peristiwa 27 Juli tapi semuanya. Mulai PRD sampai sekarang. Saya jamin tak akan pakai ghost writer (penulis bayangan),” ujarnya usai diskusi di Universitas Paramadina beberapa waktu lalu.

Sebagai sosok yang dipenjara oleh rezim Orde Baru, buku politik peraih Master Ekonomi-Politik dari School of Oriental and African Studies, Universitas London, Inggris ini memang menarik.

Budiman yang juga meraih master Hubungan Internasional dari Cambridge University mewakili generasi aktivis 1998 yang tercerai berai. Sejumlah rekannya ada yang masih hilang, hilang dari percaturan politik atau ongkang-ongkang di kursi pemerintahan.

“Aku rasa menarik membagi pengalaman beraktivitas politik bagi generasi selanjutnya. Politik membutuhkan komitmen, konsistensi, pengorbanan termasuk . Napas panjang didera cobaan,” lanjut dia.

Tidak heran Budiman pernah menolak penghargaan yang diberikan PKS karena secara pribadi dia merasa belum pantas disebut sebagai tokoh muda panutan tingkat nasional.

Apa itu karena bandingannya Barack Obama? Budiman tegas mengangguk. Menurut dia sejak muda Presiden berkulit hitam Amerika Serikat itu memang mempersiapkan diri menuju kursi tersebut.

Bahkan kemenangan Obama atas George W Bush disebabkan jaringan sosial dan politik yang telah dibina sejak lama ditunjang kemampuan personalnya yang mumpuni.

Perihal pengorbanan Budiman Sujatmiko sudah teruji oleh teralis besi Penjara Cipinang. Tentu menarik melihat pertarungannya dengan mantan orang-orang menjebloskannya ke penjara.

Dokumen dari Laporan Akhir Komnas HAM menyebut pertemuan tanggal 24 Juli 1996 di Kodam Jaya dipimpin oleh Kasdam Jaya Brigjen Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam rapat hadir Brigjen Zacky Anwar Makarim, Kolonel Haryanto, Kolonel Joko Santoso, dan Alex Widya Siregar. SBY kemudian memutuskan pengambilalihan kantor DPP PDI oleh Kodam Jaya.

1 Response to "Budiman Sujatmiko"

bolehlah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

February 2009
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
%d bloggers like this: