it’s about all word’s

Jazz etnik Nusantara si dokter

Posted on: December 8, 2009

Album: Paris-Jakarta Express
Artis: Tompi
Jumlah lagu: 12 lagu
Produksi: E-Motion

Teuku Adi Fitrian alias Tompi kembali dengan album bertajuk Paris-Jakarta Express yang merupakan hasil kolaborasi dengan seniman Perancis, Nicolas Rastoul yang pernah menggarap Justin Timberlake.

Dalam album yang berisi 12 lagu ini Tompi menyajikan sesuatu yang berbeda karena dia memadukan unsur etnik Aceh, Sunda, Padang, dan Betawi lewat kehadiran suling, gendang, karinding dan kecapi.

Karinding adalah alat musik tradisional yang terbuat dari bambu tua dan kering atau dari pelepah aren. Konon alat ini sudah ada di tanah Sunda sejak 300 tahun lalu. Uniknya, karinding, hanya bisa dimainkan dalam satu kunci nada.

Seperti halnya angklung. Karinding hanya bisa dimainkan dalam satu kunci nada ringan dan rendah. Memainkannya dengan memukul alat pengetuknya. Praktis dengan kerumitan memainkannya bisa dibayangkan kesulitan penggarapan album ini.

Dengan keterbatasan nada-nada musik tradisional yang pentatonik, Rastoul harus memadukannya dengan alat-alat musik modern yaitu drum, gitar, bas, kibor yang diatonik.

Sejak lagu pertama Meugrob kita akan dibawa pada bentuk fantasi musik yang begitu segar. Diawali sentuhan sound sampling menyajikan warna musik pembuka album unik ini.

Begitu pula dengan lagu Regret yang membawa nuansa Arab ke dalam karakter vokal Tompi yang soulful. Lagu ini ditulis Anastassia Florine Limasnax atau biasa disapa Flo, Tompi dan Rastoul dengan nuansa Padang.

Elemen Padang kembali dilanjutkan pada Suara Cintamu yang hadir dibuka dengan nuansa gending, latar vokal yang unik ditingkahi suara suling dan beat bas, perkusi yang dinamis dan sayatan gitar elektrik.

Sementara karakter groovy yang pop yang elegan disajikan pada komposisi bertajuk My Radio yang menyisipkan sound angklung diantara kocokan gitar yang terdengar renyah.

Nada Sunda yang membius kembali disambung pada tembang Its’ A Wonderful Night yang sebetulnya lagu berbahasa Indonesia namun dengan refrain berbahasa Inggris dengan kehadiran vokal tamu perempuan.

Kombinasi lirik Inggris dan Indonesia bisa ditemukan pada Let Make Take Your Heart Sing, nuansa keunikan bertambah dengan intro elemen Aceh. Dalam lagu ini alat musik karinding beraksi memperdengarkan keunikannya.

Seperti halnya album Playful kesan jenaka dimunculkan pada tembang Dans Les Rues de Jakarta karena menyisipkan percakapan berbahasa Indonesia dengan dialek Sunda.

Sementara nomor unik lain ada di You’ve Got It dan Pulang seperti menyimak musik-musik Yousssou N’Dour dalam warna yang lebih nge-pop.

Habis dibombardir dengan kejutan, Tompi menyajikan jazz lembut pada Bintang Bersinar dan Ruang Hatimu tentu saja tidak bebas sepenuhnya dari elemen-elemen etnik.

Lagu pamungkas, Hello Salamualaeikum yang bernuansa Timur Tengah dipersembahkan Tompi pada Aceh. Suara kebebasan jelas menjadi pesan di tembang penutup album ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Archives

Pages

December 2009
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
%d bloggers like this: