it’s about all word’s

Aaron ‘Kamikaze’ Twite

Posted on: May 19, 2009

Jago salto di atas motor

Pengendara motor itu berdiri di atas tangki motornya yang sedang berjalan, sesaat kemudian melakukan salto, melayang beberapa detik dan kemudian mendarat mulus di permukaan tanah tepat di belakang motor supersportnya yang tak berhenti.

Aksi mendebarkan yang membuat penonton terperangah ini bukanlah aksi dari adegan film silat, namun aksi freestyler asal Amerika Aaron Twite. Pria berusia 27 tahun asal Atlanta, Georgia ini menamakan trik andalannya Kamikaze.

Berkat trik yang butuh perhitungan matang—salah sedikit bisa cedera parah atau malah mati betulan—ini Aaron Twite menjuarai berbagai kompetisi stuntwars dunia.

Aksi yang bisa membuat penggemar aksi akrobatik motor dalam negeri terperangah ini dibawakan Aaron di gelaran U Mild U Bikers Festrack 2009. Aksi pertamanya di Sirkuit Kalan Samarinda lalu akhir pekan ini di Mega Mas Manado.

Menurut Brand Manager U Mild Yasin Tofani Sadikin hadirnya Aaron bisa memenuhi rasa ingin tahu peminat olahraga akrobatik freestyle yang tiap tahunnya meningkat dan terus bertambah.

Maklum saja jenis aksi standar yang biasa dimainkan para freestyler Tanah Air seperti mengangkat roda depan (wheelie) dan memberhentikan motor sambil mengangkat roda bagian belakang (stoppie) sudah terasa biasa.

Bahkan pengembangan kedua gaya tersebut seperti wheelie sambil berputar, lepas tangan, atau stoppie dengan duduk di atas tangki bensin, dan lainnya sudah tidak memberi efek mengejutkan lagi.

“U Mild mendatangkan Aaron agar beberapa trik jawara freestyler USA ini bisa menjadi tren baru bagi freestyler Tanah Air, karena selain melakukan atraksi dia juga akan memberikan sharing session bagi para freestyler Tanah Air,“ jelas Tofani.

Menjadi jawara freestyle dunia seperti Aaron bukan tercipta tanpa usaha. Untuk menjadi terlatih, tidak jarang dia harus cidera karena melakukan atraksi yang berbahaya. Sebelum menjadi juara dunia, Aaron seringkali patah tulang.

“Saya pernah cedera berat dan menghabiskan biaya perawatan rumah sakit sebesar USD 40.000 (sekitar Rp400 juta), tapi saya pantang menyerah, cidera sudah jadi resiko,“ tandas Aaron.

Memulai terjun ke dunia stuntrider pada tahun 2004, latihan demi latihan dilewatinya, hingga buah dari kegigihannya setahun kemudian pria memiki hobi fotografi ini sudah mengumpulkan berbagai macam trophy Best Trick di Stuntwars Competition.

Prestasi terbaru di tahun 2008 saja ia tercatat telah memenangkan tiga kali stuntwars di Orlando dan Wisconsin, tiga kemenangan di stuntfest dan lima kali kejuaran XDL. Keahliannya berakrobatik juga membuatnya dilirik oleh sutradara film The Judgement Day 3 yang mengajaknya untuk menjadi stuntrider di film itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

May 2009
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d bloggers like this: