it’s about all word’s

Helg Sgarbi: Gigolo Millionaire

Posted on: March 12, 2009

Namanya Helg Sgarbi. Profesinya gigolo alias pria perkasa pemuas nafsu para perempuan kesepian. Namun jejaka lajang berusia 44 tahun ini punya nasib malang serupa Jojo (Tora Sudiro) si pengantar asmara…eh pizza di sinema Quickie Express.

Dari segi penampilan dan latar belakang, Sgarbi jelas mumpuni. Mantan bankir Credit Suisse ini putih, tampan, tinggi, dan berperilaku santun. Sgarbi bagai Jojo, sebuah personalitas impian kaum Hawa paruh baya yang kesepian.

Meski media Eropa seperti Guardian dan The Telegraph, menggambarkan Sgarbi bukanlah pria yang tampan. Toh Sgarbi punya pesona unik seperti halnya Marley (Amink) dan Piktor (Lukman Sardi) ala Quickie Express yang sukses meski konyol.

Sebagai gigolo, jelas Sgarbi dibekali insting mengenali kebutuhan perempuan. Yah seperti Deuce Bigalow (Rob Schneider) di film banyolan berjudul sama garapan Mike Mitchell satu dekade lalu.

Sgarbi yang belakangan, dijuluki ‘Gigolo Swiss’ oleh media massa Jerman itu oleh Majalah Time disebut telah mengumpulkan uang sebesar US$ 11,8 juta dari perempuan-perempuan dibuatnya klepek-klepek.

Sayang Sgarbi mungkin tak nonton Quickie Express. Film konyol karya sutradara Dimas Djayadiningrat itu lewat sosok Ira Maya Sopha memberi pesan kepada para gigolo jangan serakah dan sembarangan mempermainkan perempuan apalagi wanita bau tanah.

Sgarbi memang kurang ajar dan keterlaluan. Tega-teganya dia menipu nenek berdarah ningrat asal Prancis Verena du Pasquier. Alkisah setelah mabuk kepayang dielus-elus Sgarbi, si nenek kena tipu lebih dari Rp 464 miliar setelah si gigolo itu mengaku sebagai pejabat Swiss untuk daerah yang terkena krisis memelas meminta bantuan.

Jelas gank nenek ganjen Verena du Pasquier meradang mengetahui tipuan sontoloyo itu, mereka ramai-ramai mendatangi sang gigolo dan mengancam akan lapor ke pak polisi jika Sgarbi tidak mengembalikan uang tersebut.

Diancam para manula, kejantanan Sgarbi mengkerut dan terpaksa mengembalikan uang senilai Rp414 miliar itu ke Verena du Pasquier. Sang nenek yang patah hati akhirnya meninggal pada 2003 dalam usia 83 tahun. Kasus pun menguap.

Kena jitak kaum jompo, Sgarbi enggan belajar dari kesalahan dia malah makin menggila. Jerat dia tebar. Kali ini ikan besar itu tak tanggung-tanggung yakni perempuan cantik estewe Susanne Klatten atau Susanne Hanna Ursula Quandt.

Majalah Forbes mencatat perempuan berusia 46 tahun itu adalah putri Herbert dan Johanna Quandt alias pewaris tahta BMW dan Altana. Dia orang terkaya nomor 55 sedunia dengan harta US$13,2 miliar.

Perangkap dipasang di sebuah resort kesehatan eksklusif di Innsbruck pada Juli 2007, Sgarbi sengaja nyanggong di tempat itu agar bisa berjumpa Susanne yang hidup low profile jauh dari kehidupan hingar bingar.

Perempuan tiga anak dari pernikahan dengan Jan Klatten terpikat. Sebulan kemudian terlibat hubungan panas penuh keringat di selatan Prancis, lalu berlanjut kencan di Hotel Holiday Inn Munich.

Di hotel itu, Sgarbi bersama rekan kerjanya seorang warga Italia bernama Ernano Barretta (63) memfilmkan adegan ihik tersebut dari kamar sebelah. Film itu adalah bekal Sgarbi memeras pendonor terbesar Christian Democratic Union itu.

Perangkap kena

Pada September 2007, Sgarbi berutang kepada Klatten 7 juta euro atau sekitar Rp106 miliar dengan alasan untuk membayar seorang mafia yang anak gadisnya terluka dalam kecelakaan mobil yang melibatkannya di Florida, AS.

Sgarbi mengaku mafia itu meminta 10 juta euro dan dia hanya punya 3 juta euro. Jika dia tak segera membayar sisanya, maka nyawanya dihabisi oleh si mafia. Klatten langsung menalangi kebutuhan sang pacar.

Dalam kesaksian kepada polisi, Klatten mengaku menyerahkan uang sebanyak itu dalam sebuah kotak yang berisi 14 ribu lembar cek senilai masing-masing 500 euro di garasi Holiday Inn.

Sadar perangkap mulai kena, Sgarbi merajalela. Dirayunya Sussane untuk minggat dan hidup bersamanya, yang tentu saja agar menanam dana investasi senilai 290 juta euro atau setara Rp 4,3 triliun sebagai biaya hidup mereka.

Untung jebolan University of Buckingham dan peraih Bavarian Order of Merit ini masih waras, Susanne Klatten meminta hubungan itu putus baik-baik. Jelas Sgarbi meradang.

Dia lalu mengancam akan mengirimkan materi film itu ke direksi BMW dan suami Klatten bila perempuan itu tidak memberinya 49 juta euro atau setara Rp 742 miliar
Dalam surat ancaman itu, Sgarbi menulis: Risikomu sangat tinggi, risiko saya tidak.”

Belakangan Sgarbi kemudian menurunkan nilai kompensasi patah hatinya hanya menjadi 14 juta euro dan harus diserahkan Susanne maksimal 15 Januari 2009.

Dengan menahan rasa malu, Susanne Klatten yang dikenal sebagai pebisnis wanita yang serius dan low profile, melaporkan hal itu pada polisi. Sgarbi dicokok polisi pada 2007 di Austria.

Sebetulnya polisi sempat tak mendapat titik terang jaringan Sgarbi, namun interogasi berhasil mendapati nama Ernano Barretta yang kemudian ditangkap di Rifugio ‘Valle Grande’ Country House awal November lalu.

Seperti diberitakan Independent bangunan mewah bergaya Italia klasik di perbukitan Mount Queglia itu oleh polisi Italia dipercayai sebagai tempat mencuci harta haram kekayaan Sgarbi senilai 2 juta Euro dalam bentuk properti hingga mobil-mobil mewah a.l. Ferrari, Lamborghini dan Rolls-Royce.

Senin, 9 Maret Sgarbi diadili dan mengakui kejahatannya. Dia meminta maaf pada para wanita yang telah menjadi korbannya. Meski demikian sang gigolo itu tetap bungkam ke mana saja uang hasil kejahatan dia habiskan.

Toh Sgarbi diganjar hukuman 6 tahun, lebih ringan dari tuntutan jaksa 9 tahun penjara. Dengan pengakuan Sgarbi di sidang pedana, maka Susanne Klatten tak perlu lagi menunduk-nunduk malu untuk hadir di sidang.

Pasalnya kalau Sgarbi ngeyel mengaku tak bersalah, perempuan tajir berambut blonde itu harus kembali bersaksi di muka umum dan wanita korban Sgarbi lainnya juga harus didatangkan, suatu hal yang cukup sulit dan jelas memalukan!.

Lagian mo makan sate aja pakai sok piara kambing bandot! Ya kena tanduk tho jeng!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
%d bloggers like this: